Komisi I DPRD Sungai Penuh Segera Panggil BKUD dan Bapenda, Ada Apa?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh segera menjadwalkan pemanggilan Badan Keuangan Daerah (BKUD) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Pemanggilan tersebut berkaitan dengan sistem pemungutan pendapatan dan retribusi daerah yang hingga kini masih dilakukan secara manual.

Anggota DPRD Kota Sungai Penuh, Adharianto, mengatakan digitalisasi pembayaran perlu segera diterapkan dalam pemungutan retribusi. Menurutnya, transaksi dapat menggunakan mesin EDC, Virtual Account (VA), maupun QRIS agar pembayaran lebih praktis dan tercatat secara elektronik.

“Kita inginkan ke depan pungutan retribusi dilakukan secara digital, menggunakan EDC, VA, atau QRIS,” ujar Adharianto.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Sungai Penuh itu menilai digitalisasi penting untuk meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan daerah. Melalui sistem tersebut, pembayaran retribusi dari masyarakat diharapkan dapat tercatat dan masuk langsung ke kas daerah. Sistem digital juga dinilai dapat memperkuat pengawasan serta meminimalkan potensi kebocoran pendapatan.

Baca Juga :  Al Haris Tegaskan Komitmen Jambi pada Uji Publik KIP 2025

Adharianto mengungkapkan, pihaknya sebelumnya telah berdiskusi dengan Bank Kerinci mengenai rencana tersebut. Menurut dia, Bank Kerinci menyatakan kesiapan menyediakan teknologi pendukung pembayaran digital. Namun, peluang kerja sama dengan perbankan lain juga tetap terbuka sesuai aturan dan kebutuhan pemerintah daerah.

“Beberapa waktu lalu, kita berdiskusi dengan Bank Kerinci. Dari diskusi itu, Bank Kerinci siap menyediakan teknologi tersebut. Ke depan, bisa saja melibatkan bank lainnya,” ujarnya.

Salah satu sektor yang dinilai dapat segera menerapkan sistem digital adalah retribusi pasar. Selama ini, pemungutan retribusi masih banyak dilakukan secara manual. Ke depan, pembayaran elektronik diharapkan dapat mempercepat transaksi sekaligus memperkuat pencatatan penerimaan daerah. Adharianto menyebut sejumlah daerah, termasuk Bukittinggi, telah menerapkan sistem pembayaran digital.

Baca Juga :  Promo SPayLater Cicilan 0% Resmi Berlaku, Belanja Sekarang Bayar Bulan Depan Tanpa Bunga

Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh juga mendorong agar digitalisasi tidak hanya diterapkan pada retribusi pasar. Sistem serupa dapat dikembangkan untuk pembayaran parkir, kebersihan, kawasan wisata, dan berbagai sumber pendapatan daerah lainnya. Komisi I akan segera memanggil instansi terkait untuk membahas kesiapan, mekanisme, dan tahapan penerapannya. “Ini sangat penting untuk memaksimalkan PAD. Kita akan menjadwalkan pemanggilan instansi terkait guna membahas dan menjalankan program ini,” terangnya. (fyo)

Berita Terkait

DJP Bidik 30 Bank dan Fintech Pungut PPN Transaksi Digital, Ini Dampaknya bagi Pengguna
DJP Bidik Rp40,2 Triliun dari Program Pengurangan Sanksi Pajak, Wajib Pajak Bisa Ajukan Penghapusan Denda
Internet Batam dan Bintan Terganggu saat Listrik Padam, Komdigi Buka Suara
Cek Bansos BPNT Oktober 2026 Tahap 4: Nominal Rp600 Ribu, Simak Syarat dan Cara Cek NIK KTP
Perpres Ojol 2026 Resmi Disahkan, Ini 4 Aturan Penting bagi Driver
Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad Baru, Gantikan Letjen Mohammad Fadjar
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Tahapan Pengesahannya
17 Pejabat Kemenkeu Dilantik Suahasil, Ini Daftar Lengkap dan Jabatannya
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:01 WIB

DJP Bidik 30 Bank dan Fintech Pungut PPN Transaksi Digital, Ini Dampaknya bagi Pengguna

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Internet Batam dan Bintan Terganggu saat Listrik Padam, Komdigi Buka Suara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Cek Bansos BPNT Oktober 2026 Tahap 4: Nominal Rp600 Ribu, Simak Syarat dan Cara Cek NIK KTP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Perpres Ojol 2026 Resmi Disahkan, Ini 4 Aturan Penting bagi Driver

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad Baru, Gantikan Letjen Mohammad Fadjar

Berita Terbaru