Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II 2026 Capai 5,29 Persen, Lampaui Prediksi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS.CO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2026 tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy). Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi sejumlah ekonom, meski sedikit melambat dibandingkan pertumbuhan pada kuartal sebelumnya.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut tercermin dari Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku sebesar Rp6.552,1 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan mencapai Rp3.576,2 triliun.

“Ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu tumbuh sebesar 5,29 persen,” ujar Edy dalam konferensi pers rilis BPS, Rabu (5/8/2026).

Lebih Tinggi dari Perkiraan Ekonom

Realisasi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,29 persen melampaui konsensus berbagai lembaga ekonomi yang sebelumnya memperkirakan pertumbuhan berada di kisaran 5,12 persen secara tahunan.

Sementara secara kuartalan (quarter to quarter/qtq), aktivitas ekonomi juga menunjukkan peningkatan dibandingkan kuartal sebelumnya.

Baca Juga :  Ade Jona Resmi Jadi Ketua Umum HIPMI 2026-2029, Siap Bawa Pengusaha Muda Hadapi Tantangan Ekonomi Nasional

Tantangan Global Masih Membayangi

Di tengah capaian tersebut, perekonomian Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan eksternal.

Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak terhadap harga energi global, gangguan rantai pasok internasional, hingga dinamika pasar keuangan dunia menjadi faktor yang memengaruhi aktivitas ekonomi sepanjang kuartal II 2026.

Selain itu, kebijakan suku bunga tinggi di sejumlah negara juga masih menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi arus modal dan kondisi ekonomi global.

Konsumsi dan Investasi Jadi Penopang

Meski menghadapi tekanan global, sejumlah indikator domestik masih menunjukkan kinerja positif.

Pertumbuhan ekonomi didukung oleh meningkatnya konsumsi masyarakat, penyaluran gaji ke-13 bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri, serta peningkatan investasi.

Aktivitas perdagangan ritel dan penjualan kendaraan bermotor juga tercatat mengalami pertumbuhan sehingga turut menopang kinerja ekonomi nasional pada periode April hingga Juni 2026.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Terancam Tembus Rp17.100, Efek Krisis Energi Global Kian Nyata

Pemerintah berharap momentum pertumbuhan tersebut dapat terus terjaga melalui penguatan konsumsi domestik, percepatan investasi, serta peningkatan daya saing sektor industri di tengah ketidakpastian ekonomi global.

FAQ

Berapa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026?
Menurut BPS, ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen secara tahunan (yoy).

Apakah angka tersebut sesuai prediksi?
Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan konsensus ekonom yang memperkirakan pertumbuhan sekitar 5,12 persen.

Apa yang mendorong pertumbuhan ekonomi?
Konsumsi rumah tangga, penyaluran gaji ke-13 ASN, peningkatan investasi, pertumbuhan sektor ritel, dan penjualan kendaraan bermotor menjadi faktor pendukung.

Apa tantangan ekonomi Indonesia saat ini?
Ketidakpastian global, gejolak geopolitik, kenaikan harga energi, gangguan rantai pasok, serta tingginya suku bunga di sejumlah negara masih menjadi tantangan bagi perekonomian nasional.

Berita Terkait

Prabowo Tunjuk Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP, Ini Profil dan Rekam Jejak Jenderal TNI Pengganti Listyo Sigit
Prabowo Siapkan Keppres Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit dari KSP, Terseret Kasus Penyadapan Ilegal
Lakshmi Mittal, Raja Baja Dunia Berharta Rp529 Triliun yang Memulai Bisnis dari Sidoarjo
Daftar Lengkap SPBU Shell yang Sudah Buka, Ada di 15 Wilayah Indonesia
Wakil Ketua DPR Dorong RUU Perampasan Aset Lindungi Korban Kejahatan Ekonomi
PLN Diskon Tambah Daya Listrik 50% hingga 4 November 2026, Cek Biaya dan Syarat Lengkapnya
Simulasi KUR BSI Rp100 Juta Tenor 5 Tahun, Ketahui Angsuran dan Ketentuannya
BSU Kemnaker 2026: Syarat Penerima, Nominal Rp900 Ribu, dan Cara Cek
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WIB

Prabowo Tunjuk Ariyo Windutomo Jadi Plt KSP, Ini Profil dan Rekam Jejak Jenderal TNI Pengganti Listyo Sigit

Rabu, 4 November 2026 - 12:01 WIB

Prabowo Siapkan Keppres Pemberhentian Jenderal Listyo Sigit dari KSP, Terseret Kasus Penyadapan Ilegal

Selasa, 3 November 2026 - 08:00 WIB

Lakshmi Mittal, Raja Baja Dunia Berharta Rp529 Triliun yang Memulai Bisnis dari Sidoarjo

Selasa, 3 November 2026 - 06:05 WIB

Daftar Lengkap SPBU Shell yang Sudah Buka, Ada di 15 Wilayah Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIB

Wakil Ketua DPR Dorong RUU Perampasan Aset Lindungi Korban Kejahatan Ekonomi

Berita Terbaru