Pemegang BPJS di Sungai Penuh Keluhkan Sulitnya Surat Rujukan dari RSUD Mayjen H.A Thalib

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH – Sejumlah pemegang kartu BPJS Kesehatan di Kota Sungai Penuh mengeluhkan sulitnya memperoleh surat rujukan saat hendak melanjutkan pengobatan ke rumah sakit di Kota Padang, Sumatera Barat.

Kondisi ini membuat sebagian pasien memilih berobat secara umum atau membayar pribadi.Haida, warga Sungai Penuh, mengaku terpaksa menggunakan jalur non-BPJS ketika berobat ke Padang. Ia menilai proses mendapatkan surat rujukan dari dokter spesialis di RSUD Mayjen H.A Thalib tidak mudah.

“Kami berobat ke Padang akhirnya pakai umum, bukan BPJS. Di RSUD Mayjen H.A Thalib susah mendapatkan surat rujukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kenduri Sko dan Karamentang, Warisan Budaya Kerinci yang Terus Dilestarikan

Menurut Haida, setelah berobat di sebuah rumah sakit di Padang, keluhan kesehatannya membaik. Ia menyebut pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh meski menggunakan fasilitas umum.

“Hanya sekali berobat, alhamdulillah sampai sekarang sudah sembuh dan bisa beraktivitas normal,” katanya.

Ia juga menuturkan sebelumnya telah beberapa kali menjalani pengobatan di Sungai Penuh. Namun, kondisi yang dialaminya belum menunjukkan perubahan signifikan.

Haida berharap prosedur rujukan dapat dipermudah agar pasien tidak terbebani biaya tambahan.Keluhan serupa disampaikan Fita, warga lainnya.

Baca Juga :  Biaya LASIK Mata 2026 di Indonesia Terbaru! Cek Harga Operasi Minus, Bisa Tembus Rp38 Juta per Mata

Meski terdaftar sebagai peserta BPJS kelas I, ia memilih berobat ke Padang dengan biaya pribadi karena menilai pengurusan rujukan memakan waktu.

“Tidak mungkin menunggu lama untuk rujukan yang tidak kunjung keluar. Saya langsung ke Padang tanpa BPJS,” ujarnya.

Fita mengaku kondisi kesehatannya membaik setelah menjalani pengobatan di Padang. Ia berharap pelayanan administrasi rujukan BPJS di daerahnya dapat lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan pasien.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan, Kenali Sebelum Terlambat
Medicare 2027 Changes: Premiums, Drug Costs and Open Enrollment Deadlines Explained
Asap Karhutla Ancam Kecerdasan Anak, Dokter Ungkap Risiko Gangguan Otak hingga Trauma
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Biaya Operasi Bypass Jantung Naik 67 Persen
Cara Cek Saldo JHT Lewat JMO Terbaru 2026, Ini Fitur Klaim dan Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan
Galaxy Watch9 Dibekali Fitur Pemantauan Tidur dan Kebugaran, Ini Harganya
BPJS Kesehatan Dapat Suntikan Rp20 Triliun, Kapan Cair dan Apa Dampaknya?
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikan, Kenali Sebelum Terlambat

Senin, 19 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Medicare 2027 Changes: Premiums, Drug Costs and Open Enrollment Deadlines Explained

Minggu, 18 Oktober 2026 - 05:01 WIB

Asap Karhutla Ancam Kecerdasan Anak, Dokter Ungkap Risiko Gangguan Otak hingga Trauma

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Biaya Operasi Bypass Jantung Naik 67 Persen

Berita Terbaru