Kebijakan B50 Topang Harga CPO Global, Permintaan Sawit Diproyeksikan Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

EKONOMI – Harga minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) mencatat kinerja positif secara mingguan setelah sempat melemah selama dua pekan berturut-turut. Dukungan terhadap harga datang dari meningkatnya permintaan ekspor serta kebijakan pemerintah Indonesia yang resmi menerapkan mandatori biodiesel B50.

Berdasarkan data perdagangan hingga Jumat (10/7/2026), harga CPO acuan Malaysia ditutup di level 4.476 ringgit Malaysia per ton, turun 1,76 persen pada hari tersebut. Meski demikian, secara akumulatif dalam sepekan harga masih menguat sekitar 0,4 persen.

Peningkatan harga selama sepekan didorong oleh membaiknya permintaan ekspor. Data AmSpec Agri Malaysia menunjukkan ekspor produk sawit Malaysia pada periode 1–10 Juli 2026 mencapai 396.261 ton, meningkat sekitar 5,1 persen dibanding periode yang sama bulan sebelumnya.

Program B50 Diperkirakan Tingkatkan Permintaan CPO

Sentimen positif lainnya berasal dari Indonesia. Pemerintah telah resmi menerapkan mandatori biodiesel B50, yaitu campuran 50 persen biodiesel berbasis sawit dan 50 persen solar, mulai awal Juli 2026. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor solar sekaligus meningkatkan pemanfaatan CPO dalam negeri.

Baca Juga :  Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga menyampaikan bahwa pemerintah mulai mengkaji penerapan B60 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Kajian tersebut akan difokuskan pada kesiapan teknologi, ketahanan mesin, dan aspek teknis lainnya sebelum implementasi dilakukan secara luas.

Dengan penerapan B50, kebutuhan CPO domestik diperkirakan meningkat menjadi sekitar 16,3 juta hingga 17 juta ton per tahun, lebih tinggi dibanding kebutuhan sebelumnya sekitar 15,2 juta ton.

Kenaikan Produksi dan Stok Masih Menekan Harga

Di sisi lain, kenaikan harga CPO masih dibatasi oleh meningkatnya produksi dan stok minyak sawit di Malaysia.

Data Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) menunjukkan stok minyak sawit Malaysia pada Juni 2026 naik sekitar 4,78 persen menjadi 2,54 juta ton dibanding bulan sebelumnya.

Baca Juga :  B50 Hadir Juli 2026, Simak Cara Penentuan Harga dan Tahapan Distribusinya

Rinciannya meliputi:

  • Stok CPO naik menjadi 1,33 juta ton.
  • Stok minyak sawit olahan meningkat menjadi 1,21 juta ton.
  • Produksi CPO bertambah sekitar 8,08 persen menjadi 1,64 juta ton.
  • Produksi inti sawit juga mengalami kenaikan sekitar 8,16 persen dibanding Mei 2026.

Bertambahnya stok tersebut menjadi salah satu faktor yang menekan harga pada perdagangan akhir pekan.

Prospek Harga CPO

Pelaku pasar memperkirakan harga CPO masih akan dipengaruhi dua faktor utama dalam beberapa pekan mendatang, yakni:

  • peningkatan permintaan domestik Indonesia melalui program B50;
  • perkembangan produksi dan stok sawit di Malaysia.

Apabila implementasi B50 berjalan sesuai target dan ekspor tetap meningkat, permintaan CPO diperkirakan akan tetap kuat sehingga berpotensi menopang harga di pasar global. Namun, kenaikan produksi dan stok yang berlanjut dapat membatasi penguatan harga dalam jangka pendek.

Berita Terkait

Kurs Ringgit ke Rupiah Hari Ini 28 Agustus 2026 Naik 2,62%, MYR/IDR Tembus Rp4.400
Bill Gates Peringatkan Gelombang PHK Akibat AI: 7 Pekerjaan yang Terancam dan Skill yang Wajib Dikuasai
Harga BBM Hari Ini 28 Agustus 2026: Pertamax, Pertalite, BP, Vivo, Shell, Mana Paling Murah?
Harga Bitcoin Hari Ini 28 Agustus 2026 Tembus US$80.452, Ethereum dan Solana Ikut Menguat
KPR Rumah Rp120 Jutaan: DP 1 Persen, Bunga 2,75 Persen dan Tenor hingga 40 Tahun, Ini Simulasinya
Best Personal Loan Rates August 2026: Compare APRs, Monthly Payments and Fees
Kurs SGD ke Rupiah Hari Ini 27 Agustus 2026: Dolar Singapura di Rp13.941
Ringgit Malaysia Menguat Hari Ini 27 Agustus 2026, MYR/IDR Tembus Rp4.404
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Kurs Ringgit ke Rupiah Hari Ini 28 Agustus 2026 Naik 2,62%, MYR/IDR Tembus Rp4.400

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Bill Gates Peringatkan Gelombang PHK Akibat AI: 7 Pekerjaan yang Terancam dan Skill yang Wajib Dikuasai

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Harga BBM Hari Ini 28 Agustus 2026: Pertamax, Pertalite, BP, Vivo, Shell, Mana Paling Murah?

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:42 WIB

Harga Bitcoin Hari Ini 28 Agustus 2026 Tembus US$80.452, Ethereum dan Solana Ikut Menguat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:00 WIB

KPR Rumah Rp120 Jutaan: DP 1 Persen, Bunga 2,75 Persen dan Tenor hingga 40 Tahun, Ini Simulasinya

Berita Terbaru

Teknologi

Samsung P9 dan P7 Hadir dengan USB4, Kapasitas hingga 8TB

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:00 WIB