Truk Patah As Picu Macet 35 Km di Jalintim Palembang–Jambi, Ribuan Kendaraan Terjebak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Palembang-Kemacetan panjang terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera yang menghubungkan Palembang dan Jambi. Arus kendaraan dilaporkan lumpuh total dengan antrean kendaraan mencapai sekitar 35 kilometer pada Jumat (13/3/2026).

Kepadatan kendaraan paling parah terjadi di ruas Palembang menuju Betung, Kabupaten Banyuasin. Penumpukan kendaraan terpantau dari kawasan Pangkalan Balai hingga Sungai Lilin. Kemacetan tersebut membuat ribuan kendaraan tidak dapat bergerak selama berjam-jam.

Sejumlah pengendara yang terjebak di lokasi mengaku situasi sangat parah. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas karena jalur dipenuhi truk dan mobil pribadi yang berhenti total di badan jalan.

Baca Juga :  Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF 2026, Lawan Malaysia hingga Vietnam

Seorang pengendara motor bernama Ardi mengatakan kemacetan mulai terasa sejak pagi hari sekitar pukul 10.30 WIB. Menurutnya, kendaraan sama sekali tidak bergerak sehingga banyak pengendara memilih berhenti di pinggir jalan.

Selain kendaraan pribadi, kemacetan juga didominasi oleh kendaraan bertonase besar seperti truk logistik. Banyaknya kendaraan besar membuat ruang jalan semakin sempit dan memperparah antrean kendaraan yang sudah mengular.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Maesa Soegriwo, membenarkan adanya kemacetan panjang di Jalintim tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyebab utama kemacetan adalah sebuah truk yang mengalami patah as dan berhenti di tengah badan jalan.

Baca Juga :  Prabowo Pangkas Anggaran Rp308 Triliun, Ini Dampak Besarnya ke Ekonomi Indonesia

Menurut Maesa, kendaraan besar yang rusak tersebut sempat menghalangi arus lalu lintas sehingga kendaraan lain tidak dapat melintas. Petugas kemudian segera melakukan proses evakuasi untuk memindahkan truk tersebut dari badan jalan.

Saat ini petugas kepolisian masih berada di lokasi untuk mengurai kemacetan. Tim patroli roda dua juga dikerahkan guna mengatur arus lalu lintas serta mencegah kendaraan menyerobot jalur yang dapat memperparah kemacetan. (***)

Berita Terkait

Hasil OMI 2026 Kabupaten/Kota Diumumkan, Begini Cara Ceknya
Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK
Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu
20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional
108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas
Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Hasil OMI 2026 Kabupaten/Kota Diumumkan, Begini Cara Ceknya

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK

Kamis, 10 September 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu

Kamis, 10 September 2026 - 04:00 WIB

20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional

Senin, 7 September 2026 - 17:00 WIB

108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas

Berita Terbaru

Otomotif

CB750 Hornet vs MT-07, Ini Perbedaan Spesifikasi dan Harganya

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:02 WIB