Kerinci Masih Dilanda Banjir, Sungai Penuh Nikmati Dampak Positif Normalisasi Sungai

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

SUNGAIPENUH – Sungai Batang Merao kembali meluap setelah hujan deras mengguyur kawasan hulu dalam dua hari terakhir. Luapan air yang melintasi Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh ini kembali menimbulkan banjir di sejumlah titik di Kerinci, sementara Kota Sungai Penuh mulai menunjukkan perbaikan signifikan dari ancaman banjir tahunan.
Di Kabupaten Kerinci, banjir masih merendam wilayah langganan, terutama di Kecamatan Depati Tujuh, Siulak, dan Lubuk Suli. Ketinggian air di beberapa titik meningkat sejak Kamis malam, memaksa sebagian warga mengevakuasi barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Kondisi ini kembali menegaskan bahwa kawasan hulu sungai menjadi wilayah yang paling rentan setiap terjadi intensitas hujan tinggi.
Situasi berbanding terbalik tampak di Kota Sungai Penuh. Meski sama-sama berada di lintasan Sungai Batang Merao, wilayah kota mulai aman dari banjir yang sebelumnya selalu menjadi ancaman tahunan. Sejak awal 2025, sejumlah program normalisasi sungai yang dikerjakan melalui APBN dan APBD mulai menunjukkan hasil nyata bagi pengendalian arus sungai.
Tak hanya normalisasi sungai, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga melakukan pembersihan drainase secara masif, termasuk pengerukan sedimentasi dan pengangkatan sampah dari saluran air. Upaya tersebut disertai kampanye intensif kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke drainase maupun sungai, yang kini mulai terlihat dampaknya.
Sementara di Kerinci, kurangnya upaya normalisasi sungai disebut menjadi salah satu penyebab banjir berulang. Sejumlah warga menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah nyata untuk pengendalian banjir, terutama di kawasan hulu yang memiliki dampak besar terhadap wilayah di bawahnya. Tumpukan sampah di sejumlah aliran air juga memperburuk kondisi banjir yang kembali terjadi.
“Kami sangat prihatin karena masyarakat Kerinci masih harus menghadapi banjir. Harusnya dari awal dilakukan normalisasi dan penanganan serius,” ujar Hendri, warga Kerinci. Ia menyebut bahwa upaya jangka panjang sangat dibutuhkan agar banjir tidak terus menjadi masalah musiman tanpa solusi.
Hendri menambahkan bahwa kebutuhan masyarakat saat ini bukan sekadar kunjungan pejabat saat banjir berlangsung, tetapi langkah konkret yang memberikan perubahan nyata. “Yang dibutuhkan masyarakat adalah tindakan dan solusi. Bukan hanya turun meninjau, tapi menghadirkan upaya pengendalian banjir yang benar-benar dirasakan,” tegasnya.
Perbandingan antara kondisi Sungai Penuh dan Kerinci di tahun ini memperlihatkan bahwa intervensi pemerintah pada sisi pengendalian sungai dan manajemen drainase memiliki dampak besar. Meski demikian, risiko banjir tetap perlu diwaspadai mengingat intensitas hujan di kawasan pegunungan masih tinggi dan potensi luapan sungai bisa terjadi sewaktu-waktu.
Baca Juga :  Sering Dilalui Mobil Peti Kemas, Jalan H Bakri dan Hasmi Muchtar Dusun Baru Layak Jadi Prioritas Pemkot Sungai Penuh

Penulis : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Diekspor ke Tiongkok
Robusta Kerinci Masuk Panen Raya, Harga Green Bean Tembus Rp50 Ribu per Kilogram
Beasiswa Pemprov Jambi 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu Bisa Daftar Gratis
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Diskominfo Kerinci Buka Ruang Kebebasan Pers, Wartawan Diajak Liput Langsung Kegiatan Pemda
Inovasi Digital Diskominfo Kerinci Jadi Rujukan Daerah, SIMPERS Permudah Layanan Media
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:52 WIB

Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:00 WIB

Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg

Senin, 25 Mei 2026 - 00:35 WIB

20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Diekspor ke Tiongkok

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:02 WIB

Robusta Kerinci Masuk Panen Raya, Harga Green Bean Tembus Rp50 Ribu per Kilogram

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:01 WIB

Beasiswa Pemprov Jambi 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu Bisa Daftar Gratis

Berita Terbaru

Asuransi Kendaraan

Klaim Asuransi Mobil Kini Lebih Mudah, Ini Langkah yang Harus Dilakukan

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:00 WIB