KPK Lantik Tiga Deputi Baru, Perkuat Penindakan, Pencegahan, dan Korsup

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penyegaran di jajaran pimpinan internal dengan melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Madya untuk mengisi posisi strategis. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Rabu (18/2), sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dalam menghadapi tantangan pemberantasan korupsi yang semakin kompleks.

Tiga pejabat yang dilantik masing-masing Asep Guntur Rahayu sebagai Deputi Bidang Penindakan KPK, Aminudin sebagai Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, serta Ely Kusumastuti sebagai Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK. Ketiganya dipercaya mengemban mandat penting dalam memastikan fungsi utama KPK berjalan efektif, terintegrasi, dan berdampak nyata.

Dalam sambutannya, Setyo Budiyanto menegaskan bahwa jabatan deputi merupakan tulang punggung arah kebijakan lembaga antirasuah. Posisi tersebut tidak hanya menuntut kinerja optimal, tetapi juga cara berpikir visioner, kepemimpinan kuat, dan orientasi hasil yang terukur demi meningkatkan kualitas kerja institusi.

Baca Juga :  KPK OTT Gubernur Riau dan 9 Orang Lainnya 

“Setiap deputi diharapkan dapat bekerja semaksimal mungkin, tidak cukup hanya optimal. Kemudian juga harus memiliki cara berpikir yang visioner. Kami semua menuntut sebuah hasil dari sebuah proses yang dilakukan para deputi,” tegas Setyo. Pernyataan itu menekankan pentingnya akuntabilitas dan efektivitas dalam setiap kebijakan dan tindakan.

Pelantikan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat orkestrasi antarbidang di lingkungan KPK. Sinergi antara penindakan, pencegahan, serta koordinasi dan supervisi diharapkan mampu mempercepat capaian target kinerja sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pemberantas korupsi tersebut.

Baca Juga :  Pengadaan Lahan Whoosh Dibongkar KPK, Ada Indikasi Mark Up dan Manipulasi Aset

Selain itu, penyegaran di level pimpinan madya menjadi momentum untuk mendorong inovasi dan adaptasi terhadap dinamika kejahatan korupsi. Tantangan yang terus berkembang menuntut pendekatan yang lebih modern, responsif, dan berbasis data agar KPK tetap relevan dan efektif.

KPK berharap kehadiran para deputi baru dapat memperkuat implementasi strategi nasional pemberantasan korupsi. Peran mereka krusial dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, upaya pencegahan semakin sistematis, serta fungsi supervisi berjalan optimal di berbagai sektor.

Dengan pelantikan ini, KPK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja dan kredibilitas lembaga. Penyegaran struktur organisasi diharapkan mampu menjawab harapan masyarakat terhadap pemberantasan korupsi yang tegas, transparan, dan berkeadilan.

Berita Terkait

Kabar Baik untuk Pemda! Dana DBH dan DAU Mulai Cair Sejak Januari 2026
Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum
CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya
Update Tarif SIM A dan SIM C 2026, Ini Biaya Resmi serta Syarat Lengkapnya
Purbaya Mengaku Belum Tahu Detail Anggaran Sapi Kurban Presiden Rp 100 Miliar
Rupiah Melemah ke Rp17.830, Pemerintah Pastikan APBN Masih Terkendali
BGN Ancam Cabut Insentif Dapur MBG yang Tak Layani Kelompok 3B
Blackout Sumatera Mulai Terungkap, Polri dan PLN Beberkan Dugaan Penyebab Utama
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:01 WIB

Kabar Baik untuk Pemda! Dana DBH dan DAU Mulai Cair Sejak Januari 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:39 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Digelar Setiap Minggu Mulai 7 Juni 2026, Simak Jadwal dan Aturannya

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:06 WIB

Update Tarif SIM A dan SIM C 2026, Ini Biaya Resmi serta Syarat Lengkapnya

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00 WIB

Purbaya Mengaku Belum Tahu Detail Anggaran Sapi Kurban Presiden Rp 100 Miliar

Berita Terbaru

Bisnis

Harga Emas Berpotensi Naik? China Borong 86 Ton Emas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:00 WIB

Bisnis

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB