Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) terus melaksanakan pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pengendalian banjir yang selama ini kerap terjadi di wilayah sekitar aliran Sungai Batang Merao, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Berdasarkan hasil kajian, kondisi Sungai Batang Merao dinilai belum optimal dalam menampung debit air banjir kala ulang. Hal itu disebabkan oleh terjadinya pendangkalan sungai akibat sedimentasi yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Pastikan Jalur Mudik Aman, Siagakan 22 Alat Berat dan Posko

Selain sedimentasi, aktivitas penambangan liar di bagian hulu sungai di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci juga disebut menjadi salah satu faktor yang memperparah terjadinya banjir.

Melalui proyek pembangunan tanggul dan normalisasi sungai tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas alur Sungai Batang Merao agar mampu menampung debit air lebih besar.

Tidak hanya itu, pembangunan saluran dan penguatan tanggul juga dilakukan untuk menambah tinggi jagaan sungai sekaligus mengantisipasi risiko pengikisan tebing sungai yang dapat mengancam permukiman masyarakat di sekitar bantaran.

Baca Juga :  ATM dan M-Banking Masih Off, Pembayaran Gaji ASN di Bank Jambi Dilakukan Manual, Antrean Mengular

Program penanganan banjir ini menjadi salah satu kegiatan strategis BWSS VI Jambi dalam mendukung pengurangan risiko bencana banjir di wilayah Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Pekerjaan pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao tersebut ditargetkan selesai sesuai kontrak pada 23 Desember 2026.

Dengan adanya proyek ini, diharapkan kapasitas sungai semakin meningkat sehingga mampu mengurangi dampak banjir serta memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat di kawasan rawan terdampak.

Penulis : Dedi Dora

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Juara Run 2.0 Sungai Penuh 2026 Diikuti 500 Pelari, Hadiah dan Doorprize Capai Rp38 Juta
Jalan M. Yamin Pasar Tanjung Bajure Segera Diaspal, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Rp1,2 Miliar
Jalan Tapan–Sungai Penuh Sudah Bisa Dilalui, Antrean BBM Terlihat di SPBU Pelayang Raya
Jalan Belui–Koto Lanang Dianggarkan Rp1,5 Miliar untuk 4 Km, Berapa Meter yang Bisa Diperbaiki?
Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Berakhir, Ini Pesan Bupati Monadi untuk Generasi Muda
Festival Budaya Sukses, Bagaimana Kerinci Bisa Tarik Wisatawan Dalam Negeri dan Mancanegara?
Pengurus PKPS Sungai Penuh Resmi Dilantik, Wako Alfin Tekankan Kerukunan dan Budaya
Festival Budaya Kerinci 2026 Dibuka, Wagub Sani Dorong Kerinci Jadi Beranda Budaya Jambi
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:34 WIB

Juara Run 2.0 Sungai Penuh 2026 Diikuti 500 Pelari, Hadiah dan Doorprize Capai Rp38 Juta

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Jalan M. Yamin Pasar Tanjung Bajure Segera Diaspal, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:03 WIB

Jalan Tapan–Sungai Penuh Sudah Bisa Dilalui, Antrean BBM Terlihat di SPBU Pelayang Raya

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Jalan Belui–Koto Lanang Dianggarkan Rp1,5 Miliar untuk 4 Km, Berapa Meter yang Bisa Diperbaiki?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Festival Budaya Kerinci 2026 Resmi Berakhir, Ini Pesan Bupati Monadi untuk Generasi Muda

Berita Terbaru