Dokter Ungkap 5 Dampak Berbahaya Kurang Tidur, Nomor 3 Sering Diabaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Kurang tidur sering dianggap hal sepele oleh banyak orang. Padahal, kebiasaan tidur yang tidak cukup dapat berdampak serius bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Sejumlah dokter dan pakar kesehatan mengingatkan bahwa kurang tidur tidak hanya membuat tubuh lelah, tetapi juga dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari masalah metabolisme hingga penyakit kronis.

Kementerian Kesehatan juga menekankan pentingnya menjaga kualitas tidur, karena saat tidur tubuh melakukan proses pemulihan penting yang berpengaruh pada fungsi otak, sistem imun, serta keseimbangan hormon.

Berikut lima dampak berbahaya kurang tidur yang perlu diwaspadai.

1. Menurunkan Konsentrasi dan Fungsi Otak

Kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan otak dalam berpikir dan berkonsentrasi. Seseorang yang tidur tidak cukup biasanya mengalami penurunan fokus, lambat merespons, serta mudah lupa.

Dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan dapat meningkatkan risiko gangguan kognitif.

Baca Juga :  Susah Tidur? Ini 7 Cara Alami Mengatasi Stres dan Insomnia

2. Meningkatkan Risiko Penyakit Kronis

Kebiasaan tidur yang buruk juga berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit kronis. Beberapa di antaranya seperti obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, serta penyakit jantung.

Hal ini terjadi karena kurang tidur dapat mengganggu metabolisme tubuh dan keseimbangan hormon.

3. Memicu Gangguan Kesehatan Mental

Dampak yang sering diabaikan dari kurang tidur adalah gangguan kesehatan mental. Kurang tidur dapat memicu stres, kecemasan, hingga depresi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk dapat memperburuk kondisi gangguan mental yang sudah dialami seseorang sebelumnya.

4. Menurunkan Sistem Kekebalan Tubuh

Saat tidur, tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak sekaligus memperkuat sistem imun. Jika seseorang sering kurang tidur, kemampuan tubuh melawan infeksi dapat menurun.

Akibatnya, tubuh menjadi lebih mudah terserang penyakit.

Baca Juga :  Pemerintah Batasi Medsos Anak, IDAI: Langkah Tepat Tekan Depresi & Cyberbullying

5. Meningkatkan Risiko Kematian Dini

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan peningkatan risiko kematian, terutama pada kelompok usia menengah hingga lanjut usia.

Sebaliknya, orang yang memiliki pola tidur teratur dan berkualitas cenderung memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik.

Cara Menjaga Kualitas Tidur

Untuk menjaga kesehatan, orang dewasa dianjurkan tidur sekitar 7 hingga 9 jam setiap malam. Selain itu, kebiasaan menggunakan gadget sebelum tidur sebaiknya dibatasi karena dapat mengganggu ritme tidur alami tubuh.

Menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan suasana kamar yang nyaman, serta menghindari konsumsi kafein menjelang waktu tidur juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.

Jika seseorang mengalami gangguan tidur seperti sulit tidur, mendengkur keras, atau sering mengantuk pada siang hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. (Tim/*)

Berita Terkait

Kota Sungai Penuh Bangun Gedung KJSU-KIA Senilai Rp14,2 Miliar di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Layanan Jantung hingga NICU Makin Lengkap
Sri Kartini Alfin Jadi Ujung Tombak Pemberantasan Stunting di Kota Sungai Penuh
Kelas 1, 2, 3 Resmi Dihapus, Ini Besaran Iuran BPJS Kesehatan Selama Masa Transisi
Daftar Lengkap Batas Kolesterol Normal, Cara Menjaga, hingga Rekomendasi Penanganannya
8 Makanan Pencegah Stroke yang Direkomendasikan Dokter, Bantu Turunkan Kolesterol dan Tekanan Darah
Siloam Siapkan Investasi Rp1 Triliun untuk Bedah Robotik, Target Kurangi Pasien Berobat ke Luar Negeri
Biaya Operasi Tanpa BPJS Bisa Berapa? Ini Komponen Biaya yang Perlu Disiapkan
Biaya Operasi Kista Ovarium 2026, Berapa Estimasi Tarif dan Apakah Ditanggung BPJS?
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Kota Sungai Penuh Bangun Gedung KJSU-KIA Senilai Rp14,2 Miliar di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Layanan Jantung hingga NICU Makin Lengkap

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:27 WIB

Sri Kartini Alfin Jadi Ujung Tombak Pemberantasan Stunting di Kota Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:06 WIB

Kelas 1, 2, 3 Resmi Dihapus, Ini Besaran Iuran BPJS Kesehatan Selama Masa Transisi

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:00 WIB

Daftar Lengkap Batas Kolesterol Normal, Cara Menjaga, hingga Rekomendasi Penanganannya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:04 WIB

8 Makanan Pencegah Stroke yang Direkomendasikan Dokter, Bantu Turunkan Kolesterol dan Tekanan Darah

Berita Terbaru