Tolak Pelatihan AI? Data Samsung Health Bisa Dihapus, Privasi Pengguna Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS – Pengguna Samsung Health kini menghadapi persoalan baru terkait privasi data kesehatan dan kecerdasan buatan. Aplikasi tersebut dilaporkan meminta persetujuan penggunaan informasi kesehatan untuk pelatihan dan pemodelan AI.

Pemberitahuan bertajuk “Consent to the Use of Health Data for AI Training and Modelling” mulai muncul kepada sejumlah pengguna. Persetujuan tersebut membuka penggunaan data tertentu dalam pengembangan teknologi AI Samsung.

Data yang tercantum dalam pemberitahuan bukan sekadar jumlah langkah atau aktivitas olahraga. Informasi kesehatan, catatan medis, obat-obatan, dan pelacakan siklus menstruasi juga disebut terkait dalam proses tersebut.

Menariknya, laporan Android Authority menyebut pengembangan model AI dapat melibatkan peninjauan manusia terhadap data tertentu. Kondisi ini langsung memicu perhatian terhadap keamanan siber dan perlindungan informasi kesehatan pribadi.

Persoalan semakin serius ketika pengguna memilih menolak atau menarik persetujuan. Samsung Health dilaporkan memperingatkan bahwa sinkronisasi data kesehatan melalui akun Samsung tidak lagi tersedia. Data tersinkronisasi juga dapat dihapus, kecuali wajib disimpan berdasarkan hukum.

Baca Juga :  Cari Laptop Kuliah Teknik? Ini 5 Pilihan Axioo Pongo 2026

Data kesehatan memiliki nilai sensitif karena dapat menggambarkan aktivitas, kondisi tubuh, obat-obatan, dan kebiasaan seseorang. Karena itu, penggunaan data untuk teknologi AI membutuhkan transparansi serta kendali yang jelas bagi pemilik informasi.

Samsung sendiri menyatakan persetujuan akan diperoleh ketika hukum mewajibkannya dalam pengumpulan dan penggunaan data kesehatan konsumen. Perusahaan juga menempatkan perlindungan informasi pribadi sebagai bagian dari kebijakan privasi dan keamanan layanan.

Pengguna Samsung Health sebaiknya membaca pemberitahuan persetujuan sebelum menekan tombol setuju. Perkembangan AI memang menawarkan analisis kesehatan semakin personal. Namun, pertanyaan tentang siapa yang menggunakan data dan bagaimana informasi dilindungi kini semakin penting.

FAQ

Apa data Samsung Health bisa digunakan untuk pelatihan AI?
Laporan terbaru menyebut Samsung meminta persetujuan penggunaan data kesehatan untuk pelatihan dan pemodelan AI.

Baca Juga :  Pre-Order Galaxy S26 Series Pecahkan Rekor, Varian Ultra Paling Diburu

Data kesehatan apa yang menjadi sorotan?
Informasi yang disebut mencakup aktivitas, data kesehatan, catatan medis, obat-obatan, dan pelacakan siklus menstruasi.

Apa yang terjadi jika pengguna menolak pelatihan AI?
Pengguna dilaporkan tidak dapat menyinkronkan data kesehatan melalui akun Samsung. Data tertentu yang tersinkronisasi juga dapat dihapus.

Apakah data Samsung Health aman dari serangan siber?
Samsung menyatakan Samsung Health menggunakan perlindungan data dan enkripsi. Namun, pengguna tetap perlu menjaga keamanan akun serta mengaktifkan perlindungan akun yang tersedia.

Bagaimana cara menjaga privasi data kesehatan?
Periksa izin aplikasi, baca persetujuan penggunaan data, gunakan autentikasi akun, dan hindari memberikan akses kepada aplikasi yang tidak dipercaya. (Tim)

Berita Terkait

Harga Kripto Hari Ini 30 Agustus 2026: Bitcoin Turun, Uniswap Melonjak 3,72%
Harga BBM Jambi, Sumbar dan Riau Hari Ini 30 Agustus 2026: Pertamax Turun, Cek Pertalite hingga Dexlite
Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini Sabtu 29 Agustus 2026: Antam, UBS dan Galeri 24
Harga BBM Pertamina Jambi, Sumbar, dan Riau Hari Ini 29 Agustus 2026: Pertamax hingga Pertamina Dex
Kurs SGD ke Rupiah Hari Ini 28 Agustus 2026: Dolar Singapura Rp13.932,5, Turun 0,21%
Best Payroll Software for Small Business: Pricing Compared
Kurs Ringgit ke Rupiah Hari Ini 28 Agustus 2026 Naik 2,62%, MYR/IDR Tembus Rp4.400
Bill Gates Peringatkan Gelombang PHK Akibat AI: 7 Pekerjaan yang Terancam dan Skill yang Wajib Dikuasai
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Harga Kripto Hari Ini 30 Agustus 2026: Bitcoin Turun, Uniswap Melonjak 3,72%

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Harga BBM Jambi, Sumbar dan Riau Hari Ini 30 Agustus 2026: Pertamax Turun, Cek Pertalite hingga Dexlite

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Harga Buyback Emas Pegadaian Hari Ini Sabtu 29 Agustus 2026: Antam, UBS dan Galeri 24

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Harga BBM Pertamina Jambi, Sumbar, dan Riau Hari Ini 29 Agustus 2026: Pertamax hingga Pertamina Dex

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Kurs SGD ke Rupiah Hari Ini 28 Agustus 2026: Dolar Singapura Rp13.932,5, Turun 0,21%

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kuota Internet Tak Boleh Hangus Lagi, Ini Aturan Baru Komdigi

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:00 WIB