BEI Ungkap ETF yang Bakal Terbit hingga Akhir 2026, ETF Emas Masih Mendominasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap masih ada sejumlah produk Exchange Traded Fund (ETF) yang masuk dalam pipeline penerbitan hingga akhir 2026.

Produk yang tengah dipersiapkan tersebut mencakup ETF emas dan ETF multikelas. ETF emas masih mendominasi pipeline karena minat manajer investasi dan permintaan investor terhadap produk berbasis emas cukup tinggi.

Kepala Unit Pengembangan Bisnis Produk Terstruktur BEI, Pradapaningsih, mengatakan sejumlah manajer investasi sedang mempersiapkan penerbitan ETF baru.

Menurut dia, selain ETF emas, terdapat rencana penerbitan ETF multikelas. Namun, produk tersebut masih berada dalam tahap persiapan.

ETF multikelas menjadi produk yang relatif baru dalam pasar modal Indonesia. Karena itu, penerbitannya masih membutuhkan sejumlah persiapan sebelum dapat dipasarkan kepada investor.

Sementara itu, BEI belum mengungkap jumlah produk ETF yang saat ini berada dalam pipeline. Bursa menyebut masih terdapat sejumlah manajer investasi yang berminat menerbitkan ETF emas.

Baca Juga :  IHSG Bangkit Setelah Ambruk 38%, Sinyal Rebound Bursa Saham Indonesia Mulai Terlihat

Tingginya minat tersebut tidak terlepas dari permintaan terhadap instrumen investasi berbasis emas. Emas selama ini menjadi salah satu aset yang banyak digunakan investor untuk diversifikasi portofolio.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan perkembangan ETF emas di pasar modal Indonesia terus bertambah. Hingga akhir Agustus 2026, sudah terdapat tujuh ETF emas yang diterbitkan oleh tujuh manajer investasi.

Total dana kelolaan tujuh produk ETF emas tersebut mencapai Rp93,9 miliar. Nilai tersebut dihitung sejak produk ETF emas mulai diluncurkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Kehadiran ETF emas memberikan alternatif bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas melalui pasar modal. Investor tetap perlu memahami mekanisme, biaya, risiko harga, serta karakteristik setiap produk sebelum berinvestasi.

Dengan masih adanya pipeline ETF hingga akhir 2026, pasar modal Indonesia berpotensi memiliki lebih banyak pilihan produk investasi. Perkembangan tersebut juga menunjukkan semakin beragamnya instrumen investasi yang tersedia bagi investor ritel maupun institusi.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini 10 April 2026 Naik 2,07% ke 7.458, Saham Ini Bikin Investor Panen Cuan

FAQ

Apa itu ETF?
ETF adalah produk investasi yang diperdagangkan di Bursa Efek seperti saham. Isinya dapat mengikuti indeks atau aset tertentu.

Berapa dana kelolaan ETF emas di Indonesia?
Hingga akhir Agustus 2026, tujuh ETF emas memiliki total dana kelolaan Rp93,9 miliar.

Berapa ETF emas yang sudah diterbitkan?
Hingga akhir Agustus 2026 terdapat tujuh produk ETF emas dari tujuh manajer investasi.

Apa ETF yang akan terbit pada 2026?
BEI menyebut masih ada pipeline ETF emas dan ETF multikelas hingga akhir 2026. Jumlah pastinya belum diungkapkan.

Apakah ETF emas sama dengan membeli emas fisik?
Tidak. ETF emas merupakan instrumen pasar modal. Investor perlu melihat struktur produk, aset dasar, biaya, serta risiko sebelum membeli. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

The Fed Naikkan Suku Bunga, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp180 Triliun
Daftar 14 Bank Bangkrut dan Ditutup September 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta
Harga BBM Hari Ini 19 September 2026: Jambi, Sumbar, dan Sumut
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 19 September 2026 Stagnan, Cek Daftar Lengkapnya
Nasabah BRI Private dan Prioritas Dapat Privilege Kesehatan RSPI, Ini Benefit dan Cara Mendapatkannya
Daftar Pinjol Legal OJK September 2026, 94 Platform Resmi dan Batas Bunganya
Haji Isam Borong 30 Persen Saham BYAN, Harga Bayan Langsung ARA 19,96 Persen
IHSG Hari Ini 18 September 2026 Turun ke 6.441,16, The Fed dan Rupiah Jadi Sorotan Investor
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 05:02 WIB

BEI Ungkap ETF yang Bakal Terbit hingga Akhir 2026, ETF Emas Masih Mendominasi

Minggu, 20 September 2026 - 03:02 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp180 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 - 15:00 WIB

Daftar 14 Bank Bangkrut dan Ditutup September 2026, Terbaru BPR Pasarraya Kuta

Sabtu, 19 September 2026 - 10:40 WIB

Harga BBM Hari Ini 19 September 2026: Jambi, Sumbar, dan Sumut

Sabtu, 19 September 2026 - 09:42 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 19 September 2026 Stagnan, Cek Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru