JAMBI – Al Haris menegaskan pentingnya keselarasan antara program pemerintah pusat dan daerah dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jambi Tahun 2027. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, serta diikuti para kepala daerah, unsur Forkopimda, dan perangkat daerah se-Provinsi Jambi.
Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Jadi Kunci
Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menekankan bahwa sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.
Menurutnya, keberhasilan implementasi program nasional di daerah akan memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Keselarasan program ini menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan mampu memberikan dampak nyata, termasuk dalam menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.
Ia juga menyebut Musrenbang RKPD 2027 sebagai momentum strategis karena merupakan tahun ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 sekaligus bagian dari fondasi pembangunan jangka panjang hingga 2045.
Dukungan Anggaran Pusat untuk Jambi
Gubernur Al Haris turut mengapresiasi dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan di Provinsi Jambi, terutama melalui program strategis nasional.
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 alokasi anggaran program prioritas presiden di Jambi mencapai sekitar Rp1,138 triliun.
Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai sektor, di antaranya:
Infrastruktur jalan dan bandara
Ketahanan pangan (irigasi dan pengolahan lahan)
Infrastruktur kesehatan
Program Makan Bergizi Gratis
Sekolah Rakyat
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
Program perumahan nasional
“Ke depan, kami berharap alokasi anggaran dapat ditingkatkan untuk mempercepat pembangunan di daerah,” katanya.
Capaian Ekonomi Jambi Terus Membaik
Dalam pemaparannya, Gubernur juga menyampaikan sejumlah indikator makro ekonomi yang menunjukkan tren positif.
Beberapa capaian penting:
Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 mencapai 4,93 persen
Tingkat pengangguran turun menjadi 4,08 persen
Persentase kemiskinan menurun menjadi 6,89 persen
Rasio Gini membaik menjadi 0,291
Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 74,36 menjadi 75,13
Capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.
Fokus Pembangunan Jambi 2027
Untuk tahun 2027, Pemerintah Provinsi Jambi menetapkan lima isu strategis pembangunan, yaitu:
Nilai tambah komoditas unggulan
Daya saing dan kemandirian daerah
Kualitas SDM
Pengelolaan lingkungan hidup
Tata kelola pemerintahan
Adapun tema RKPD 2027 adalah: “Akselerasi Produktivitas, Investasi dan Hilirisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif, Berkelanjutan dan Berdaya Saing.”
Tiga fokus utama pembangunan meliputi:
Produktivitas (peningkatan SDM dan inovasi)
Investasi (kemudahan perizinan dan infrastruktur)
Hilirisasi (penguatan industri dan ekspor)
Apresiasi Efisiensi Musrenbang
Sementara itu, Wamendagri Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Musrenbang yang digelar di rumah dinas gubernur, bukan di hotel.
Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan komitmen efisiensi anggaran di tengah kebijakan penghematan nasional.
“Ini contoh baik bagi daerah lain, Musrenbang tetap berjalan efektif tanpa harus dilaksanakan di hotel,” ujarnya.
Perkuat Sinergi Pembangunan
Forum Musrenbang RKPD 2027 juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi daerah serta menyelaraskan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Dengan sinergi yang kuat, diharapkan pembangunan di Provinsi Jambi dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Editor : Dedi Dora









