Sering Dilalui Mobil Peti Kemas, Jalan H Bakri dan Hasmi Muchtar Dusun Baru Layak Jadi Prioritas Pemkot Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

Jalan H Bakri dan Jalan Hasmi Muchtar di Kelurahan Dusun Baru kembali menjadi sorotan warga karena kondisinya yang semakin memburuk. Dua ruas jalan ini setiap hari dilalui kendaraan berat, termasuk mobil peti kemas, sehingga kerusakannya kian meluas dan menghambat aktivitas masyarakat.

Warga menilai jalan tersebut layak menjadi prioritas Pemerintah Kota Sungai Penuh karena berfungsi sebagai jalur penghubung antara kota dan provinsi.

Dalam pertemuan reses anggota DPRD daerah pemilihan setempat, masyarakat Dusun Baru menyampaikan aspirasi agar pemerintah meneruskan pembangunan rigit beton di Jalan H Bakri. Mereka meminta pembangunan dilanjutkan dari titik yang sebelumnya sudah dikerjakan oleh PLTA Merangin Hidro. Menurut warga, masih ada sekitar 400 meter jalan yang perlu dirigit, mulai dari Masjid Baitul Amal hingga jembatan Masjid Raya.

Anggota DPRD Sungai Penuh, Adha, menyampaikan bahwa permintaan tersebut muncul hampir di setiap pertemuan dengan warga. Ia menjelaskan bahwa kondisi jalan yang terus rusak membuat masyarakat semakin khawatir, terutama karena intensitas kendaraan besar yang melintas cukup tinggi. “Warga Dusun Baru menyampaikan aspirasi supaya Jalan H Bakri ini dilakukan rigit beton meneruskan jalan yang sudah dibangun PLTA,” ujar Adha.

Baca Juga :  Wako Alfin dan Wawako Azhar Dampingi Gubernur Al Haris Safari Ramadhan di Masjid Nurul Iman Sungai Penuh

Menindaklanjuti itu, Adha mengatakan pihaknya melalui Fraksi PAN akan kembali mendorong pemerintah kota untuk melakukan pengecoran rigit beton. Ia menilai usulan warga sejalan dengan kebutuhan lapangan yang mendesak dan harus segera direspons agar kondisi jalan tidak semakin membahayakan pengguna.

Selain Jalan H Bakri, warga juga meminta perhatian pemerintah terhadap Jalan Sungai Bungkal dan Jalan Hasmi Muchtar di Kelurahan Dusun Baru. Kedua ruas ini mengalami kerusakan parah dan kerap dikeluhkan pengendara karena banyak titik berlubang dan bergelombang. Kondisi tersebut dianggap menghambat mobilitas masyarakat serta berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Baca Juga :  Media KayoNews Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Alfin Bakar, Teruslah Berkarya Untuk Kemajuan Kota Sungai Penuh

Menurut Adha, ketiga ruas jalan ini bukan hanya infrastruktur lokal, tetapi juga jalur utama lintasan antarwilayah yang menghubungkan Kota Sungai Penuh dengan daerah lain di Provinsi Jambi. Mobilitas barang dan orang sangat bergantung pada kelayakan jalan tersebut, sehingga perbaikannya dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah perlu segera melakukan penanganan agar kerusakan tidak semakin meluas akibat beban kendaraan besar yang melintas setiap hari. Dengan perbaikan menyeluruh, diharapkan arus transportasi di kawasan tersebut bisa kembali lancar dan aman bagi masyarakat. “Baik itu Jalan H Bakri, Sungai Bungkal, maupun Jalan Hasmi Muchtar, semuanya adalah jalur utama. Kita berharap pemerintah memperbaikinya,” ujarnya. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
20 Ton Kopi Fine Robusta Kerinci Diekspor ke Tiongkok
Walikota Sungai Penuh Alfin Segera Pilih Dewas PDAM Tirta Khayangan 2026–2030
Berita ini 256 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:47 WIB

Tender RSUD Kerinci Rp137,5 Miliar Rampung, Monadi Sebut Kado Bahagia untuk Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Senin, 1 Juni 2026 - 09:08 WIB

Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:52 WIB

Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal

Berita Terbaru