Blackout Sumatera Mulai Terungkap, Polri dan PLN Beberkan Dugaan Penyebab Utama

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Misteri pemadaman listrik massal atau blackout yang sempat melumpuhkan sejumlah wilayah di Sumatera akhirnya mulai menemukan titik terang. Hasil investigasi awal yang dilakukan Polri bersama PT PLN (Persero) mengarah pada gangguan jaringan transmisi tegangan ekstra tinggi di wilayah Jambi sebagai pemicu utama insiden tersebut.

Gangguan listrik berskala besar itu sebelumnya membuat aktivitas masyarakat di berbagai daerah terganggu. Sejumlah fasilitas umum, layanan digital, jaringan komunikasi hingga aktivitas ekonomi sempat lumpuh akibat aliran listrik padam selama beberapa jam.

Tim investigasi gabungan dari Bareskrim Polri dan PLN diketahui telah melakukan pengecekan langsung di lokasi dugaan awal gangguan di kawasan Muaro Jambi. Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan indikasi adanya gangguan pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV yang menjadi tulang punggung sistem interkoneksi listrik Sumatera.

PLN menjelaskan gangguan diduga dipicu kombinasi cuaca ekstrem, sambaran petir, hingga vegetasi atau pohon yang berada terlalu dekat dengan jaringan transmisi. Kondisi tersebut menyebabkan sistem kelistrikan Sumatera mengalami ketidakseimbangan frekuensi hingga akhirnya memicu blackout secara berantai.

Baca Juga :  Sumatera Gelap Gulita, PLN Jelaskan Efek Domino Penyebab Blackout Besar

Wilayah terdampak blackout meliputi Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara hingga Aceh. Banyak warga mengeluhkan aktivitas usaha terganggu, jaringan internet terputus, hingga mesin ATM dan layanan pembayaran digital tidak dapat digunakan sementara waktu.

Meski begitu, pihak kepolisian memastikan sejauh ini belum ditemukan indikasi sabotase ataupun unsur pidana dalam kejadian blackout tersebut. Hasil investigasi sementara justru lebih mengarah pada faktor teknis dan gangguan alam yang menyebabkan sistem transmisi terganggu secara mendadak.

PLN mengaku langsung melakukan manuver pemulihan sistem setelah gangguan terjadi. Proses normalisasi dilakukan bertahap dengan memprioritaskan gardu induk utama dan pusat beban penting agar pasokan listrik bisa segera kembali normal di berbagai daerah terdampak.

Peristiwa blackout Sumatera ini langsung menjadi perhatian publik karena dinilai berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi regional. Banyak masyarakat kini menunggu hasil investigasi final dari Polri dan PLN sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan nasional agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga :  Ini Urutan Game Online Paling Diminati 2025, Mobile Legends Masih Perkasa

FAQ Blackout Sumatera

Apa penyebab blackout Sumatera?

Hasil investigasi awal menyebut gangguan berasal dari jaringan transmisi SUTET 275 kV di wilayah Jambi akibat cuaca ekstrem, petir, dan vegetasi dekat kabel transmisi.

Wilayah mana saja yang terdampak?

Beberapa wilayah terdampak antara lain Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh.

Apakah blackout disebabkan sabotase?

Sementara ini Polri memastikan belum ada indikasi sabotase atau unsur pidana.

Apa langkah yang dilakukan PLN?

PLN melakukan pemulihan bertahap pada gardu induk dan jalur transmisi utama untuk menormalkan pasokan listrik.

Apakah listrik di Sumatera sudah normal?

Sebagian besar wilayah dilaporkan sudah kembali normal, meski investigasi teknis masih terus berlangsung.

Berita Terkait

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?
Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf
RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
BMKG Ungkap Kondisi Kekeringan Agustus 2026, Bagaimana Jambi, Sumbar dan Riau?
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Trailer Avengers: Endgame Encore Rilis, Apa Bedanya dengan Versi 2019?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Keputusan DPR dan Dampaknya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Aktivis Botok Pati, Sampaikan Permintaan Maaf

Selasa, 25 Agustus 2026 - 05:00 WIB

RAPBN 2027: MBG Rp240 Triliun, Kopdes Rp3 Miliar, Dana Desa Naik Jadi Rp77 Triliun

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Teknologi

Samsung P9 dan P7 Hadir dengan USB4, Kapasitas hingga 8TB

Jumat, 28 Agu 2026 - 22:00 WIB

Otomotif

Honda Ryden 160 Bikin Penasaran, Calon Rival Yamaha Aerox 155

Jumat, 28 Agu 2026 - 18:00 WIB