Diknas dan Disperindag Kosong, 5 Pejabat Eselon IIb Sungai Penuh Hanya Menjabat 7 Hari

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Pelantikan pejabat eselon IIb di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh mendadak menyedot perhatian publik. Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, yakni Dinas Pendidikan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, justru dibiarkan kosong, sementara lima pejabat yang baru dilantik dipastikan hanya akan menjabat sekitar tujuh hari akibat penerapan Perda OPD baru mulai 2026.

Kondisi ini membuat rotasi ASN bukan sekadar penyegaran birokrasi, melainkan menjadi sinyal kuat bahwa jabatan eselon di daerah kini sangat rentan. Perubahan struktur OPD yang segera diberlakukan menjadikan sejumlah posisi strategis hanya bersifat sementara, bahkan sebelum program kerja sempat dijalankan.

Pelantikan dan rotasi tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Azhar Hamzah yang melantik tujuh pejabat eselon IIb. Dari total 11 OPD, hanya sembilan jabatan terisi, sementara dua OPD “basah” justru kosong, memunculkan pertanyaan besar soal desain penataan birokrasi ke depan.

Baca Juga :  Penataan Birokrasi Sungai Penuh Dimulai, 9 Eselon II Dirombak

Dalam pergeseran jabatan itu, Khaidirman yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dipindahkan menjadi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Safrizal yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala Disperindag kini dilantik sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda). Secara administratif sah, namun secara durasi jabatan dinilai sangat tidak aman.

Berdasarkan Peraturan Daerah tentang nomenklatur OPD yang mulai berlaku 1 Januari 2026, terdapat lima pejabat eselon IIb yang dipastikan hanya menjabat sepekan. Instansi yang mereka pimpin akan digabung atau dilebur, sehingga struktur jabatan kepala dinas otomatis dihapus.

Lima pejabat tersebut adalah Dedi Wahyudi sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Safrizal sebagai Kepala Balitbangda, Dafri sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Khaidirman sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Boby Arisandi sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Seluruhnya terdampak langsung kebijakan penggabungan OPD.

Baca Juga :  Revisi UU ASN 2026 Hapus PPPK Paruh Waktu, Ini Syarat Jadi Penuh Waktu

Penggabungan itu meliputi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang dilebur ke Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Balitbangda ke Bappeda, Damkar ke Satpol PP, serta Dinas Pengendalian Penduduk dan KB ke perangkat daerah lain. Skema ini membuat jabatan eselon yang baru dilantik praktis “gugur otomatis”.

Sementara itu, hanya empat pejabat yang relatif aman dari restrukturisasi, yakni Leddi Seprinal sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Yulia Roza sebagai Staf Ahli, Nasran sebagai Asisten II, serta Aflizar sebagai Kepala BKUD. Meski demikian, posisi Kepala BKUD juga disebut hanya bertahan sementara karena faktor usia pensiun.

Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah usai melakukan pelantikan mengungkapkan, rotasi jabatan ini hanya penyegaran. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Harapan Pemekaran Kerinci Hilir Menguat, DPR RI Desak Pemerintah Tuntaskan Aturan Daerah Otonom Baru
Lowongan Anggota Badan Supervisi OJK Dibuka, Simak Syarat Lengkapnya
Tito Karnavian Larang Kepala Daerah Rekrut Honorer Baru, APBD Terancam Membengkak
PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu Jadi Sorotan, Wali Kota Alfin Dorong Kepastian Status Tenaga Honorer
Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
Program MBG Tak Lagi Bergantung Dapur Baru, Kantin Sekolah Jadi Solusi
Prabowo Resmi Terapkan Ekspor Sawit dan Batu Bara Satu Pintu via BUMN
Aturan Mutasi PNS 10 Tahun Digugat ke MK
Berita ini 430 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 21:41 WIB

Harapan Pemekaran Kerinci Hilir Menguat, DPR RI Desak Pemerintah Tuntaskan Aturan Daerah Otonom Baru

Senin, 8 Juni 2026 - 16:00 WIB

Lowongan Anggota Badan Supervisi OJK Dibuka, Simak Syarat Lengkapnya

Senin, 8 Juni 2026 - 15:37 WIB

Tito Karnavian Larang Kepala Daerah Rekrut Honorer Baru, APBD Terancam Membengkak

Senin, 8 Juni 2026 - 13:34 WIB

PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu Jadi Sorotan, Wali Kota Alfin Dorong Kepastian Status Tenaga Honorer

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Berita Terbaru