WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Naik Jadi 13 Orang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KESEHATAN-World Health Organization melaporkan jumlah kasus Hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar mewah MV Hondius meningkat menjadi 13 orang.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Rabu (27/5/2026).

Dalam pernyataannya melalui platform X, Tedros mengatakan Spanyol melaporkan satu kasus baru dari penumpang yang tengah menjalani karantina.

“Spanyol melaporkan satu kasus baru di antara para penumpang yang sedang menjalani karantina, sehingga total jumlah kasus menjadi 13,” ujar Tedros.


Tiga Orang Dilaporkan Meninggal

Dari total 13 kasus tersebut, WHO mencatat tiga orang meninggal dunia akibat infeksi Hantavirus.

Meski demikian, Tedros menegaskan tidak ada tambahan korban jiwa baru sejak 2 Mei 2026.

“Situasi tetap stabil. Penumpang yang jatuh sakit sedang menerima perawatan yang dibutuhkan, sementara yang lainnya masih menjalani karantina,” katanya.

WHO juga memastikan pemantauan kesehatan terhadap seluruh penumpang dan awak kapal masih terus dilakukan.


Seluruh Penumpang Sudah Diturunkan

Dalam dua pekan terakhir, seluruh penumpang, awak kapal, hingga tenaga medis telah dievakuasi dari kapal pesiar mewah MV Hondius yang menjadi pusat penyebaran wabah.

Baca Juga :  Harga Perawatan Jerawat di Klinik Terpercaya 2026, Mulai Rp150 Ribu hingga Jutaan

Langkah karantina dilakukan guna mencegah penyebaran virus lebih luas, terutama kepada negara-negara tujuan perjalanan internasional para penumpang.


Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus merupakan virus yang dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus dan dapat menular ke manusia.

Virus ini dapat menyebabkan penyakit serius, terutama pada sistem pernapasan dan ginjal. Tingkat keparahan penyakit bergantung pada jenis strain virus yang menginfeksi.

Gejala umum Hantavirus meliputi:

  • Demam tinggi
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Gangguan pernapasan
  • Mual dan muntah

Dalam kasus berat, infeksi dapat berkembang menjadi gagal napas hingga kematian.


WHO Sebut Kasus Hantavirus Global Bisa Capai 100 Ribu per Tahun

Menurut estimasi WHO, jumlah kasus Hantavirus pada manusia di seluruh dunia mencapai:

 

Kasus paling banyak umumnya ditemukan di wilayah dengan populasi hewan pengerat tinggi dan sanitasi yang buruk.

Baca Juga :  Rekomendasi Alat Cek Gula Darah Terbaik 2026, Akurat dan Mudah Digunakan di Rumah

Penyelidikan Masih Berlangsung

Otoritas kesehatan internasional masih menyelidiki sumber utama penyebaran wabah di kapal pesiar MV Hondius.

Pemeriksaan terhadap area kapal, logistik makanan, hingga kemungkinan kontaminasi dari hewan pengerat masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti penularan.

WHO juga meminta negara-negara terkait tetap meningkatkan pengawasan kesehatan terhadap penumpang yang pernah berada di kapal tersebut.


FAQ

Apa itu Hantavirus?

Hantavirus adalah virus yang dibawa hewan pengerat dan dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia.

Berapa jumlah kasus terbaru?

WHO melaporkan total 13 kasus terkait kapal pesiar MV Hondius.

Berapa korban meninggal?

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Apakah wabah masih menyebar?

WHO menyebut situasi saat ini stabil dan seluruh penumpang masih dipantau dalam karantina.

Apakah Hantavirus menular antar manusia?

Sebagian besar jenis Hantavirus tidak mudah menular antar manusia, namun penularan tetap dipantau ketat oleh otoritas kesehatan dunia.

Berita Terkait

Rekomendasi Vitamin Saraf yang Bagus untuk Kesemutan dan Kebas
Kenapa Mi Instan di Jepang dan Korea Dianggap Normal, Tapi di Indonesia Disebut Tidak Sehat?
Kolesterol Tinggi? Coba Konsumsi 6 Jus Buah Segar Ini Secara Rutin
Mulai Juli 2026, Turis yang Tinggalkan Jepang Kena Pajak Rp340 Ribu
Aturan Baru BPJS Kesehatan Mulai Juni 2026, Pasien Kontrol Tak Bisa Datang Lebih Awal
Minum Air Dingin atau Air Hangat? Ini Manfaat dan Waktu Terbaik Mengonsumsinya
Obat Diabetes yang Paling Banyak Diresepkan Dokter, Apa Efek Sampingnya?
Kejayaan Nvidia Guncang, Rp23.000 Triliun Nilai Pasar Chip AI Lenyap
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:00 WIB

Rekomendasi Vitamin Saraf yang Bagus untuk Kesemutan dan Kebas

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:00 WIB

Kenapa Mi Instan di Jepang dan Korea Dianggap Normal, Tapi di Indonesia Disebut Tidak Sehat?

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:02 WIB

Kolesterol Tinggi? Coba Konsumsi 6 Jus Buah Segar Ini Secara Rutin

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:00 WIB

Mulai Juli 2026, Turis yang Tinggalkan Jepang Kena Pajak Rp340 Ribu

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

Aturan Baru BPJS Kesehatan Mulai Juni 2026, Pasien Kontrol Tak Bisa Datang Lebih Awal

Berita Terbaru

Hiburan

Pecinta Horor Wajib Nonton! 6 Film Korea Paling Menegangkan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB