Heboh! 375 Kg Emas Ditemukan di Rumah Mantan Wakil Menteri

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS.CO.ID – Otoritas Irak kembali mengungkap perkembangan besar dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Wakil Menteri Urusan Perminyakan dan Pengolahan, Adnan Al Jumaili. Dalam penggeledahan terbaru, aparat menemukan 375 kilogram emas batangan yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi yang sedang diusut pemerintah Irak.

Temuan tersebut diumumkan oleh Dewan Kehakiman Tertinggi Irak dan disebut sebagai salah satu penyitaan aset terbesar dalam operasi pemberantasan korupsi yang tengah digencarkan pemerintahan Perdana Menteri Ali Faleh al-Zaidi.

358 Kg Emas Ditemukan dalam Operasi Utama

Berdasarkan keterangan Pengadilan Kriminal Anti-Korupsi Pusat Irak, sebanyak 358 kilogram emas ditemukan dalam operasi yang melibatkan aparat Pemerintah Daerah Kurdistan.

Sementara itu, 17 kilogram emas lainnya disita dalam penyelidikan terpisah yang masih berkaitan dengan perkara Adnan Al Jumaili. Dengan demikian, total emas yang berhasil diamankan mencapai 375 kilogram.

Seluruh emas sitaan tersebut kemudian diserahkan kepada Bank Sentral Irak sebagai barang bukti selama proses hukum berlangsung.

Sebelumnya Ditemukan Uang Tunai di Gorong-Gorong

Kasus ini menjadi perhatian dunia setelah sebelumnya penyidik menemukan 14 miliar dinar Irak atau sekitar Rp193 miliar yang disembunyikan di dalam saluran drainase rumah Al Jumaili.

Baca Juga :  Trailer Spider-Man Terbaru Ungkap Perubahan Besar Peter Parker

Selain uang tunai, penyidik juga menyita berbagai aset bernilai tinggi, termasuk properti, kendaraan mewah, serta perhiasan yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi.

Penyelidikan terhadap mantan wakil menteri tersebut berfokus pada dugaan penyalahgunaan kontrak pemerintah, eksploitasi sumber daya negara, serta penerimaan suap untuk keuntungan pribadi sejak Oktober 2025.

Operasi Fajar Jadi Senjata Pemerintah Irak

Pengungkapan aset tersebut merupakan bagian dari program nasional Operasi Fajar (Operation Dawn) yang diluncurkan pemerintah Irak untuk melacak aset negara yang diduga diselewengkan.

Sejak Ali Faleh al-Zaidi menjabat sebagai Perdana Menteri pada Mei 2026, aparat telah menangkap sejumlah pejabat tinggi dan berhasil menemukan dana serta aset bernilai lebih dari US$100 juta yang diduga berasal dari praktik korupsi.

Juru Bicara Pemerintah Irak, Haider Al-Aboudi, menegaskan bahwa pemberantasan korupsi dilakukan tanpa memandang jabatan maupun pengaruh politik para tersangka.

Ia menambahkan masyarakat Irak menginginkan pelaku korupsi dihukum karena dana yang diselewengkan merupakan milik seluruh rakyat Irak.

Baca Juga :  Harga Emas Logam Mulia Hari Ini 14 Oktober 2026, 1 Gram Rp2,57 Juta

Salah Satu Penyitaan Terbesar

Penyitaan 375 kilogram emas batangan dinilai sebagai salah satu hasil terbesar dalam sejarah operasi antikorupsi Irak dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Irak juga terus menelusuri kemungkinan adanya aset lain yang masih disembunyikan serta membuka peluang penindakan terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan korupsi tersebut.


FAQ

Siapa Adnan Al Jumaili?

Adnan Al Jumaili merupakan mantan Wakil Menteri Urusan Perminyakan dan Pengolahan Irak yang ditahan atas dugaan korupsi dan penyalahgunaan jabatan.

Berapa emas yang ditemukan?

Aparat Irak menyita total 375 kilogram emas batangan, terdiri dari 358 kilogram dalam operasi utama dan 17 kilogram dalam penyelidikan terpisah.

Apa itu Operasi Fajar?

Operasi Fajar adalah program nasional pemerintah Irak untuk memburu pelaku korupsi serta mengembalikan aset negara yang diduga diselewengkan.

Apakah penyelidikan telah selesai?

Belum. Otoritas Irak menyatakan penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap aset maupun pihak lain yang diduga terkait.

Berita Terkait

Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons
Trump Anugerahkan Penghargaan Sains dan Teknologi kepada 6 Bos Teknologi
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Menang, Martin Posisi 4
MotoGP 2027 Punya Dua Grid, Ini Perubahan Format Balap yang Wajib Diketahui
China Perketat Perjalanan Talenta AI, Keluarga Eksekutif Disebut Wajib Izin
Noah Shinn, Drop Out 23 Tahun yang Bikin Startup AI Bernilai Rp179 Triliun
Elon Musk Makin Kaya, Hartanya Naik Rp1.092 Triliun Hanya dalam Sehari
Biaya Tinggal Permanen di Jepang Tembus Rp22,7 Juta, Syarat Juga Diperketat
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Malaysia Tawarkan Bantuan Karhutla Indonesia, Wakil PM Sebut Belum Ada Respons

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Trump Anugerahkan Penghargaan Sains dan Teknologi kepada 6 Bos Teknologi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Menang, Martin Posisi 4

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:00 WIB

MotoGP 2027 Punya Dua Grid, Ini Perubahan Format Balap yang Wajib Diketahui

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06 WIB

China Perketat Perjalanan Talenta AI, Keluarga Eksekutif Disebut Wajib Izin

Berita Terbaru