Tak Perlu Antre Lagi, Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan Cukup dari HP

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di era layanan publik yang serba digital, kepesertaan BPJS Kesehatan kini semakin mudah. Masyarakat cukup bermodalkan ponsel untuk mengakses Mobile JKN, aplikasi resmi BPJS Kesehatan yang memungkinkan pendaftaran hingga pengelolaan layanan dilakukan secara mandiri.

Melalui beberapa langkah sederhana, mulai dari pengisian data kependudukan, verifikasi wajah, hingga aktivasi akun, peserta sudah bisa menikmati berbagai layanan penting. Fitur seperti antrean online, perubahan fasilitas kesehatan, hingga skrining kesehatan dapat diakses tanpa perlu datang ke kantor BPJS. Praktis, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.

Langkah-langkah Pendaftaran Akun Mobile JKN:

  1. Unduh Aplikasi                          Unduh aplikasi Mobile JKN melalui Google Play Store atau Apple App Store.
  2. Daftar Akun Buka aplikasi, lalu pilih menu “Daftar” untuk pengguna baru.Isi Data Diri
  3. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP, nama lengkap, serta tempat dan tanggal lahir.
  4. Verifikasi.                              Masukkan kode captcha, lakukan verifikasi wajah, dan input nomor handphone aktif untuk menerima kode OTP melalui SMS.
  5. Buat Password.                    Masukkan alamat email aktif, buat password, lalu konfirmasi password.
  6. Selesai.                                              Klik “Registrasi”, dan akun Mobile JKN siap digunakan.
Baca Juga :  Kurang Sosialisasi, Mahasiswa Tidak Mampu di Sungai Penuh Akui Tak Tahu Soal Beasiswa JUARA

Fitur Utama Setelah Mendaftar:

  1. Antrean Online.                    Mengambil nomor antrean puskesmas atau rumah sakit tanpa harus datang langsung.
  2. Perubahan Data.                 Mengubah fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat pertama sesuai kebutuhan.
  3. Skrining Kesehatan.            Melakukan skrining riwayat penyakit secara mandiri.
  4. Info Peserta.                          Mengecek status kepesertaan dan informasi iuran BPJS Kesehatan.
Baca Juga :  Biaya Operasi Kista Ovarium 2026, Berapa Estimasi Tarif dan Apakah Ditanggung BPJS?

Catatan:

Pastikan nomor handphone dalam kondisi aktif dan memiliki pulsa untuk menerima SMS verifikasi OTP.

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu Naik Mendekati Rp2 Juta, Kontrak Aman hingga 2027? Simak Penjelasan Resminya
Bansos Triwulan III 2026 Cair! Penyaluran PKH dan BPNT Mulai Diuji di 900 Kopdes Merah Putih
DJP Kirim 317.923 Email ke Wajib Pajak, Pelapor SPT Nihil Jadi Sorotan
Komdigi dan Google Bahas Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Ini Fokus Utamanya
Kabar Baik ASN dan PPPK! Pemerintah Pusat Buka Peluang Suntik Dana ke 490 Pemda
Kabar Baik ASN dan PPPK! Pemerintah Pusat Buka Peluang Suntik Dana ke 490 Pemda
PPPK Paruh Waktu Resah, Kontrak Diperpanjang tetapi Status ASN Penuh Belum Jelas
PPPK Paruh Waktu Terancam! Daerah Mengaku Tak Sanggup Bayar Gaji, TPP ASN Dipotong 50 Persen
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Naik Mendekati Rp2 Juta, Kontrak Aman hingga 2027? Simak Penjelasan Resminya

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:02 WIB

Bansos Triwulan III 2026 Cair! Penyaluran PKH dan BPNT Mulai Diuji di 900 Kopdes Merah Putih

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:00 WIB

DJP Kirim 317.923 Email ke Wajib Pajak, Pelapor SPT Nihil Jadi Sorotan

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:00 WIB

Komdigi dan Google Bahas Hak Cipta Jurnalistik di Era AI, Ini Fokus Utamanya

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:00 WIB

Kabar Baik ASN dan PPPK! Pemerintah Pusat Buka Peluang Suntik Dana ke 490 Pemda

Berita Terbaru