JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap masih ada sejumlah produk Exchange Traded Fund (ETF) yang masuk dalam pipeline penerbitan hingga akhir 2026.
Produk yang tengah dipersiapkan tersebut mencakup ETF emas dan ETF multikelas. ETF emas masih mendominasi pipeline karena minat manajer investasi dan permintaan investor terhadap produk berbasis emas cukup tinggi.
Kepala Unit Pengembangan Bisnis Produk Terstruktur BEI, Pradapaningsih, mengatakan sejumlah manajer investasi sedang mempersiapkan penerbitan ETF baru.
Menurut dia, selain ETF emas, terdapat rencana penerbitan ETF multikelas. Namun, produk tersebut masih berada dalam tahap persiapan.
ETF multikelas menjadi produk yang relatif baru dalam pasar modal Indonesia. Karena itu, penerbitannya masih membutuhkan sejumlah persiapan sebelum dapat dipasarkan kepada investor.
Sementara itu, BEI belum mengungkap jumlah produk ETF yang saat ini berada dalam pipeline. Bursa menyebut masih terdapat sejumlah manajer investasi yang berminat menerbitkan ETF emas.
Tingginya minat tersebut tidak terlepas dari permintaan terhadap instrumen investasi berbasis emas. Emas selama ini menjadi salah satu aset yang banyak digunakan investor untuk diversifikasi portofolio.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan perkembangan ETF emas di pasar modal Indonesia terus bertambah. Hingga akhir Agustus 2026, sudah terdapat tujuh ETF emas yang diterbitkan oleh tujuh manajer investasi.
Total dana kelolaan tujuh produk ETF emas tersebut mencapai Rp93,9 miliar. Nilai tersebut dihitung sejak produk ETF emas mulai diluncurkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Kehadiran ETF emas memberikan alternatif bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas melalui pasar modal. Investor tetap perlu memahami mekanisme, biaya, risiko harga, serta karakteristik setiap produk sebelum berinvestasi.
Dengan masih adanya pipeline ETF hingga akhir 2026, pasar modal Indonesia berpotensi memiliki lebih banyak pilihan produk investasi. Perkembangan tersebut juga menunjukkan semakin beragamnya instrumen investasi yang tersedia bagi investor ritel maupun institusi.
FAQ
Apa itu ETF?
ETF adalah produk investasi yang diperdagangkan di Bursa Efek seperti saham. Isinya dapat mengikuti indeks atau aset tertentu.
Berapa dana kelolaan ETF emas di Indonesia?
Hingga akhir Agustus 2026, tujuh ETF emas memiliki total dana kelolaan Rp93,9 miliar.
Berapa ETF emas yang sudah diterbitkan?
Hingga akhir Agustus 2026 terdapat tujuh produk ETF emas dari tujuh manajer investasi.
Apa ETF yang akan terbit pada 2026?
BEI menyebut masih ada pipeline ETF emas dan ETF multikelas hingga akhir 2026. Jumlah pastinya belum diungkapkan.
Apakah ETF emas sama dengan membeli emas fisik?
Tidak. ETF emas merupakan instrumen pasar modal. Investor perlu melihat struktur produk, aset dasar, biaya, serta risiko sebelum membeli. (*)
Editor : Fanda Yosephta








