Pemerintah Ubah Skema MBG, Kini Hanya Diberikan Saat Hari Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pemerintah resmi mengubah skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan hanya memberikannya pada hari sekolah. Kebijakan ini disampaikan oleh Zulkifli Hasan selaku Menteri Koordinator Bidang Pangan, sebagai hasil evaluasi efektivitas distribusi di lapangan.

Menurut pemerintah, penyaluran MBG pada hari libur dinilai kurang efektif karena banyak siswa tidak berada di sekolah, sehingga bantuan tidak tepat sasaran.

“Program ini sekarang difokuskan pada hari sekolah, yaitu lima hari dalam sepekan saat siswa hadir,” ujar Zulkifli Hasan dalam rapat koordinasi di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Distribusi Saat Libur Dinilai Tidak Efektif

Evaluasi lintas kementerian menemukan bahwa distribusi MBG saat hari libur, termasuk libur panjang seperti Lebaran, tidak berjalan optimal. Banyak siswa yang tidak berada di lingkungan sekolah, sehingga penyaluran makanan menjadi tidak maksimal.

Baca Juga :  Menu MBG Selama Ramadan Disesuaikan, Orang Tua Siswa Soroti Kesegaran Buah

Dengan kebijakan baru ini, pemerintah berharap program dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi siswa yang benar-benar membutuhkan.

Kelompok Tertentu Tetap Dapat MBG Saat Libur

Meski tidak lagi diberikan kepada siswa saat libur, pemerintah memastikan program MBG tetap berjalan untuk kelompok tertentu.

Kelompok tersebut meliputi:

Ibu hamil

Ibu menyusui

Anak balita

Kelompok ini tetap menerima MBG hingga enam hari dalam sepekan, sesuai pedoman dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Wilayah 3T dan Stunting Tinggi Dapat Perlakuan Khusus

Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta wilayah dengan tingkat stunting tinggi.

Baca Juga :  Skema WFH ASN Sudah Final, Menko Perekonomian Segera Umumkan

Di daerah tersebut, skema MBG bersifat fleksibel, bahkan dapat ditambah menjadi enam hari dalam seminggu jika diperlukan.

Penentuan wilayah prioritas ini mengacu pada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dari Kementerian Kesehatan.

Upaya Tingkatkan Efektivitas Program Nasional

Perubahan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan efektivitas program MBG sebagai salah satu program strategis nasional.

Selain memperbaiki distribusi, pemerintah juga menekankan pentingnya kesinambungan asupan gizi, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita.

Program MBG diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Berita Terkait

Putus Kontrak, Ratusan Honorer NTB Terima Tali Asih Rp3,5 Juta
Gaji ke-13 Pensiunan ASN Cair 2 Juni 2026, TASPEN Pastikan Tanpa Potongan
BPNT Terbaru 2026 Cair Lagi, Penerima Bisa Dapat Bantuan hingga Rp600 Ribu
Prabowo Kaget Data Kemiskinan Naik, Pertanyakan Angka BPS yang Selalu Turun
Purbaya Ungkap Gaji dan THR ASN Cair Rp126,9 Triliun
Beasiswa BSI 2026 Dibuka, 5.250 Mahasiswa dan Pelajar Bisa Dapat Bantuan Pendidikan
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut LCC Ulang MPR, Tetap Dukung SMA Sambas ke Nasional
Semua Juri Diganti, Final LCC MPR Kalbar Diulang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 04:06 WIB

Putus Kontrak, Ratusan Honorer NTB Terima Tali Asih Rp3,5 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:02 WIB

Gaji ke-13 Pensiunan ASN Cair 2 Juni 2026, TASPEN Pastikan Tanpa Potongan

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:05 WIB

BPNT Terbaru 2026 Cair Lagi, Penerima Bisa Dapat Bantuan hingga Rp600 Ribu

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:07 WIB

Prabowo Kaget Data Kemiskinan Naik, Pertanyakan Angka BPS yang Selalu Turun

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:03 WIB

Purbaya Ungkap Gaji dan THR ASN Cair Rp126,9 Triliun

Berita Terbaru