Dugaan Korupsi Importasi, KPK Tangkap 17 Orang di Bea Cukai

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Keuangan.

Kali ini, tim penindakan menyasar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan mengamankan 17 orang dari unsur pegawai dan swasta.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengurusan importasi barang.

“Tim KPK mengamankan 17 orang dalam rangkaian OTT terkait pengurusan importasi di Bea Cukai,” ujar Budi, Kamis (5/2/2026).

Dari jumlah tersebut, 12 orang merupakan pegawai DJBC, sementara 5 lainnya berasal dari pihak swasta.

Baca Juga :  Rp6,6 Triliun Hasil Sitaan Kejagung Resmi Jadi Penerimaan Negara

Salah satu nama yang ikut diamankan adalah Rizal, yang saat ini menjabat Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat. Rizal diketahui baru dilantik pada akhir Januari 2026.

Barang Bukti Uang Berbagai Mata Uang

Dalam operasi tersebut, KPK turut menyita uang tunai dalam beberapa mata uang, antara lain rupiah, dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, dan yen Jepang. Nilai total uang yang diamankan belum diungkap ke publik.

Seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di KPK. Sesuai prosedur, lembaga antirasuah itu memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Baca Juga :  BREAKING NEWS — KPK Tetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

Rentetan OTT di Institusi Kemenkeu

OTT di DJBC ini menambah daftar penindakan KPK di lingkungan Kementerian Keuangan sepanjang 2026. Sebelumnya, KPK telah melakukan OTT di KPP Madya Jakarta Utara pada Januari dan KPP Madya Banjarmasin pada awal Februari.

Serangkaian operasi tersebut memperlihatkan perhatian KPK terhadap dugaan praktik korupsi di sektor perpajakan dan kepabeanan, yang memiliki peran strategis dalam penerimaan negara.

Berita Terkait

Jaksa Agung Resmi Ajukan Kuntadi ke Prabowo sebagai Jampidsus, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Langit Jawa Digegerkan Kilatan Cahaya Diduga Meteor, Berikut Fakta dan Penjelasannya
Penggerebekan Scam Center di Kamboja, 1.100 WNI Ditahan dan Ribuan Minta Dipulangkan
Siapa Tan Kian? Profil Konglomerat Properti yang Diperiksa Polisi dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Selain Febrie Adriansyah, Don Ritto Jadi Tersangka dan Ditahan di Polda Metro Jaya
Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Usai Febrie Adriansyah Mundur
Kasus Prolife, OJK Amankan Aset Rp113,97 Miliar
Berapa Total Emas Monas? Ini Penjelasan Lengkap dan Sejarahnya
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:25 WIB

Jaksa Agung Resmi Ajukan Kuntadi ke Prabowo sebagai Jampidsus, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

Senin, 13 Juli 2026 - 16:00 WIB

Langit Jawa Digegerkan Kilatan Cahaya Diduga Meteor, Berikut Fakta dan Penjelasannya

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:00 WIB

Penggerebekan Scam Center di Kamboja, 1.100 WNI Ditahan dan Ribuan Minta Dipulangkan

Minggu, 12 Juli 2026 - 04:06 WIB

Siapa Tan Kian? Profil Konglomerat Properti yang Diperiksa Polisi dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:43 WIB

Selain Febrie Adriansyah, Don Ritto Jadi Tersangka dan Ditahan di Polda Metro Jaya

Berita Terbaru