Terbaru Hari Ini! Arah MBG Diubah, Kini Fokus ke Anak Kurang Gizi — Ini Strategi Baru Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta -Pemerintah resmi mengubah arah kebijakan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program ini kini tidak lagi menyasar seluruh siswa, melainkan difokuskan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan, terutama yang mengalami kekurangan gizi.

Langkah ini diambil untuk memastikan anggaran negara digunakan secara lebih efektif dan tepat sasaran. Selama ini, distribusi MBG dinilai terlalu luas sehingga berpotensi tidak memberikan dampak maksimal bagi kelompok yang paling membutuhkan.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung bergerak cepat. Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, mengungkapkan pihaknya tengah membentuk Tim Optimalisasi Penerima Manfaat yang bertugas menyaring data penerima bantuan secara lebih akurat.

Tim ini akan mulai bekerja dengan melakukan survei langsung di lapangan, dimulai dari Jakarta. Pendekatan ini dipilih agar data penerima tidak hanya bergantung pada administrasi, tetapi juga kondisi nyata di masyarakat.

Baca Juga :  Pererat Hubungan RI–Tiongkok, Presiden Prabowo Sambut Wang Huning di Jakarta

BGN juga akan menggandeng Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menyinkronkan data penerima bantuan. Kolaborasi ini diharapkan mampu meminimalkan kesalahan sasaran yang selama ini kerap terjadi dalam program bantuan sosial.

Presiden menegaskan bahwa anak dari keluarga mampu tidak menjadi prioritas program ini. Bahkan, MBG tidak bersifat wajib, sehingga tidak ada pemaksaan bagi siswa yang tidak membutuhkan bantuan tersebut.

Kebijakan baru ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia secara lebih terarah. Dengan fokus yang lebih sempit namun tepat, pemerintah optimistis dampak program akan jauh lebih terasa.

Ke depan, pengawasan dan evaluasi akan diperketat agar program MBG benar-benar berjalan optimal. Pemerintah juga membuka ruang perbaikan berkelanjutan demi memastikan tidak ada lagi bantuan yang salah sasaran.

Baca Juga :  BKN Tegaskan Kewenangan Kepala Daerah dalam Mutasi ASN

FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari)

1. Apa perubahan utama program MBG terbaru?

Program kini difokuskan hanya untuk anak kurang gizi dan keluarga kurang mampu, bukan semua siswa.

2. Apakah semua siswa masih bisa menerima MBG?

Tidak. Hanya siswa yang memenuhi kriteria kebutuhan gizi dan ekonomi yang akan diprioritaskan.

3. Siapa yang menentukan penerima MBG?

Tim Optimalisasi Penerima Manfaat dari BGN yang akan melakukan survei dan validasi data.

4. Apakah program ini wajib diikuti?

Tidak. Presiden menegaskan tidak ada unsur pemaksaan dalam program ini.

5. Apa tujuan perubahan kebijakan ini?

Agar bantuan lebih tepat sasaran dan benar-benar berdampak pada perbaikan gizi anak Indonesia. (Tim)

Berita Terkait

BGN Suspensi 8.182 Dapur MBG, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak Ditemukan
BGN Tegaskan Sasaran Utama MBG adalah Balita dan Ibu Hamil, Bukan Siswa Sekolah
PT PP Urban Menangi Tender Rp138,9 Miliar, Renovasi RSUD Kerinci Segera Dimulai
Anak Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah? Ini Aturan Terbaru Komdigi untuk Usia di Bawah 17 Tahun
Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN
Efisiensi Anggaran, BGN Stop Paket Makanan MBG untuk Hari Libur
Update Tarif SIM A dan SIM C 2026, Ini Biaya Resmi serta Syarat Lengkapnya
Pemerintah Godok KPR Subsidi 40 Tahun, Cicilan Rumah Makin Ringan
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:08 WIB

BGN Suspensi 8.182 Dapur MBG, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak Ditemukan

Senin, 1 Juni 2026 - 02:00 WIB

BGN Tegaskan Sasaran Utama MBG adalah Balita dan Ibu Hamil, Bukan Siswa Sekolah

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

PT PP Urban Menangi Tender Rp138,9 Miliar, Renovasi RSUD Kerinci Segera Dimulai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:46 WIB

Anak Beli Nomor HP Baru Wajib Scan Wajah? Ini Aturan Terbaru Komdigi untuk Usia di Bawah 17 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN

Berita Terbaru