Pemkot Medan Ikuti Arahan Prabowo, Bantuan 30 Ton Beras dari UEA Dikembalikan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Pemerintah Kota Medan memutuskan untuk mengembalikan bantuan kemanusiaan dari luar negeri berupa 30 ton beras yang dikirim oleh Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA). Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah pusat yang menegaskan Indonesia mampu menangani bencana secara mandiri.

Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan, keputusan tersebut diambil setelah Pemkot Medan berkoordinasi dengan sejumlah instansi pemerintah pusat, termasuk BNPB dan Kementerian Pertahanan.

“Setelah kami lakukan koordinasi dan pengecekan regulasi, diputuskan bahwa bantuan dari pihak asing belum dapat diterima. Karena itu, bantuan kami kembalikan,” kata Rico Waas, Kamis (18/12/2025).

Menurut Rico, kebijakan ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyatakan bahwa Indonesia tidak membuka penerimaan bantuan asing dalam penanganan bencana di wilayah Sumatera.

Baca Juga :  Johan Budi: Abolisi untuk Tom Lembong dan Rehabilitasi Ira Tepat, Amnesti Hasto Tidak Perlu

“Pemerintah pusat menilai bahwa penanganan bencana saat ini masih bisa dilakukan dengan kemampuan nasional. Maka daerah mengikuti kebijakan tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Medan sempat menerima bantuan dari Pemerintah UEA berupa 30 ton beras serta 300 paket logistik yang berisi kebutuhan pokok, perlengkapan bayi, dan perlengkapan ibadah. Bantuan itu direncanakan untuk disalurkan kepada warga yang terdampak banjir.

Rico Waas mengakui bahwa kondisi pascabanjir di Kota Medan belum sepenuhnya pulih. Sejumlah wilayah masih terdampak, dan masyarakat masih membutuhkan bantuan. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan pengembalian bantuan merupakan bagian dari ketaatan terhadap regulasi nasional.

“Kami tetap mengapresiasi solidaritas dan kepedulian dari Pemerintah dan masyarakat Uni Emirat Arab. Bantuan ini merupakan bentuk empati yang sangat kami hargai,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo Tawarkan Diri Jadi Mediator, Iran Beri Respons Positif

Prabowo: Indonesia Tidak Bergantung pada Bantuan Asing

Dalam rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa beberapa kepala negara sahabat sempat menawarkan bantuan untuk penanganan banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Namun, Prabowo memilih untuk menolak tawaran tersebut.

“Terima kasih atas perhatiannya, tetapi Indonesia mampu mengatasi ini dengan sumber daya sendiri,” kata Prabowo.

Presiden juga memberikan apresiasi kepada jajaran Kabinet Merah Putih, TNI, dan Polri atas respons cepat dalam penanganan bencana di berbagai daerah di Sumatera.

Berita Terkait

Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum
Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN
CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya
Efisiensi Anggaran, BGN Stop Paket Makanan MBG untuk Hari Libur
Update Tarif SIM A dan SIM C 2026, Ini Biaya Resmi serta Syarat Lengkapnya
Purbaya Mengaku Belum Tahu Detail Anggaran Sapi Kurban Presiden Rp 100 Miliar
Pemerintah Godok KPR Subsidi 40 Tahun, Cicilan Rumah Makin Ringan
Rupiah Melemah ke Rp17.830, Pemerintah Pastikan APBN Masih Terkendali
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:39 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:00 WIB

Efisiensi Anggaran, BGN Stop Paket Makanan MBG untuk Hari Libur

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:06 WIB

Update Tarif SIM A dan SIM C 2026, Ini Biaya Resmi serta Syarat Lengkapnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00 WIB

Purbaya Mengaku Belum Tahu Detail Anggaran Sapi Kurban Presiden Rp 100 Miliar

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Bisnis

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB