EKONOMI-Klaim asuransi mobil sering dianggap rumit oleh sebagian pemilik kendaraan. Padahal, proses klaim bisa dilakukan lebih cepat dan praktis jika pemegang polis memahami prosedur serta menyiapkan dokumen yang dibutuhkan sejak awal.
Saat ini, banyak perusahaan asuransi telah menyediakan layanan digital melalui aplikasi mobile untuk mempermudah nasabah dalam mengajukan klaim kendaraan.
Pemilik mobil bahkan bisa langsung mengirim foto kerusakan dan kronologi kejadian tanpa harus datang ke kantor asuransi.
Berikut beberapa tips agar proses klaim asuransi mobil berjalan cepat dan tanpa ribet.
1. Segera Laporkan Kejadian
Pemegang polis disarankan segera melaporkan kejadian maksimal dalam waktu 1×24 jam hingga 3×24 jam setelah insiden terjadi.
Semakin cepat laporan dibuat, proses verifikasi dan persetujuan klaim biasanya akan lebih mudah dilakukan pihak asuransi.
Saat ini sejumlah perusahaan asuransi menyediakan layanan pelaporan digital melalui aplikasi seperti Garda Mobile Otocare, Autocillin Mobile Claim, hingga Roojai.
Melalui aplikasi tersebut, nasabah cukup mengunggah foto kerusakan kendaraan dan mengisi data kronologi kejadian.
2. Siapkan Foto Kerusakan yang Jelas
Foto kendaraan menjadi salah satu bukti utama dalam proses klaim asuransi.
Pemilik kendaraan disarankan mengambil gambar dari berbagai sudut, baik close-up kerusakan maupun foto keseluruhan mobil yang memperlihatkan pelat nomor kendaraan.
Selain itu, kronologi kejadian perlu ditulis secara jelas, jujur, dan detail agar proses verifikasi berjalan lebih cepat.
3. Ketahui Kapan Harus Menggunakan Surat Polisi
Tidak semua klaim asuransi membutuhkan surat keterangan kepolisian.
Untuk kasus lecet ringan, baret, atau penyok kecil akibat insiden tunggal, pemilik kendaraan biasanya tidak perlu melampirkan surat polisi.
Namun, dokumen kepolisian wajib disertakan apabila:
- Terjadi kecelakaan yang melibatkan pihak ketiga
- Kendaraan mengalami kehilangan
- Terjadi tindak kriminal seperti pencurian atau vandalisme
4. Gunakan Bengkel Rekanan Asuransi
Pemilik kendaraan juga dapat langsung membawa mobil ke bengkel rekanan asuransi untuk mempercepat proses klaim.
Beberapa bengkel bahkan menyediakan layanan one stop claim sehingga pelanggan tidak perlu repot mengurus administrasi secara manual.
Untuk kerusakan ringan, sejumlah bengkel rekanan juga menawarkan layanan perbaikan cepat atau one day repair.
Dokumen yang biasanya dibutuhkan antara lain:
- KTP
- SIM
- STNK
- Polis asuransi
5. Siapkan Dana Own Risk
Dalam proses klaim, pemegang polis juga perlu menyiapkan biaya own risk (OR) atau risiko sendiri.
Biaya ini merupakan biaya administrasi yang dibayarkan setiap kali melakukan klaim asuransi kendaraan.
Besarannya bervariasi tergantung ketentuan polis, namun rata-rata sekitar Rp300 ribu per kejadian.
Penting Memahami Isi Polis
Selain memahami prosedur klaim, pemilik kendaraan juga disarankan membaca isi polis asuransi secara detail.
Hal ini penting agar nasabah mengetahui jenis kerusakan yang ditanggung maupun pengecualian dalam perlindungan asuransi kendaraan.
Dengan memahami prosedur dan memanfaatkan layanan digital, proses klaim asuransi mobil kini bisa dilakukan lebih cepat, praktis, dan minim kendala.









