Terduga Pelaku Ledakan di SMA 72 Jakarta Diduga Belajar Merakit Bom dari Internet

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap fakta baru terkait kasus ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta. Polisi menyebut terduga pelaku diduga merakit sendiri bahan peledak yang digunakan dalam insiden tersebut dengan mempelajari tutorial pembuatan bom melalui internet.

“Dirakit sendiri dan pelaku mengakses cara-cara merakit bom melalui internet,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror, AKBP Mayndra Eka Wardhana, Selasa (11/11/2025).

Mayndra tidak membeberkan detail soal metode perakitan maupun jenis peledak yang digunakan pelaku. Ia menyebut informasi teknis tersebut berada di kewenangan Brimob Gegana atau Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Bom di Masjid SMAN 72 Jakarta Diduga Diledakkan Lewat Remote, Pelaku Tak Berada di Lokasi

Ditemukan 7 Peledak, 4 Di Antaranya Sempat Meledak

Polisi menemukan tujuh barang peledak di area sekolah saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari jumlah tersebut, empat peledak meledak pada dua titik kejadian, tepatnya pada Jumat (7/11).

“Benar bahwa ditemukan tujuh peledak. Tiga di antaranya tidak meledak,” ujar Mayndra.

Akses Dark Web Jadi Temuan Penting Densus 88

Densus 88 juga menemukan rekam jejak digital terduga pelaku. Ia disebut sering mengakses komunitas daring, termasuk forum dan situs gelap (dark web) yang menampilkan konten ekstrem.

Baca Juga :  LPDP Terapkan Sanksi, Empat Alumni Kembalikan Dana ke Kas Negara

Pelaku diduga kerap melihat konten kekerasan berupa video dan foto korban perang, pembunuhan, kecelakaan fatal, serta berbagai aksi brutal lainnya.

“Yang bersangkutan kerap mengunjungi komunitas daring yang menampilkan video atau foto orang yang benar-benar meninggal dunia,” ungkap Mayndra dalam keterangan terpisah, Senin (10/11).

Hingga kini, Densus 88 belum memublikasikan detail komunitas atau situs gelap yang dikunjungi pelaku. Seluruh temuan masih dalam proses pendalaman.(***)

Berita Terkait

DPR Setujui Anggaran Kementerian PU 2027 Rp114,59 Triliun, Fokus Jalan, Irigasi hingga Air Bersih
Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
9 Kiai Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar NU, Bakal Tentukan Ketum PBNU
Hasil Voting Muktamar NU: Pemilihan Ketum PBNU Beralih ke Mekanisme AHWA
Purbaya Siapkan Teknologi Track and Trace untuk Cegah Pemalsuan Pita Cukai
Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:00 WIB

DPR Setujui Anggaran Kementerian PU 2027 Rp114,59 Triliun, Fokus Jalan, Irigasi hingga Air Bersih

Selasa, 1 September 2026 - 18:10 WIB

Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

9 Kiai Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar NU, Bakal Tentukan Ketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hasil Voting Muktamar NU: Pemilihan Ketum PBNU Beralih ke Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Track and Trace untuk Cegah Pemalsuan Pita Cukai

Berita Terbaru