Jakarta – Perut buncit bukan hanya soal konsumsi nasi atau makanan berlemak. Banyak kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele ternyata berperan besar dalam penumpukan lemak visceral, yaitu lemak yang menumpuk di sekitar organ dalam. Faktor genetik juga memengaruhi, tetapi gaya hidup tetap menjadi kunci utama untuk menjaga perut tetap rata.
Salah satu penyebab utama perut buncit adalah kebiasaan makan sambil menggunakan ponsel. Saat fokus pada layar, otak tidak menangkap sinyal kenyang, sehingga orang cenderung makan berlebihan tanpa sadar. Sebaiknya nikmati makanan dan perhatikan setiap suapan agar konsumsi tetap terkendali.
Makan terburu-buru juga meningkatkan risiko perut buncit. Otak membutuhkan sekitar 20 menit untuk memproses pesan bahwa perut sudah kenyang. Dengan memperlambat tempo makan, tubuh memiliki waktu cukup untuk memberi sinyal kenyang, sehingga kemungkinan makan berlebihan dapat dikurangi.
Kurang tidur menjadi faktor lain yang tak kalah penting. Penelitian menunjukkan orang dewasa yang tidur kurang dari lima jam per malam lebih berisiko menumpuk lemak perut. Namun, tidur terlalu lama juga tidak baik, sehingga durasi ideal sekitar 6-8 jam setiap malam.
Kebiasaan makan tengah malam dan konsumsi roti putih juga berperan. Makan larut malam membuat tubuh tidak sempat membakar kalori, sementara roti putih cepat dicerna sehingga kadar gula darah meningkat dan lemak mudah menumpuk. Pilihan biji-bijian utuh lebih aman untuk menjaga berat badan.
Kebiasaan lain yang perlu diwaspadai adalah minum soda diet, melewatkan sarapan, dan mengonsumsi makanan rendah lemak. Pemanis buatan dapat meningkatkan lemak perut, sementara melewatkan sarapan memperlambat metabolisme. Makanan bebas lemak seringkali tinggi karbohidrat, yang bisa menambah lemak di bagian tengah tubuh.
Selain itu, merokok, makan di piring besar, malas bergerak, dan sering stres juga berkontribusi. Merokok meningkatkan penumpukan lemak perut, piring besar menipu otak sehingga makan berlebihan, dan kurang aktivitas fisik membuat lingkar pinggang membesar. Stres melepaskan hormon kortisol, yang memicu penambahan lemak visceral.
Mencegah perut buncit bukan hal yang mustahil. Fokus pada pola makan seimbang, tidur cukup, mengurangi stres, dan rajin bergerak bisa membantu. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang disebutkan, perut rata dan tubuh ideal bukan sekadar impian, melainkan hasil nyata dari perubahan gaya hidup sehari-hari.









