Wawako Azhar Ajarkan Trik Khusus ke Warga Untuk Dapatkan Uang Lancar Dari Dapur MBG

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

SUNGAIPENUH- Wakil Walikota Sungai Penuh Azhar Hamzah menegaskan bahwa peluang usaha ternak ayam, lele, dan ikan nila di Kota Sungai Penuh sangat menjanjikan untuk mendatangkan cuan bagi masyarakat. Menurutnya, potensi ini muncul karena kebutuhan pasokan pangan lokal masih jauh dari kata cukup, sementara permintaan terus meningkat setiap hari. Kondisi ini membuat produksi dari masyarakat memiliki ruang besar untuk diserap pasar.

Azhar menjelaskan bahwa Kota Sungai Penuh hingga kini masih kekurangan suplai ayam pedaging, telur ayam, lele, dan ikan nila. Situasi tersebut menyebabkan sebagian besar kebutuhan pangan harus didatangkan dari daerah lain. Hal ini membuka peluang besar bagi warga untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pendapatan tambahan melalui usaha ternak yang mudah dijalankan.

Ia menyebutkan bahwa pembangunan delapan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sungai Penuh akan membawa multiplier effect bagi ekonomi masyarakat. Saat ini baru satu MBG yang beroperasi, yakni milik Mulyadi, sementara tujuh lainnya akan menyusul segera. Dengan beroperasinya semua MBG, kebutuhan harian terhadap telur, ikan nila, dan lele akan meningkat tajam.

Baca Juga :  Rupiah Hari Ini 7 April 2026 Melemah ke Rp17.078 per Dolar AS, Tertekan Isu Fiskal dan Geopolitik Global

Azhar menegaskan bahwa ribuan unit produksi pangan akan dibutuhkan setiap hari saat seluruh MBG aktif. Selain kebutuhan protein hewani, permintaan sayur-mayur dan buah-buahan juga akan melonjak sehingga membuka lebih banyak peluang ekonomi sektor rumah tangga. “Semakin banyak MBG berjalan, semakin besar pula peluang pendapatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini pasokan telur ayam untuk Kota Sungai Penuh masih mengandalkan suplai dari Payakumbuh. Jika daerah tersebut mengoptimalkan kebutuhan MBG di wilayahnya, maka suplai ke Sungai Penuh bisa terpangkas. Karena itu, menurut Azhar, Kota Sungai Penuh harus mandiri dengan memperkuat produksi lokal.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini 7 Desember 2025 Turun Tipis, Cek Rinciannya

Kondisi tersebut membuat pemerintah kota mengambil langkah serius dalam mendorong masyarakat untuk terjun ke sektor ternak rumahan. Azhar menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai program yang memungkinkan warga memulai usaha dengan modal ringan dan cara budidaya yang mudah diterapkan.

Salah satu program yang akan digencarkan adalah budidaya lele dan ikan nila dengan metode ember, sehingga masyarakat bisa beternak langsung di pekarangan rumah tanpa membutuhkan lahan luas. Metode ini menjadi solusi praktis bagi warga yang tinggal di area padat permukiman dengan lahan terbatas.

Pemerintah Kota Sungai Penuh juga menegaskan komitmennya dalam menyediakan perlengkapan serta pendampingan bagi warga yang ingin memulai usaha. Dengan dukungan tersebut, Azhar optimis semakin banyak masyarakat yang ikut terlibat dalam kegiatan produktif untuk meningkatkan ekonomi keluarga secara mandiri.

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas
Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan
Indosat Ungkap Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah
Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN
BI Rate Diprediksi Naik Lagi Juni, Simak Dampaknya ke KPR, Kredit Usaha, Deposito hingga Nilai Tukar Rupiah
Kode Bonus DANA Hari Ini Masih Dicari, Ini Cara Aman Dapat Saldo Gratis
LPS Tahan Bunga Penjaminan Meski BI Rate Naik, Simpanan Nasabah Tetap Aman hingga Rp2 Miliar
Tokopedia Bagi Diskon Hingga 90 Persen, Cashback Rp500 Ribu dan Gratis Ongkir Hari Ini
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Indosat Ungkap Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:05 WIB

BI Rate Diprediksi Naik Lagi Juni, Simak Dampaknya ke KPR, Kredit Usaha, Deposito hingga Nilai Tukar Rupiah

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Bisnis

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB