OJK Sikat 953 Pinjol Ilegal hingga Investasi Bodong, Dana Korban Rp585 Miliar Berhasil Diselamatkan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan melalui Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (PASTI) kembali bergerak cepat memburu praktik pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang meresahkan masyarakat. Hingga akhir Maret 2026, sebanyak 953 aktivitas keuangan ilegal berhasil dihentikan demi melindungi masyarakat dari potensi kerugian miliaran rupiah.

Dalam laporan terbaru yang dirilis OJK, Satgas PASTI menemukan 951 entitas pinjaman online ilegal dan dua penawaran investasi ilegal yang beroperasi lewat situs hingga aplikasi digital. Modus yang digunakan pelaku dinilai semakin canggih karena menyasar masyarakat melalui media sosial, grup percakapan, hingga pesan pribadi.

OJK mengungkap salah satu modus yang paling banyak memakan korban adalah skema pekerjaan online dengan sistem deposit. Pelaku biasanya menawarkan pekerjaan ringan seperti memberikan ulasan produk, menonton video, atau mengklik tautan tertentu. Korban kemudian diminta menyetor sejumlah uang dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat.

Tak hanya itu, praktik peniruan identitas perusahaan keuangan legal atau impersonation juga makin marak terjadi. Pelaku menggunakan nama, logo, bahkan tampilan aplikasi menyerupai perusahaan resmi agar masyarakat percaya. Setelah korban menyetor dana, pelaku langsung menghilang tanpa jejak.

Baca Juga :  Pembiayaan Mobil Baru Tembus Rp143,28 Triliun di 2026, OJK Peringatkan Risiko Gagal Bayar

Satgas PASTI juga menemukan modus money game berkedok investasi komunitas yang mengandalkan perekrutan anggota baru. Selain itu, perdagangan aset kripto ilegal tanpa izin resmi masih menjadi ancaman serius karena menawarkan imbal hasil tinggi tanpa risiko yang jelas. OJK menegaskan masyarakat harus waspada terhadap investasi yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal.

Sementara itu, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat lonjakan laporan penipuan transaksi keuangan sepanjang November 2024 hingga Maret 2026. Sebanyak 515 ribu lebih laporan masyarakat telah diterima dan diverifikasi untuk mencegah kerugian semakin meluas.

Dari penanganan tersebut, sebanyak 460 ribu rekening berhasil diblokir. Total dana korban yang berhasil diamankan mencapai Rp585,4 miliar. Bahkan, dana sebesar Rp169 miliar berhasil dikembalikan kepada korban melalui kerja sama dengan 19 bank yang digunakan pelaku kejahatan digital.

OJK mengimbau masyarakat agar selalu mengecek legalitas perusahaan keuangan sebelum berinvestasi atau mengajukan pinjaman online. Masyarakat juga diminta tidak sembarangan memberikan data pribadi, kode OTP, maupun informasi rekening kepada pihak yang tidak dikenal. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, masyarakat dapat melaporkannya melalui kanal resmi Satgas PASTI dan IASC.

Baca Juga :  Penipuan Digital Menggila, Kerugian Warga RI Naik Jadi Rp 9 Triliun

FAQ

Apa itu Satgas PASTI?

Satgas PASTI adalah satuan tugas bentukan OJK yang bertugas memberantas aktivitas keuangan ilegal seperti pinjol ilegal dan investasi bodong.

Berapa jumlah pinjol ilegal yang ditutup OJK?

Hingga Maret 2026, OJK telah menghentikan 951 pinjaman online ilegal dan dua investasi ilegal.

Apa modus penipuan yang paling sering digunakan?

Modus paling umum adalah pekerjaan online sistem deposit, impersonation perusahaan legal, money game, dan investasi kripto ilegal.

Berapa dana korban yang berhasil diselamatkan?

Total dana korban yang berhasil diblokir mencapai Rp585,4 miliar.

Bagaimana cara mengecek legalitas pinjol dan investasi?

Masyarakat dapat mengeceknya melalui layanan resmi OJK dan Kontak 157. Tim

Berita Terkait

Bos GAPKI Buka Suara soal Dugaan Manipulasi Ekspor CPO oleh 10 Raksasa Sawit
Tiket Pesawat Ekonomi Diskon Lagi! Pemerintah Gelontorkan Subsidi Pajak untuk Libur
IHSG Hari Ini Terbaru 26 Mei 2026 Rontok 1,23% ke 6.130, Saham Astra hingga Vale Berguguran di Tengah Tekanan Pasar Global
Harga Smartphone Diprediksi Melonjak hingga 2028, Ini Penyebabnya
Pertalite Mulai Sulit Dicari, Pengamat Sebut Era BBM Subsidi Segera Berakhir
iQOO Z11 Series Meluncur di Indonesia, HP Gaming Tahan Banting dengan IP69
Harga Emas Dunia Naik 1 Persen, Investor Ramai Cari Aset Safe Haven di Tengah Pelemahan Dolar AS
BCA Mobile Normal Lagi, Nasabah Masih Tunggu Pengembalian Saldo Tertahan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:07 WIB

Bos GAPKI Buka Suara soal Dugaan Manipulasi Ekspor CPO oleh 10 Raksasa Sawit

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:00 WIB

OJK Sikat 953 Pinjol Ilegal hingga Investasi Bodong, Dana Korban Rp585 Miliar Berhasil Diselamatkan

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:38 WIB

Tiket Pesawat Ekonomi Diskon Lagi! Pemerintah Gelontorkan Subsidi Pajak untuk Libur

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:05 WIB

IHSG Hari Ini Terbaru 26 Mei 2026 Rontok 1,23% ke 6.130, Saham Astra hingga Vale Berguguran di Tengah Tekanan Pasar Global

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:00 WIB

Harga Smartphone Diprediksi Melonjak hingga 2028, Ini Penyebabnya

Berita Terbaru