SUNGAIPENUH – Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) terus melaksanakan pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pengendalian banjir yang selama ini kerap terjadi di wilayah sekitar aliran Sungai Batang Merao, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Berdasarkan hasil kajian, kondisi Sungai Batang Merao dinilai belum optimal dalam menampung debit air banjir kala ulang. Hal itu disebabkan oleh terjadinya pendangkalan sungai akibat sedimentasi yang cukup tinggi.
Selain sedimentasi, aktivitas penambangan liar di bagian hulu sungai di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci juga disebut menjadi salah satu faktor yang memperparah terjadinya banjir.
Melalui proyek pembangunan tanggul dan normalisasi sungai tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas alur Sungai Batang Merao agar mampu menampung debit air lebih besar.
Tidak hanya itu, pembangunan saluran dan penguatan tanggul juga dilakukan untuk menambah tinggi jagaan sungai sekaligus mengantisipasi risiko pengikisan tebing sungai yang dapat mengancam permukiman masyarakat di sekitar bantaran.
Program penanganan banjir ini menjadi salah satu kegiatan strategis BWSS VI Jambi dalam mendukung pengurangan risiko bencana banjir di wilayah Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
Pekerjaan pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao tersebut ditargetkan selesai sesuai kontrak pada 23 Desember 2026.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan kapasitas sungai semakin meningkat sehingga mampu mengurangi dampak banjir serta memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat di kawasan rawan terdampak.
Penulis : Dedi Dora
Editor : Dedi Dora









