Logistik Terhambat, Gubernur Bobi : Bantuan ke Tapteng Hanya Bisa Dijatuhkan dari Udara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobi Nasution, menyampaikan bahwa tantangan utama penanganan bencana saat ini masih berkisar pada akses transportasi yang terputus, listrik padam, serta jaringan komunikasi yang tidak berfungsi.

Kondisi ini membuat informasi tentang kebutuhan warga di sejumlah wilayah terisolir sulit dijangkau, bahkan oleh tim TNI maupun aparat kecamatan yang sudah berada di lapangan.

Bobi menjelaskan bahwa pemerintah hari ini memfokuskan upaya pada penyisiran 10 titik yang dinilai paling terisolir.

Baca Juga :  Koordinasi Ketat, Aksi Cepat: Cara Sungai Penuh Hadapi Cuaca Tak Menentu

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan logistik tetap dapat dikirim meski situasi di lapangan masih sangat terbatas.

Hingga kini, jalur darat belum dapat dilalui karena kerusakan infrastruktur yang cukup parah.

Di sisi lain, opsi pendaratan helikopter juga tidak memungkinkan akibat medan yang tidak aman. Pemerintah pun memilih cara paling memungkinkan—menjatuhkan bantuan melalui udara.

Baca Juga :  Profil Low Tuck Kwong, Miliarder Tambang Pembeli Lukisan "Kuda Api" SBY Rp. 6,5 Milyar

Sejumlah wilayah seperti Tukka dan Lumut sudah mulai menerima pasokan bantuan. Namun, masih banyak daerah lain di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang menunggu distribusi logistik.

Di tengah kondisi yang serba terbatas, Bobi menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bergerak dan memastikan seluruh warga mendapatkan bantuan.

“Bantuan harus sampai. Tidak boleh ada satu pun warga yang tertinggal,” ujarnya.(***)

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998
Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi
Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut
Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026
Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Unggahan Emosional Jadi Sorotan
Kepala BGN Buka Suara Soal Anggaran Rp113 Miliar untuk EO, Ini Penjelasannya
Kejagung Tetap Gunakan BPKP untuk Audit Kerugian Negara Meski MK Tetapkan BPK
Tegas! Prabowo Minta Praktik Tambang Ilegal Dihentikan Total
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:02 WIB

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998

Selasa, 14 April 2026 - 06:05 WIB

Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi

Selasa, 14 April 2026 - 01:02 WIB

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut

Senin, 13 April 2026 - 07:15 WIB

Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026

Senin, 13 April 2026 - 04:00 WIB

Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Unggahan Emosional Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Asuransi Kendaraan

Cara Klaim Asuransi Mobil Hilang Agar Cepat Cair, Ini Syaratnya

Kamis, 16 Apr 2026 - 23:00 WIB

Ekonomi

Cara Investasi Emas Digital Mulai Rp100 dengan Aman

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:00 WIB