Bunga Deposito Berpotensi Naik, Bank Mulai Berebut Dana Nasabah: Simpan Uang di Mana Paling Untung?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Persaingan bank dalam mendapatkan dana nasabah semakin ketat di tengah era suku bunga tinggi. Kondisi ini membuka peluang perubahan bunga deposito dan produk simpanan, sehingga masyarakat perlu semakin cermat menentukan tempat menyimpan uang.

Sejumlah bank mulai memperkuat strategi penghimpunan dana dengan menawarkan produk simpanan yang lebih kompetitif. Langkah tersebut dilakukan ketika bank harus menjaga likuiditas sekaligus bersaing dengan berbagai instrumen investasi, termasuk reksa dana pasar uang dan Surat Berharga Negara atau SBN.

Data Lembaga Penjamin Simpanan menunjukkan pergerakan bunga simpanan terjadi pada sejumlah kelompok bank pada Mei 2026. Rata-rata bunga simpanan KBMI-2 naik 10 basis poin menjadi 3,83 persen. Sementara itu, KBMI-3 meningkat delapan basis poin menjadi 3,58 persen dan KBMI-4 naik tiga basis poin menjadi 2,88 persen. Adapun KBMI-1 turun satu basis poin menjadi 3,77 persen.

Perubahan tersebut menjadi perhatian karena bunga simpanan dapat memengaruhi keputusan masyarakat dalam mengelola uang. Ketika bunga deposito meningkat, sebagian nasabah berpotensi memindahkan dana dari tabungan biasa menuju produk yang menawarkan imbal hasil lebih menarik. Namun, keputusan tersebut tetap harus mempertimbangkan kebutuhan likuiditas, tenor, pajak, serta ketentuan penjaminan simpanan.

Persaingan mendapatkan dana nasabah juga berkaitan dengan tingginya biaya dana perbankan. Bank harus menjaga keseimbangan antara menawarkan bunga simpanan yang menarik dan mempertahankan keuntungan. Jika bunga deposito naik lebih cepat dibandingkan bunga kredit, margin bunga bersih atau net interest margin dapat mengalami tekanan.

Di sisi lain, kondisi suku bunga tinggi dapat memengaruhi biaya pinjaman masyarakat dan dunia usaha. Kredit konsumsi, pembiayaan UMKM, kredit kendaraan, hingga kredit properti termasuk segmen yang sensitif terhadap perubahan bunga. Karena itu, calon debitur perlu membandingkan suku bunga, biaya administrasi, tenor dan total cicilan sebelum mengajukan pinjaman.

Bank dengan porsi dana murah atau current account savings account yang kuat dinilai mempunyai ruang lebih besar menghadapi persaingan tersebut. Dana murah yang berasal dari tabungan dan giro dapat membantu menjaga biaya pendanaan. Strategi ini juga memungkinkan bank mempertahankan likuiditas tanpa terlalu agresif menaikkan bunga simpanan.

Baca Juga :  Laba Bank Mandiri Terbaru Melonjak 18,6 Persen, Ini Faktor yang Mendorong Kinerja BMRI Makin Solid

Bagi masyarakat, persaingan bank dapat menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kembali penempatan dana. Namun, bunga tinggi tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan. Nasabah perlu memperhatikan keamanan dana, kebutuhan pencairan, reputasi lembaga keuangan, ketentuan produk, pajak atas bunga dan cakupan penjaminan LPS.

Apakah Sekarang Waktu yang Tepat Membuka Deposito?

Deposito dapat dipertimbangkan oleh masyarakat yang memiliki dana menganggur dan tidak membutuhkan uang tersebut dalam waktu dekat. Produk ini biasanya menawarkan bunga lebih tinggi dibandingkan tabungan reguler, tetapi dana ditempatkan untuk jangka waktu tertentu.

Sebelum membuka deposito, nasabah sebaiknya membandingkan bunga bersih setelah pajak. Perhatikan juga penalti pencairan sebelum jatuh tempo dan fasilitas perpanjangan otomatis atau automatic roll over.

Selain itu, jangan langsung tergiur dengan penawaran bunga yang sangat tinggi. Nasabah perlu memastikan produk berasal dari lembaga resmi dan memahami ketentuan penjaminan simpanan yang berlaku.

Deposito, Tabungan, atau SBN: Mana yang Lebih Menarik?

Pilihan terbaik bergantung pada tujuan keuangan setiap orang. Tabungan lebih cocok untuk dana yang membutuhkan akses cepat. Deposito dapat dipertimbangkan untuk dana yang tidak digunakan selama periode tertentu.

Sementara itu, SBN dapat menjadi alternatif bagi investor yang mencari instrumen investasi berbasis surat utang pemerintah. Setiap instrumen memiliki karakteristik keuntungan, risiko, tenor dan likuiditas yang berbeda.

Karena itu, masyarakat dapat membagi dana berdasarkan kebutuhan. Dana darurat sebaiknya ditempatkan pada instrumen yang mudah dicairkan. Sementara dana yang tidak segera digunakan dapat dialokasikan pada deposito atau instrumen investasi sesuai profil risiko.

Dampak Suku Bunga Tinggi terhadap Kredit

Era suku bunga tinggi tidak hanya memengaruhi pemilik simpanan. Nasabah yang memiliki atau berencana mengambil kredit juga perlu memperhatikan perubahan biaya pinjaman.

Baca Juga :  Resmi! Telkomsel, Indosat dan XLSMART Kuasai Frekuensi Baru, Internet 5G Indonesia Bakal Makin Kencang?

Kenaikan biaya dana dapat mendorong bank menyesuaikan suku bunga kredit. Dampaknya dapat terasa pada cicilan pinjaman baru, pembiayaan usaha dan kredit konsumsi.

Calon debitur sebaiknya menghitung kemampuan membayar cicilan sebelum mengambil pinjaman. Membandingkan beberapa produk kredit juga penting karena bunga bukan satu-satunya biaya yang harus diperhitungkan.

FAQ

1. Apakah bunga deposito akan naik pada 2026?

Bunga deposito dapat berubah mengikuti kondisi likuiditas bank, persaingan mendapatkan dana nasabah dan arah kebijakan suku bunga. Setiap bank dapat menerapkan tingkat bunga berbeda.

2. Apakah deposito aman untuk menyimpan uang?

Deposito merupakan produk simpanan perbankan. Nasabah tetap perlu memastikan bank peserta penjaminan dan memenuhi seluruh ketentuan penjaminan LPS yang berlaku.

3. Apakah bunga deposito lebih tinggi daripada tabungan?

Secara umum, deposito sering menawarkan bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa. Namun, dana biasanya harus ditempatkan selama tenor tertentu.

4. Apa yang harus diperhatikan sebelum membuka deposito?

Perhatikan tingkat bunga, tenor, pajak, penalti pencairan sebelum jatuh tempo, ketentuan perpanjangan dan syarat penjaminan simpanan.

5. Deposito atau SBN, mana yang lebih menguntungkan?

Tidak ada jawaban yang sama untuk semua orang. Pilihan bergantung pada imbal hasil, tenor, kebutuhan likuiditas dan tujuan keuangan masing-masing.

6. Apakah kenaikan suku bunga menguntungkan nasabah?

Pemilik simpanan dapat memperoleh peluang bunga lebih tinggi. Sebaliknya, peminjam berpotensi menghadapi biaya kredit yang lebih mahal.

7. Mengapa bank berebut dana nasabah?

Dana masyarakat merupakan salah satu sumber pendanaan penting bagi bank untuk menjaga likuiditas dan menjalankan fungsi penyaluran kredit.

8. Bagaimana cara memilih deposito yang tepat?

Bandingkan bunga bersih, tenor, fleksibilitas pencairan, layanan bank dan ketentuan penjaminan. Jangan memilih hanya berdasarkan bunga tertinggi. (Tim)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

AI Makin Dibutuhkan Industri Keuangan, Skill Ini Berpotensi Jadi Rebutan Perusahaan
Raksasa Teknologi Siapkan 8.900 Tenaga AI, Profesi Ini Bakal Makin Diburu
Resmi! Telkomsel, Indosat dan XLSMART Kuasai Frekuensi Baru, Internet 5G Indonesia Bakal Makin Kencang?
Punya Dolar AS? Cek Harga Jual Beli di BCA, BRI, Mandiri dan BNI Hari Ini
Tolak Pelatihan AI? Data Samsung Health Bisa Dihapus, Privasi Pengguna Jadi Sorotan
BI Rate Tinggi, Apakah Bunga KPR dan Cicilan Bank Bakal Naik?
Punya Uang Rp100 Juta? Cek Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri dan BCA Juli 2026
IHSG di Tengah Tekanan Suku Bunga Tinggi, Saham Ini Masih Layak Dicermati
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Bunga Deposito Berpotensi Naik, Bank Mulai Berebut Dana Nasabah: Simpan Uang di Mana Paling Untung?

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:02 WIB

Raksasa Teknologi Siapkan 8.900 Tenaga AI, Profesi Ini Bakal Makin Diburu

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:00 WIB

Resmi! Telkomsel, Indosat dan XLSMART Kuasai Frekuensi Baru, Internet 5G Indonesia Bakal Makin Kencang?

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:23 WIB

Punya Dolar AS? Cek Harga Jual Beli di BCA, BRI, Mandiri dan BNI Hari Ini

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:05 WIB

Tolak Pelatihan AI? Data Samsung Health Bisa Dihapus, Privasi Pengguna Jadi Sorotan

Berita Terbaru