SUNGAI PENUH – Lima kepala sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Kota Sungai Penuh diganti. Pergantian tersebut merupakan bagian dari penataan kepala sekolah yang dilakukan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., mengatakan penataan dilakukan berdasarkan sejumlah pertimbangan. Di antaranya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun dan telah menjabat selama dua periode.
Selain itu, proses penataan kepala sekolah juga mengacu pada hasil seleksi melalui sistem serta petunjuk dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pemerintah daerah memastikan proses tersebut menjadi bagian dari penataan manajemen sekolah.
Untuk sementara, lima sekolah tersebut dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Mereka akan menjalankan tugas sampai kepala sekolah definitif terpilih melalui proses seleksi.
Lima Plt kepala SMPN yang ditunjuk yakni Mela sebagai Plt Kepala SMP Negeri 1 Sungai Penuh. Kemudian Ananto Asril dipercaya sebagai Plt Kepala SMP Negeri 4 Sungai Penuh.
Selanjutnya, Lamia Dareni ditunjuk sebagai Plt Kepala SMP Negeri 8 Sungai Penuh. Busrizal menjadi Plt Kepala SMP Negeri 12 Sungai Penuh.
Sementara itu, Dedi dipercaya sebagai Plt Kepala SMP Negeri 13 Sungai Penuh. Kelima pejabat tersebut akan menjalankan tugas kepemimpinan sekolah selama proses pengisian jabatan definitif berlangsung.
Bovi menjelaskan, penunjukan Plt bukan berarti jabatan kepala sekolah definitif telah ditetapkan. Pemerintah masih akan menjalankan tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Penataan tersebut diharapkan menjaga keberlangsungan kegiatan pendidikan di lima sekolah. Pemerintah juga akan menunggu hasil seleksi sebelum menetapkan kepala sekolah definitif. (*)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









