Kabar Baik! Pemerintah Siap Tambah Bansos 2026 di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta-Pemerintah membuka peluang tambah bantuan sosial (bansos) di tahun 2026 seiring tekanan ekonomi global yang terus meningkat. Kenaikan harga minyak dunia menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan penyesuaian bantuan bagi masyarakat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan bahwa pemerintah masih mengkaji kemungkinan penambahan nominal bantuan maupun jumlah penerima manfaat. Evaluasi ini dilakukan dengan melihat pola penyaluran bansos pada tahun sebelumnya yang dinilai cukup efektif menjaga daya beli masyarakat.

Pada 2025, pemerintah sempat melakukan penebalan bantuan melalui skema Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS). Saat pertengahan tahun, masyarakat menerima tambahan Rp400.000 selama dua bulan sebagai respons terhadap tekanan ekonomi yang mulai terasa.

Baca Juga :  Kabar Gembira! 5 Bansos Ini Cair Jelang Lebaran 2026, Ada Bantuan hingga Rp8 Juta

Tidak berhenti di situ, pada akhir tahun bantuan kembali ditingkatkan menjadi Rp900.000 yang disalurkan selama tiga bulan, yakni Oktober hingga Desember. Kebijakan ini dinilai berhasil membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok.

Jumlah penerima bantuan pun mengalami peningkatan signifikan. Dari semula sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat, angka tersebut melonjak hingga mencapai 33 sampai 35 juta keluarga pada akhir tahun 2025.

Menurut Gus Ipul, skenario penambahan bansos tetap terbuka lebar meskipun anggaran awal pemerintah masih mengikuti perencanaan yang sudah disusun. Pemerintah akan menyesuaikan kebijakan jika kondisi ekonomi global semakin memburuk.

Baca Juga :  Monadi di PAN, Murison di NasDem: Ketika Politisi Senayan Kian Dekat, Kerinci Makin Diperhatikan

Selain BLT, pemerintah juga memperkuat program bantuan lain seperti sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perlindungan sosial untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat lapisan bawah.

Kebijakan tersebut juga mencerminkan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat jaring pengaman sosial. Pemerintah menegaskan siap meningkatkan bantuan kapan saja jika masyarakat membutuhkan di tengah ketidakpastian ekonomi global. (*/Tim)

Berita Terkait

PPPK Senior Jadi PNS 2026? Gaji dan Tunjangan Sudah Aman, Ini Status Terbarunya
Skema Gaji Guru 2026: Gaji PPPK, PNS, TPG dan Insentif Non-ASN, Cek Rinciannya
Transfer ke Daerah 2027 Tetap Rp735 Triliun, Ini Rincian RAPBN yang Segera Disahkan DPR
Rekening Gratis Rp50.000 untuk 74 Juta Warga, Cek Bank yang Ditunjuk
UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Alam Sutera (ASRI) Masih Kaji Dampaknya ke Bisnis Properti
BLT Kesra Rp900 Ribu September 2026 Belum Cair? Cek 6 Bansos dan Cara Cek NIK KTP
Uang Pensiun Purbaya Yudhi Sadewa Usai Setahun Jadi Menkeu, Segini Hitungannya
Alasan Pergantian Purbaya dari Menteri Keuangan, Ini Penjelasan Purbaya dan Istana
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:01 WIB

PPPK Senior Jadi PNS 2026? Gaji dan Tunjangan Sudah Aman, Ini Status Terbarunya

Jumat, 25 September 2026 - 21:01 WIB

Skema Gaji Guru 2026: Gaji PPPK, PNS, TPG dan Insentif Non-ASN, Cek Rinciannya

Jumat, 25 September 2026 - 09:30 WIB

Transfer ke Daerah 2027 Tetap Rp735 Triliun, Ini Rincian RAPBN yang Segera Disahkan DPR

Jumat, 25 September 2026 - 03:02 WIB

Rekening Gratis Rp50.000 untuk 74 Juta Warga, Cek Bank yang Ditunjuk

Rabu, 23 September 2026 - 21:01 WIB

UU Reforma Agraria Disahkan DPR, Alam Sutera (ASRI) Masih Kaji Dampaknya ke Bisnis Properti

Berita Terbaru

Teknologi

Perbedaan Redmi Note 17 Series: Pro Max, Pro 5G, 17 5G dan 4G

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:00 WIB