Danantara Sederhanakan 15 Asuransi BUMN Jadi 3, Fokus Perkuat Modal dan Daya Saing Industri

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Langkah besar tengah disiapkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara. Lembaga pengelola investasi milik negara itu akan merombak struktur perusahaan asuransi pelat merah secara menyeluruh. Dari total 15 perusahaan asuransi BUMN yang saat ini beroperasi, jumlahnya akan dipangkas menjadi hanya tiga entitas utama.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari agenda restrukturisasi BUMN yang lebih luas. Fokusnya adalah meningkatkan efisiensi, memperkuat struktur permodalan, serta membangun daya saing industri keuangan nasional agar lebih solid menghadapi tantangan global. Konsolidasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk merapikan portofolio bisnis negara di sektor perasuransian.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa tiga entitas hasil konsolidasi akan dikelompokkan berdasarkan lini usaha utama, yakni asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi kredit. Dengan model ini, masing-masing entitas diharapkan memiliki fokus bisnis yang lebih tajam dan strategi pertumbuhan yang terarah.

Baca Juga :  BTN Kuasai 72% Pasar KPR Subsidi, Bank Lain Tertinggal Jauh

Menurut Dony, penyederhanaan struktur perusahaan akan mengurangi tumpang tindih bisnis serta memperkuat kapasitas modal. Skema ini juga diharapkan mampu mendorong efisiensi operasional, memperbaiki tata kelola perusahaan, dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap industri asuransi milik negara.

Rencana tersebut mendapat perhatian dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Direktur Eksekutif AAJI, Emira Oepangat, menilai konsolidasi berpotensi menciptakan lanskap persaingan yang lebih dinamis. Ia menegaskan bahwa setiap perusahaan asuransi, baik milik negara, swasta nasional, maupun joint venture, tetap memiliki karakteristik serta keunggulan masing-masing.

Emira menambahkan, kompetisi industri ke depan tidak hanya ditentukan oleh skala perusahaan, tetapi juga kualitas layanan, kekuatan tata kelola, disiplin manajemen risiko, serta kemampuan membangun kepercayaan jangka panjang dengan nasabah. Dengan struktur yang lebih ramping dan modal yang lebih kuat, persaingan dinilai akan semakin sehat.

Baca Juga :  Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.347 Triliun per Februari 2026, Ini Penyebab dan Dampaknya ke Ekonomi

Langkah Danantara ini juga selaras dengan kebijakan regulator. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui POJK Nomor 23 Tahun 2023 telah menetapkan ketentuan ekuitas minimum bagi perusahaan asuransi. Tahap pertama berlaku paling lambat 31 Desember 2026, sementara tahap kedua yang berbasis pengelompokan perusahaan perasuransian harus dipenuhi paling lambat 31 Desember 2028.

Dengan adanya aturan tersebut, perusahaan asuransi dituntut memperkuat permodalan, baik melalui penambahan modal organik maupun opsi konsolidasi. Pemerintah berharap restrukturisasi ini tidak hanya memperkokoh fondasi industri, tetapi juga memperluas akses perlindungan asuransi bagi masyarakat. Jika berjalan sesuai rencana, konsolidasi asuransi BUMN ini dapat menjadi momentum pembentukan industri yang lebih kompetitif, transparan, dan berkelanjutan. (fyo/*)

Berita Terkait

Starlink vs Fiber Optik, Mana yang Lebih Cepat dan Hemat pada 2026?
Bitcoin, Ethereum, Solana Malam Ini: Harga Terbaru dan Prediksi Pekan Depan
Harga Emas Antam Hari Ini 25 Juli 2026 Naik, Prediksi Pekan Depan Masih Berpeluang Menguat
IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak di 6.000–6.222, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Suku Bunga Deposito Bank Terbaru 25 Juli 2026, Bank Digital Tawarkan Hingga 8 Persen
Harga BBM Hari Ini 25 Juli 2026 di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, Cek Daftar Lengkap Jelang Penyesuaian 1 Agustus
Harga Pertamax Hari Ini 25 Juli 2026, Cek Daftar Lengkap Tarif di Seluruh Indonesia
harga emas perhiasan hari ini 25 Juli 2026
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:00 WIB

Starlink vs Fiber Optik, Mana yang Lebih Cepat dan Hemat pada 2026?

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bitcoin, Ethereum, Solana Malam Ini: Harga Terbaru dan Prediksi Pekan Depan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:32 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Juli 2026 Naik, Prediksi Pekan Depan Masih Berpeluang Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:30 WIB

IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak di 6.000–6.222, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:00 WIB

Suku Bunga Deposito Bank Terbaru 25 Juli 2026, Bank Digital Tawarkan Hingga 8 Persen

Berita Terbaru

Teknologi

Apple Siapkan Mode Pengunci Khusus iPhone yang Tunggak Cicilan

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:00 WIB