Mendagri Ajak Pemda dan Pemuda Bergerak Bantu Daerah Terdampak Bencana

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengajak seluruh pemerintah daerah untuk memperkuat solidaritas dalam membantu wilayah yang terdampak bencana. Ia menekankan pentingnya kerja bersama antardaerah, terutama dalam upaya mempercepat proses pemulihan pascabencana yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.

 

 

Tito menjelaskan bahwa Pemda dapat menyalurkan bantuan melalui mekanisme hibah, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebijakan ini telah diatur dalam Surat Edaran Kemendagri yang menjadi pedoman bagi daerah untuk mengalokasikan anggaran secara tepat dan sesuai regulasi yang berlaku.

 

Menurutnya, daerah yang memiliki kapasitas fiskal kuat dapat memainkan peran besar dalam meringankan beban daerah yang sedang mengalami krisis. Semangat gotong royong lintas wilayah diyakini dapat memperkuat ketahanan nasional, terutama dalam menghadapi bencana yang muncul secara tiba-tiba dan berdampak luas.

Baca Juga :  Harta Kekayaan Presiden Prabowo Subianto Tembus Rp2,066 Triliun, KPK Ungkap Rincian Aset Terbaru

 

Ia menilai, jika seluruh provinsi, kabupaten, dan kota saling membantu secara sistematis, dampak positifnya akan sangat signifikan bagi percepatan penanganan bencana. Kolaborasi tersebut tidak hanya mempercepat distribusi bantuan, tetapi juga memastikan kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.

 

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga mengingatkan Pemda untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana menjelang Natal dan Tahun Baru. Peningkatan mobilitas masyarakat pada periode ini membutuhkan pengawasan dan kesigapan ekstra dari seluruh pemangku kepentingan di daerah.

 

Tito meminta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar terus memperkuat konsolidasi internal. Ia menekankan pentingnya pemetaan persoalan aktual di daerah, termasuk identifikasi titik rawan serta langkah-langkah antisipatif untuk mencegah risiko yang dapat membahayakan masyarakat.

Baca Juga :  Belum Ada Kepastian Tes CPNS 2026, BKN Sebut Usulan Formasi Masih Minim

 

Selain itu, pemerintah pusat memastikan dukungan bagi daerah-daerah yang terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut meliputi dukungan logistik, koordinasi kebijakan, hingga percepatan rehabilitasi sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

 

Mendagri menegaskan bahwa keterlibatan pemuda juga menjadi bagian penting dalam penguatan relawan dan gerakan kemanusiaan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda diharapkan dapat menciptakan penanganan bencana yang lebih cepat, tangguh, dan berkelanjutan. (***)

 

 

 

Berita Terkait

Aturan Mutasi PNS 10 Tahun Digugat ke MK
Program MBG Dievaluasi Besar-besaran, BGN Fokus Pengawasan SPPG dan Wilayah 3T
Revisi UU P2SK Disetujui! Bank Indonesia Kini Wajib Dukung Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi
Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota RI, Apakah Pembangunan IKN Berhenti? Ini Penjelasannya
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat
BGN Suspensi 8.182 Dapur MBG, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak Ditemukan
Gaji Ke-13 ASN Cair Mulai Besok 2 Juni 2026! Cek Daftar Penerima, Nominal Lengkap, dan Siapa yang Tidak Kebagian
BGN Tegaskan Sasaran Utama MBG adalah Balita dan Ibu Hamil, Bukan Siswa Sekolah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:00 WIB

Aturan Mutasi PNS 10 Tahun Digugat ke MK

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:00 WIB

Program MBG Dievaluasi Besar-besaran, BGN Fokus Pengawasan SPPG dan Wilayah 3T

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:34 WIB

Revisi UU P2SK Disetujui! Bank Indonesia Kini Wajib Dukung Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:00 WIB

Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota RI, Apakah Pembangunan IKN Berhenti? Ini Penjelasannya

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:47 WIB

Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat

Berita Terbaru