Kronologi OTT Bupati Pekalongan, Ini Penjelasan Resmi KPK

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Operasi tangkap tangan (OTT) kembali dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, tim penindakan mengamankan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, bersama sejumlah pihak lainnya dalam sebuah operasi yang berlangsung di wilayah Jawa Tengah.

Total 11 orang diamankan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pejabat daerah, pegawai dinas, hingga pihak swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan proses pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Diamankan di Dua Lokasi Berbeda

Informasi yang dihimpun menyebutkan, tim KPK bergerak di dua lokasi berbeda. Pada dini hari, tiga orang lebih dahulu diamankan di wilayah Semarang, termasuk Fadia Arafiq. Sementara itu, penindakan lanjutan dilakukan terhadap sejumlah pihak lain di wilayah Pekalongan.

Baca Juga :  Hasil Liga Indonesia: Persib Bungkam Semen Padang, Jaga Peluang Juara

Setelah diamankan, seluruh pihak langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Sesuai prosedur hukum, lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.

Dugaan Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

KPK menyampaikan bahwa perkara yang sedang didalami berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di lingkungan pemerintah daerah. Salah satu fokus yang menjadi perhatian penyidik adalah proyek penyediaan tenaga outsourcing di beberapa dinas.

Meski demikian, KPK belum merinci nilai proyek maupun konstruksi dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi. Pihak lembaga antikorupsi itu menegaskan akan menyampaikan perkembangan resmi melalui konferensi pers setelah proses pemeriksaan awal rampung.

Baca Juga :  Super Flu Tidak Sama dengan Flu Biasa: Ini Dampaknya pada Pasien Komorbid

Menunggu Penetapan Status Hukum

Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman resmi mengenai siapa saja yang akan ditetapkan sebagai tersangka. Proses klarifikasi dan pendalaman terhadap barang bukti serta keterangan para pihak masih berlangsung.

OTT terhadap kepala daerah kembali menjadi perhatian publik, terutama dalam sektor pengadaan barang dan jasa yang selama ini dinilai sebagai area rawan penyimpangan. KPK menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap praktik korupsi di daerah.

Perkembangan kasus ini akan diumumkan secara resmi setelah KPK menyelesaikan pemeriksaan awal terhadap seluruh pihak yang diamankan.

Berita Terkait

RESMI! Prabowo Subianto Bentuk Satgas Ekonomi 2026, Target Pertumbuhan RI Digenjot Besar-Besaran
Harga Tiket Haji 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Jamaah Tidak Bayar Lebih
BBM Naik Tajam Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini Daftar Harga Terbaru 18 April 2026
DUI Lawyer Costs in the U.S. Can Reach $25,000 — Full Breakdown, Key Factors, and What Drivers Must Know
Truck Accident Lawyer Secrets: How Victims Win Million-Dollar Settlements Fast
Best Car Accident Lawyers in the USA 2026 – Free Consultation & No Win No Fee
Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998
Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:00 WIB

RESMI! Prabowo Subianto Bentuk Satgas Ekonomi 2026, Target Pertumbuhan RI Digenjot Besar-Besaran

Sabtu, 18 April 2026 - 12:30 WIB

Harga Tiket Haji 2026 Naik, Pemerintah Pastikan Jamaah Tidak Bayar Lebih

Sabtu, 18 April 2026 - 07:06 WIB

BBM Naik Tajam Hari Ini! Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ini Daftar Harga Terbaru 18 April 2026

Jumat, 17 April 2026 - 17:03 WIB

DUI Lawyer Costs in the U.S. Can Reach $25,000 — Full Breakdown, Key Factors, and What Drivers Must Know

Kamis, 16 April 2026 - 15:52 WIB

Truck Accident Lawyer Secrets: How Victims Win Million-Dollar Settlements Fast

Berita Terbaru

Ekonomi

Cara Hemat Top Up DANA, Ini Daftar Promo Harian Terbaru

Sabtu, 18 Apr 2026 - 17:00 WIB