Program Kampung Bahagia Jambi Dapat Apresiasi Wamendagri

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Al Haris bersama Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi tinggi terhadap implementasi Program Kampung Bahagia yang digagas Pemerintah Kota Jambi. Keduanya meninjau langsung lokasi pilot project di RT 14, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (15/04/2026).

Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap inovasi pembangunan berbasis masyarakat yang dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga.

Program Kampung Bahagia Dinilai Edukatif dan Partisipatif

Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri Bima Arya menilai Program Kampung Bahagia sebagai inovasi yang memiliki nilai edukatif tinggi bagi pemerintah daerah lainnya di Indonesia.

Menurutnya, program ini mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat hingga ke tingkat rukun tetangga (RT), sehingga pembangunan tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga berbasis kebutuhan riil masyarakat.

“Program Kampung Bahagia ini sangat edukatif karena melibatkan masyarakat secara langsung, termasuk peran aktif RT dalam mengelola lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Al Haris Tegaskan Pers dan Pemerintah Harus Bersinergi Bangun Jambi

Ia juga mengapresiasi sistem kerja yang dibangun melalui kelompok kerja (Pokja) di tingkat RT yang dinilai mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program.

Berpotensi Jadi Model Nasional

Bima Arya menegaskan bahwa Program Kampung Bahagia berpotensi untuk direplikasi di berbagai daerah di Indonesia sebagai model pembangunan berbasis komunitas.

Menurutnya, keberhasilan tahap awal program ini menjadi indikator bahwa pendekatan partisipatif mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami akan mendorong program ini menjadi percontohan nasional, karena terbukti mampu membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Al Haris: Solusi Nyata Permasalahan Lingkungan

Senada dengan itu, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Program Kampung Bahagia memberikan solusi konkret terhadap berbagai persoalan di lingkungan masyarakat, khususnya di tingkat RT.

Ia mencontohkan, berbagai permasalahan seperti drainase yang buruk hingga lingkungan yang kurang tertata dapat diatasi melalui kolaborasi warga dalam program tersebut.

“Program ini mampu menjawab persoalan riil di masyarakat. Mulai dari drainase hingga kenyamanan lingkungan, semua bisa diselesaikan melalui partisipasi warga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Saldo Nasabah Berkurang hingga Rp24 Juta, Bank Jambi Pastikan Ganti Rugi

Bangun Kebersamaan dan Lingkungan Nyaman

Al Haris juga menekankan bahwa konsep “bahagia” dalam program ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diwujudkan melalui lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman untuk ditinggali.

Ia mengajak masyarakat untuk terus terlibat aktif dalam pembangunan lingkungan, sehingga tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku pembangunan di lingkungannya sendiri,” katanya.

Dorong Pembangunan dari Tingkat RT

Program Kampung Bahagia dinilai sebagai strategi efektif dalam memperkuat pembangunan dari level paling dasar, yakni RT.

Melalui pendekatan ini, pemerintah dapat lebih mudah mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan program berjalan tepat sasaran.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, program ini diharapkan dapat berkembang lebih luas serta memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya
BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026
Gubernur Al Haris Lantik 31 Kepala SMA-SMK di Jambi, Ini Daftar Lengkap Namanya
Karhutla Jambi Kembali Membara, Lahan Gambut Muaro Jambi dan Sarolangun Terbakar
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
Kadisdik Kota Jambi Sugiono dan Kabid GTK Sunarya Mengundurkan Diri
Kajati Jambi Lantik 4 Pejabat Utama, Mia Banulita Jadi Wakajati
Pemutihan Pajak Kendaraan Jambi 2026 Resmi Dimulai 18 Agustus, Tunggakan Bertahun-tahun Cukup Bayar 1 Tahun
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Surat Edaran Sekolah Daring di Jambi Ternyata Hoaks, Kominfo Ungkap Fakta Sebenarnya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:55 WIB

BREAKING NEWS: Sekolah di Jambi Beralih ke Pembelajaran Daring Mulai 26 Agustus 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Gubernur Al Haris Lantik 31 Kepala SMA-SMK di Jambi, Ini Daftar Lengkap Namanya

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Karhutla Jambi Kembali Membara, Lahan Gambut Muaro Jambi dan Sarolangun Terbakar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kuota Internet Tak Boleh Hangus Lagi, Ini Aturan Baru Komdigi

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:00 WIB