Jalan Kerinci–Bangko Longsor Lagi, Pengendara Harus Antre Berjam-Jam untuk Melintas

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAMBI-Jalur nasional penghubung Kerinci menuju Bangko kembali mengalami longsor pada Jumat, 8 Mei 2026. Material tanah dan bebatuan menutup badan jalan di kawasan Desa Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin, sehingga arus lalu lintas sempat lumpuh total dan menyebabkan puluhan kendaraan mengantre panjang dari dua arah. Peristiwa ini langsung menjadi perhatian warga karena jalur tersebut merupakan akses utama distribusi logistik dan transportasi antarwilayah di Provinsi Jambi.

Meski sempat terputus total, akses jalan kini mulai dapat dilalui secara terbatas menggunakan sistem buka tutup. Petugas gabungan bersama alat berat masih bekerja membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan. Sistem buka tutup diterapkan untuk mengurangi kemacetan sekaligus menjaga keselamatan pengendara yang melintas di kawasan rawan longsor tersebut.

Kapolsek Batang Merangin, Ahmad Muslikan, mengatakan proses penanganan longsor dilakukan secara cepat agar mobilitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama. Kendaraan roda dua dan roda empat sudah mulai diperbolehkan melintas secara bergantian dengan pengawasan ketat dari petugas di lapangan.

“Untuk sementara arus lalu lintas sudah bisa dilalui dengan sistem buka tutup sambil menunggu proses pembersihan material selesai sepenuhnya,” ujar IPTU Ahmad Muslikan saat berada di lokasi longsor. Petugas kepolisian juga terlihat mengatur antrean kendaraan agar arus lalu lintas tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan lebih parah.

Baca Juga :  Hesti Haris: Pangan Murah Penting Jaga Stabilitas Harga Akhir Tahun

Kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan membuat petugas meminta masyarakat lebih berhati-hati saat melintas di jalur Kerinci–Bangko. Tanah di sekitar lokasi longsor disebut masih labil dan berisiko mengalami longsor susulan apabila hujan deras kembali terjadi. Pengendara diminta mengurangi kecepatan kendaraan dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

Ruas jalan nasional Kerinci–Bangko diketahui menjadi jalur vital yang menghubungkan aktivitas ekonomi masyarakat dari berbagai daerah di Jambi. Gangguan akses akibat longsor tidak hanya berdampak pada perjalanan warga, tetapi juga memengaruhi distribusi bahan pokok, logistik, hingga aktivitas perdagangan antarwilayah. Karena itu, proses penanganan longsor menjadi prioritas utama pemerintah dan aparat terkait.

Hingga Jumat siang, alat berat masih terus bekerja menyingkirkan timbunan tanah dan batu dari badan jalan. Antrean kendaraan dilaporkan masih terjadi, terutama kendaraan angkutan barang dan mobil pribadi yang hendak menuju Bangko maupun Kerinci. Meski demikian, arus lalu lintas mulai berangsur normal dibandingkan kondisi saat longsor pertama kali terjadi.

Baca Juga :  Gubernur Maluku Utara Keluhkan Kas Daerah Tak Cukup Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026, Nasib Ribuan Pegawai Terancam?

Masyarakat berharap proses pembersihan material longsor dapat segera selesai agar jalur transportasi kembali normal sepenuhnya. Pengguna jalan yang hendak melintasi kawasan tersebut juga disarankan memantau informasi terbaru terkait kondisi cuaca dan arus lalu lintas untuk menghindari risiko terjebak antrean panjang maupun longsor susulan.

FAQ

Apakah jalan Kerinci–Bangko sudah bisa dilalui?

Ya, jalur sudah bisa dilalui secara terbatas menggunakan sistem buka tutup sambil proses pembersihan material longsor berlangsung.

Di mana lokasi longsor terjadi?

Longsor terjadi di Desa Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Apakah masih ada antrean kendaraan?

Ya, puluhan kendaraan masih mengantre dari dua arah karena arus lalu lintas diberlakukan bergantian.

Apakah ada potensi longsor susulan?

Petugas menyebut kondisi tanah masih labil sehingga masyarakat diminta tetap waspada terutama saat hujan deras. (fyo)

Berita Terkait

Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026
Gubernur Maluku Utara Keluhkan Kas Daerah Tak Cukup Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026, Nasib Ribuan Pegawai Terancam?
Kebakaran Hebat di Sebukar Kerinci Malam Ini, Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Asraf Ikut Dilalap Api
Proyek RSUD Kerinci Resmi Dimulai : Hari Ini Kontraktor Pelaksana PT Urban Teken Kontrak, Pengawasan Senilai Rp2,83 Miliar
Dari RS Tipe D Bukit Kerman hingga RS Tipe C Siulak, Bukti Pembangunan Kesehatan Kerinci yang Berkelanjutan
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat
20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Diekspor ke Tiongkok
Robusta Kerinci Masuk Panen Raya, Harga Green Bean Tembus Rp50 Ribu per Kilogram
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:36 WIB

Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:18 WIB

Gubernur Maluku Utara Keluhkan Kas Daerah Tak Cukup Bayar Gaji PPPK hingga Akhir 2026, Nasib Ribuan Pegawai Terancam?

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:54 WIB

Kebakaran Hebat di Sebukar Kerinci Malam Ini, Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Asraf Ikut Dilalap Api

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:01 WIB

Proyek RSUD Kerinci Resmi Dimulai : Hari Ini Kontraktor Pelaksana PT Urban Teken Kontrak, Pengawasan Senilai Rp2,83 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:15 WIB

Dari RS Tipe D Bukit Kerman hingga RS Tipe C Siulak, Bukti Pembangunan Kesehatan Kerinci yang Berkelanjutan

Berita Terbaru

Hiburan

Pecinta Horor Wajib Nonton! 6 Film Korea Paling Menegangkan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB