Longsor Lumpuhkan Jalur Padang-Painan, Akses Kembali Dibuka Setelah 3 Jam Pembersihan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Padang – Kabar baik bagi pengguna jalan yang melintas di jalur strategis Padang-Painan. Setelah sempat lumpuh total akibat longsor yang terjadi di kawasan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, akses penghubung antara Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan akhirnya kembali normal pada Minggu (14/6/2026) malam.

Material longsor berupa tanah, lumpur, serta pepohonan yang menutup badan jalan berhasil dibersihkan oleh tim gabungan sekitar pukul 20.30 WIB. Sebelumnya, jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan selama kurang lebih tiga jam sehingga menyebabkan antrean panjang dari kedua arah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan proses pembersihan berlangsung intensif dengan melibatkan berbagai unsur mulai dari BPBD, TNI, Polri, PLN hingga operator alat berat dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat.

Menurutnya, kondisi jalan kini sudah dapat dilalui kendaraan, namun masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena potensi longsor susulan masih bisa terjadi apabila hujan kembali mengguyur kawasan perbukitan di sepanjang jalur tersebut.

Peristiwa longsor yang terjadi pada sore hari itu sempat membuat arus lalu lintas di ruas penghubung utama menuju kawasan wisata dan pusat ekonomi di Padang dan Painan terhenti total. Petugas kepolisian terpaksa menutup akses jalan demi keselamatan pengguna jalan dan mempercepat proses evakuasi material.

Baca Juga :  Bupati Hendra Joni Sambut 77 Traktor Bantuan Kementan untuk Petani Pessel

Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja tidak menerapkan sistem buka-tutup karena dapat mengganggu kerja alat berat dan berisiko membahayakan pengendara yang melintas di sekitar lokasi bencana.

Akibat penutupan tersebut, antrean kendaraan mengular cukup panjang baik dari arah Kota Padang menuju Pesisir Selatan maupun sebaliknya. Sejumlah pengendara bahkan harus menunggu hingga proses pembersihan selesai dilakukan.

Beruntung, kerja cepat petugas gabungan berhasil mempercepat pemulihan akses jalan. Setelah material longsor berhasil disingkirkan, arus lalu lintas kembali dibuka secara penuh dan kendaraan mulai bergerak normal meski masih dalam pengawasan petugas di lapangan.

BPBD bersama aparat terkait mengingatkan masyarakat agar terus memantau kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan, terutama saat melintasi daerah rawan longsor di wilayah Sumatera Barat yang saat ini masih memasuki periode cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Mendagri Ajak Pemda dan Pemuda Bergerak Bantu Daerah Terdampak Bencana

Fakta Penting Longsor Padang-Painan

  • Lokasi longsor: Bungus Teluk Kabung, Padang.
  • Terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026.
  • Jalan Padang-Painan lumpuh sekitar 3 jam.
  • Material longsor berupa tanah, lumpur, dan pepohonan.
  • Pembersihan selesai pukul 20.30 WIB.
  • Jalan kembali dibuka untuk seluruh kendaraan.
  • Pengendara diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

FAQ

Apakah jalan Padang-Painan sudah bisa dilalui?

Ya, akses jalan telah kembali dibuka setelah proses pembersihan material longsor selesai pada Minggu malam.

Berapa lama jalur tersebut lumpuh?

Sekitar tiga jam sejak kejadian longsor hingga proses pembersihan selesai.

Apa penyebab penutupan jalan?

Material longsor menutupi badan jalan sehingga membahayakan pengguna jalan dan menghambat lalu lintas.

Apakah masih ada potensi bahaya?

Ya, pengendara tetap diminta berhati-hati karena potensi longsor susulan masih mungkin terjadi saat hujan deras.

Siapa saja yang terlibat dalam penanganan?

BPBD, TNI, Polri, PLN, serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat.

Berita Terkait

Perubahan APBD Sumbar 2026 Berbasis Data, Gubernur Mahyeldi Fokus Percepatan Pemulihan Pascabencana
Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Modal Hampir 2 Kali Lipat
GOR H. Agus Salim Direkonstruksi, Mahyeldi Pastikan Proyek Rp400 Miliar Berjalan Sesuai Rencana
Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG
Sumbar Dapat Proyek Strategis! Jalur Kereta Api 248,5 Km Bakal Aktif Kembali, Ekonomi Daerah Berpotensi Melesat
HUT Pesisir Selatan ke-78, Wawako Azhar Dorong Kerja Sama Pembangunan
Hasil Liga Indonesia: Persib Bungkam Semen Padang, Jaga Peluang Juara
Ramainya Pasar Ateh Bukittinggi Saat Lebaran, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Kebersihan & Hospitality
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:00 WIB

Perubahan APBD Sumbar 2026 Berbasis Data, Gubernur Mahyeldi Fokus Percepatan Pemulihan Pascabencana

Sabtu, 5 September 2026 - 09:00 WIB

Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Modal Hampir 2 Kali Lipat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:38 WIB

GOR H. Agus Salim Direkonstruksi, Mahyeldi Pastikan Proyek Rp400 Miliar Berjalan Sesuai Rencana

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG

Senin, 15 Juni 2026 - 10:39 WIB

Longsor Lumpuhkan Jalur Padang-Painan, Akses Kembali Dibuka Setelah 3 Jam Pembersihan

Berita Terbaru