Jaringan Telkomsel Sungai Penuh dan Kerinci Terputus Sejak Sore, Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci-Gangguan jaringan Telkomsel dilaporkan terjadi di wilayah Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci sejak sore hari, Rabu (13/5/2026). Sejumlah pelanggan mengeluhkan akses internet yang lambat hingga tidak bisa digunakan sama sekali, termasuk layanan telepon dan data seluler di beberapa titik wilayah terdampak.

Informasi yang beredar menyebutkan gangguan terjadi akibat putusnya dua jalur kabel fiber optik utama yang menjadi penghubung jaringan ke wilayah Sungai Penuh dan Kerinci. Dalam laporan internal recovery jaringan, disebutkan bahwa saat ini proses perbaikan masih terus dilakukan oleh tim teknis di lapangan.

“Sedang proses recovery ya bang. Dua kaki cut untuk SPN,” tulis laporan teknis yang diterima pada Rabu sore. Gangguan ini diduga memicu kepadatan trafik jaringan atau congest karena jalur cadangan tidak mampu menampung lonjakan akses pelanggan secara penuh.

Tim teknis Telkomsel dan jaringan terkait kini fokus melakukan pemulihan di dua titik utama. Jalur pertama berada di lintas Ipuh–Mukomuko yang saat ini masih dalam proses pembebasan kabel sejak pukul 13.13 WIB. Sementara jalur kedua berada di lintas Alahan Panjang–Muara Labuh, dengan tim recovery menuju lokasi kabel putus di KM 63 sejak pukul 15.15 WIB.

Baca Juga :  Dora Lovita: Atlet Basket Berprestasi Asal Kerinci–Jambi, Langganan Tim Nasional dan Liga Profesional Indonesia

Akibat gangguan tersebut, aktivitas masyarakat yang bergantung pada internet seluler ikut terdampak. Banyak pengguna mengaku kesulitan mengakses media sosial, aplikasi perbankan digital, layanan komunikasi, hingga aktivitas pekerjaan berbasis online sejak sore hari.

Gangguan jaringan Telkomsel di Sungai Penuh dan Kerinci ini juga menjadi perhatian warga karena wilayah tersebut cukup bergantung pada konektivitas fiber optik lintas Sumatera Barat dan Bengkulu untuk menjaga stabilitas jaringan telekomunikasi. Jika terjadi putus kabel pada dua jalur sekaligus, maka kualitas layanan dapat menurun drastis.

Hingga malam ini, proses recovery masih berlangsung dan belum ada informasi resmi terkait estimasi normalisasi jaringan sepenuhnya. Pelanggan diimbau untuk sementara menggunakan jaringan alternatif atau mengaktifkan mode pesawat beberapa saat sebelum menyambungkan ulang jaringan di perangkat masing-masing.

Baca Juga :  Gugatan Dr. Oktir Nebi Diterima, Pemilihan Ketua STIA NUSA Dibatalkan Pengadilan

Masyarakat berharap proses perbaikan dapat segera selesai agar layanan komunikasi dan internet kembali normal. Gangguan jaringan seperti ini dinilai sangat berdampak terhadap aktivitas ekonomi digital, pendidikan online, hingga layanan publik yang kini banyak bergantung pada koneksi internet stabil.

FAQ

Kenapa jaringan Telkomsel Sungai Penuh dan Kerinci terputus?

Gangguan terjadi akibat dua jalur kabel fiber optik utama mengalami putus (cut) sehingga memengaruhi konektivitas jaringan di wilayah tersebut.

Sejak kapan gangguan Telkomsel terjadi?

Gangguan mulai dirasakan pelanggan sejak sore hari pada Rabu, 13 Mei 2026.

Di mana lokasi perbaikan jaringan dilakukan?

Perbaikan dilakukan di dua jalur utama yaitu Ipuh–Mukomuko dan Alahan Panjang–Muara Labuh KM 63.

Apakah internet Telkomsel masih bisa digunakan?

Sebagian pelanggan masih bisa mengakses jaringan, namun dengan koneksi lambat dan tidak stabil akibat congest jaringan.

Kapan jaringan Telkomsel kembali normal?

Hingga saat ini proses recovery masih berlangsung dan belum ada estimasi resmi kapan jaringan akan normal sepenuhnya. (fyo)

Berita Terkait

Nasib Gaji dan Kontrak PPPK 2026 Masih Menggantung, Pemkot Sungai Penuh Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat
Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026
Tiga Mantan Pejabat Berebut Kursi Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Dusun Baru Masih Tunggu Figur Pengganti
Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko
Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Berita ini 350 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06 WIB

Nasib Gaji dan Kontrak PPPK 2026 Masih Menggantung, Pemkot Sungai Penuh Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:36 WIB

Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:29 WIB

Tiga Mantan Pejabat Berebut Kursi Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Dusun Baru Masih Tunggu Figur Pengganti

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Berita Terbaru

Hiburan

Pecinta Horor Wajib Nonton! 6 Film Korea Paling Menegangkan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB