Malaysia Lumpuh! Sistem Imigrasi Error, Ribuan Orang Terlantar di Perbatasan Singapura

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KUALA LUMPUR – Malaysia kembali menghadapi gangguan serius pada sistem imigrasinya. Ribuan pelancong dan pekerja lintas negara dilaporkan terlantar setelah sistem imigrasi nasional mengalami kerusakan yang menyebabkan antrean panjang di berbagai pintu masuk negara, terutama di perbatasan Johor-Singapura yang menjadi salah satu jalur tersibuk di Asia Tenggara.

Gangguan tersebut terjadi pada Kamis pagi dan berlangsung selama beberapa jam. Akibatnya, seluruh proses pemeriksaan yang biasanya dilakukan secara digital terpaksa dialihkan ke metode manual. Situasi ini langsung memicu kepadatan luar biasa karena ribuan orang sedang bersiap menyeberang ke Singapura untuk bekerja maupun beraktivitas lainnya.

Petugas imigrasi harus membuka loket pemeriksaan manual untuk melayani warga Malaysia dan pelancong asing. Tidak hanya gerbang otomatis yang berhenti beroperasi, sistem pengenalan wajah yang selama ini menjadi andalan pemeriksaan perbatasan juga ikut mengalami gangguan sehingga memperlambat proses verifikasi identitas.

Antrean panjang pun tidak terhindarkan. Jalur kendaraan pribadi, bus, hingga sepeda motor dipenuhi pengguna jalan yang harus menunggu lebih lama dari biasanya. Sejumlah pekerja lintas batas mengaku terlambat masuk kerja karena proses pemeriksaan yang memakan waktu berjam-jam.

Foto dan video kondisi perbatasan yang dipenuhi antrean segera menyebar luas di media sosial. Banyak pengguna internet menyoroti ketergantungan tinggi terhadap sistem digital yang ternyata masih rentan mengalami gangguan teknis. Beberapa pelancong bahkan mengaku frustrasi karena tidak mendapatkan informasi yang jelas saat gangguan berlangsung.

Baca Juga :  Mike Tyson Angkat Suara Soal RUU Ali: Demi Kebebasan dan Perlindungan Petinju

Direktur Jenderal Imigrasi Malaysia, Zakaria Shaaban, menjelaskan bahwa masalah tersebut berasal dari gangguan teknis pada pusat data Sistem Imigrasi Malaysia atau MyIMMs. Ia menegaskan tidak ditemukan indikasi peretasan maupun serangan siber yang menyebabkan sistem lumpuh.

Menurut Zakaria, MyIMMs merupakan sistem yang telah digunakan selama kurang lebih 30 tahun. Usia sistem yang sudah cukup tua membuat risiko gangguan teknis semakin besar. Karena itu, pemerintah Malaysia saat ini tengah mempersiapkan sistem pengganti yang lebih modern untuk meningkatkan keandalan layanan perbatasan.

Malaysia diketahui sedang mengembangkan National Integrated Immigration System (NIISe), sebuah platform digital baru yang dirancang untuk mengintegrasikan data paspor, visa, pemeriksaan keamanan, hingga informasi perjalanan dalam satu sistem terpadu. Pemerintah menargetkan NIISe dapat beroperasi penuh pada tahun 2028.

Meski sistem saat ini telah kembali normal, otoritas Malaysia mengakui kemungkinan gangguan serupa masih dapat terjadi selama masa transisi menuju sistem baru. Hal itu menjadi perhatian serius karena Malaysia tengah bersiap menghadapi peningkatan mobilitas wisatawan dan pekerja lintas negara dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga :  Indonesia Kumpulkan 43 Emas, Kokoh di Posisi Dua Klasemen SEA Games 2025

Insiden ini juga menjadi gangguan besar kedua yang terjadi dalam waktu relatif berdekatan. Sebelumnya, masalah serupa sempat memicu keterlambatan dan antrean panjang di sejumlah pos pemeriksaan imigrasi. Pemerintah kini didesak untuk mempercepat modernisasi sistem agar kejadian yang sama tidak terus berulang.

FAQ

Apa penyebab sistem imigrasi Malaysia lumpuh?
Gangguan disebabkan oleh masalah teknis pada pusat data sistem MyIMMs, bukan akibat peretasan atau serangan siber.

Wilayah mana yang paling terdampak?
Perbatasan Johor-Singapura menjadi lokasi yang paling terdampak karena merupakan jalur perlintasan tersibuk di Malaysia.

Berapa lama gangguan berlangsung?
Gangguan berlangsung selama beberapa jam sebelum sistem berhasil dipulihkan oleh tim teknis.

Apakah pelancong asing ikut terdampak?
Ya. Warga negara asing maupun warga Malaysia sama-sama harus menjalani pemeriksaan manual selama sistem tidak berfungsi.

Apa itu NIISe?
NIISe adalah sistem imigrasi terpadu baru yang sedang dikembangkan Malaysia untuk menggantikan MyIMMs dan meningkatkan efisiensi pengelolaan perbatasan. (Tim)

Berita Terkait

10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements
WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya
Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap
APBN Malaysia 2027: Subsidi Diperketat, Penghematan Dikembalikan ke Rakyat, Biaya Hidup Jadi Fokus
US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026
Ronaldo Cetak Rekor Baru
Kisah Hui Ka Yan: Dari Miliarder Dunia, Kini Divonis Seumur Hidup
Guardiola Ungkap Masa Sulit di Man City
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 05:00 WIB

10 Best Online MBA Programs in the USA for 2026: Tuition, Rankings, and Admission Requirements

Kamis, 3 September 2026 - 18:04 WIB

WhatsApp Scam Alert Mulai Diuji, Chat Penipuan Bisa Terdeteksi Otomatis: Begini Cara Kerjanya

Selasa, 1 September 2026 - 19:12 WIB

Kamboja Tutup 700 Pusat Penipuan Online, Hampir 30.000 Tersangka Ditangkap

Selasa, 1 September 2026 - 07:00 WIB

APBN Malaysia 2027: Subsidi Diperketat, Penghematan Dikembalikan ke Rakyat, Biaya Hidup Jadi Fokus

Kamis, 27 Agustus 2026 - 04:05 WIB

US Embassy Warns Citizens Ahead of Jakarta Protest on August 27, 2026

Berita Terbaru