AI Makin Dibutuhkan Industri Keuangan, Skill Ini Berpotensi Jadi Rebutan Perusahaan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin mengubah cara perusahaan menjalankan bisnis. Industri keuangan menjadi salah satu sektor yang aktif memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan efisiensi, menganalisis data, mendeteksi risiko, dan mempercepat pelayanan kepada pelanggan.

Perubahan tersebut ikut meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memahami AI dan data. Perusahaan tidak hanya mencari programmer. Mereka juga membutuhkan pekerja yang mampu menggunakan teknologi AI untuk menyelesaikan masalah bisnis, meningkatkan produktivitas, dan mengambil keputusan berdasarkan data.

Salah satu kemampuan yang semakin penting adalah data analysis. Industri keuangan menghasilkan data dalam jumlah besar setiap hari. Karena itu, kemampuan mengolah, membaca, dan menerjemahkan data menjadi keputusan bisnis berpotensi semakin dibutuhkan oleh bank, perusahaan teknologi finansial, asuransi, dan berbagai perusahaan digital.

Selain itu, kemampuan machine learning juga memiliki nilai tinggi. Teknologi ini dapat digunakan untuk membangun sistem prediksi, analisis risiko, deteksi transaksi tidak biasa, serta personalisasi layanan. Pekerja yang memahami Python, SQL, statistik, dan pengolahan data memiliki dasar yang relevan untuk memasuki bidang tersebut.

Kemampuan menggunakan generative AI juga mulai menjadi keterampilan tambahan bagi berbagai profesi. Teknologi ini dapat membantu menyusun dokumen, merangkum informasi, mencari pola, hingga mempercepat pekerjaan administratif. Namun, perusahaan tetap membutuhkan manusia untuk memeriksa hasil, menjaga akurasi, dan memastikan penggunaan AI sesuai aturan.

Baca Juga :  Rekrutmen Pegawai BPKH 2026 Dibuka, Cek Syarat Lengkapnya: Minimal S1, IPK 3,00 dan TOEFL 500

Di sektor keuangan, kemampuan cybersecurity dan AI governance juga semakin penting. Penggunaan teknologi yang lebih luas membawa tantangan terkait keamanan data, privasi, transparansi, dan pengelolaan risiko. Oleh sebab itu, tenaga kerja yang memahami teknologi sekaligus tata kelola berpotensi memiliki posisi strategis.

Menariknya, peluang tidak hanya terbuka bagi lulusan teknologi informasi. Pekerja dengan latar belakang keuangan, akuntansi, bisnis, hukum, dan komunikasi juga dapat meningkatkan daya saing dengan mempelajari AI sesuai bidangnya. Kombinasi pengetahuan industri dan kemampuan menggunakan teknologi dapat menjadi nilai tambah.

Bagi pencari kerja, perubahan ini menjadi sinyal untuk mulai meningkatkan keterampilan. Data analysis, Python, SQL, machine learning, generative AI, cybersecurity, dan AI governance menjadi beberapa bidang yang layak dipelajari. Namun, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan memahami masalah bisnis tetap menjadi faktor penting yang sulit digantikan teknologi.

Skill AI yang Berpotensi Semakin Dicari Perusahaan

  1. Data Analysis – Mengolah data menjadi informasi untuk pengambilan keputusan.
  2. Python – Bahasa pemrograman yang banyak digunakan dalam data dan pengembangan AI.
  3. SQL – Digunakan untuk mengakses dan mengelola data dalam database.
  4. Machine Learning – Membantu membangun sistem prediksi dan analisis otomatis.
  5. Generative AI – Mendukung otomatisasi dan peningkatan produktivitas kerja.
  6. Prompt Engineering – Membantu menghasilkan instruksi AI yang lebih efektif dan terstruktur.
  7. Cybersecurity – Melindungi sistem dan data dari ancaman keamanan digital.
  8. AI Governance – Mengelola risiko, kepatuhan, transparansi, dan penggunaan AI yang bertanggung jawab.
Baca Juga :  iQOO Z11 Series Meluncur di Indonesia, HP Gaming Tahan Banting dengan IP69

FAQ

Apakah pekerjaan AI hanya untuk programmer?
Tidak. AI juga digunakan dalam keuangan, pemasaran, hukum, akuntansi, layanan pelanggan, dan berbagai bidang lainnya.

Skill apa yang sebaiknya dipelajari untuk bekerja di bidang AI?
Data analysis, Python, SQL, machine learning, dan generative AI dapat menjadi pilihan. Skill terbaik bergantung pada posisi yang dituju.

Apakah industri keuangan membutuhkan tenaga AI?
Industri keuangan menggunakan AI untuk berbagai kebutuhan, termasuk analisis data, pengelolaan risiko, keamanan, otomatisasi, dan pelayanan pelanggan.

Apakah harus kuliah teknologi informasi untuk belajar AI?
Tidak selalu. Banyak keterampilan AI dapat dipelajari secara bertahap. Pengetahuan dari bidang lain juga dapat dikombinasikan dengan kemampuan teknologi.

Apakah AI akan menggantikan pekerjaan manusia?
AI dapat mengotomatisasi sebagian tugas. Namun, perusahaan tetap membutuhkan manusia untuk pengawasan, pengambilan keputusan, komunikasi, dan pekerjaan yang membutuhkan pemahaman konteks. Tim

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Raksasa Teknologi Siapkan 8.900 Tenaga AI, Profesi Ini Bakal Makin Diburu
Resmi! Telkomsel, Indosat dan XLSMART Kuasai Frekuensi Baru, Internet 5G Indonesia Bakal Makin Kencang?
Punya Dolar AS? Cek Harga Jual Beli di BCA, BRI, Mandiri dan BNI Hari Ini
Tolak Pelatihan AI? Data Samsung Health Bisa Dihapus, Privasi Pengguna Jadi Sorotan
BI Rate Tinggi, Apakah Bunga KPR dan Cicilan Bank Bakal Naik?
Punya Uang Rp100 Juta? Cek Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri dan BCA Juli 2026
IHSG di Tengah Tekanan Suku Bunga Tinggi, Saham Ini Masih Layak Dicermati
KUR BNI 2026 Bunga 6 Persen, Pinjaman Rp100 Juta: Cek Cicilan dan Syarat Pengajuan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:00 WIB

AI Makin Dibutuhkan Industri Keuangan, Skill Ini Berpotensi Jadi Rebutan Perusahaan

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:02 WIB

Raksasa Teknologi Siapkan 8.900 Tenaga AI, Profesi Ini Bakal Makin Diburu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:23 WIB

Punya Dolar AS? Cek Harga Jual Beli di BCA, BRI, Mandiri dan BNI Hari Ini

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:05 WIB

Tolak Pelatihan AI? Data Samsung Health Bisa Dihapus, Privasi Pengguna Jadi Sorotan

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:02 WIB

BI Rate Tinggi, Apakah Bunga KPR dan Cicilan Bank Bakal Naik?

Berita Terbaru