H. Zainal Arifin Resmi Jadi Sekda Pessel, Ini Rekam Jejak Lengkapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

PAINAN- H. Zainal Arifin, S.K.M., M.Kes resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan sejak 19 Desember 2025. Sosok birokrat berlatar belakang kesehatan masyarakat ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan daerah hingga tingkat provinsi, dengan pengalaman lintas sektor yang membentuk gaya kepemimpinan teknokratik dan sistematis dalam birokrasi.

Zainal Arifin lahir di Kuala Lahang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada 5 April 1970. Ia merupakan putra asli Inhil yang menempuh pendidikan dasar hingga menengah di daerah kelahirannya. Pendidikan dasarnya diselesaikan di SDN 001 Teluk Pinang pada 1983, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Teluk Pinang dan lulus pada 1986.

Ketertarikannya pada dunia kesehatan mulai terbentuk sejak muda. Ia menempuh pendidikan keperawatan di Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Tanjung Pinang dan lulus pada 1989. Pendidikan vokasi tersebut menjadi fondasi awal pengabdian Zainal Arifin di sektor pelayanan kesehatan, sekaligus membuka jalan bagi karier panjangnya di birokrasi pemerintahan.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Bagikan 2.733 SK PPPK Paruh Waktu, Ini Rincian Formasi Lengkapnya

Pengembangan kapasitas akademik terus dilanjutkan seiring perjalanan karier. Zainal Arifin menyelesaikan pendidikan Diploma III di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang pada 1996. Tiga tahun kemudian, ia meraih gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dengan peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan. Pada 2023, ia kembali menuntaskan pendidikan dan memperoleh gelar Magister Kesehatan Masyarakat (M.Kes) dari universitas yang sama.

Karier birokrasi Zainal Arifin dimulai dari jabatan struktural dasar sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada awal 2000-an. Pengalaman tersebut memperkuat pemahamannya terhadap tata kelola organisasi dan manajemen aparatur sipil negara. Ia kemudian dipercaya menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir pada 2010 dan kembali menduduki jabatan yang sama pada 2015.

Pengabdian Zainal Arifin berlanjut ke tingkat provinsi ketika ia diangkat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau pada 2013, jabatan yang kembali diembannya pada 2022. Selain itu, ia pernah menjabat Kepala UPT Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Riau pada 2021 serta Direktur Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau pada 2023. Di tingkat nasional, ia juga sempat bertugas sebagai pejabat fungsional di Kementerian Lingkungan Hidup, memperkaya perspektif kebijakan lintas sektor.

Baca Juga :  Permendagri 6/2026 Berlaku, PNS dan PPPK Wajib Update KTP

Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin memegang peran strategis sebagai motor penggerak birokrasi dan pembina lebih dari 12 ribu aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah. Ia juga dikenal sebagai sumando Baruang-Baruang Balantai, Tarusan, yang memperkuat ikatan sosial dan kulturalnya dengan masyarakat Pesisir Selatan.

Dengan latar belakang kesehatan masyarakat, pengalaman panjang di pemerintahan daerah dan provinsi, serta pemahaman lintas sektor, Zainal Arifin dikenal sebagai figur birokrat yang mengedepankan tata kelola berbasis sistem, disiplin organisasi, dan pelayanan publik. Penunjukannya sebagai Sekda Pesisir Selatan menandai babak baru pengabdian seorang aparatur yang meniti karier dari daerah, untuk kembali mengabdi bagi daerah. (***)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Perubahan APBD Sumbar 2026 Berbasis Data, Gubernur Mahyeldi Fokus Percepatan Pemulihan Pascabencana
Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Modal Hampir 2 Kali Lipat
GOR H. Agus Salim Direkonstruksi, Mahyeldi Pastikan Proyek Rp400 Miliar Berjalan Sesuai Rencana
Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG
Longsor Lumpuhkan Jalur Padang-Painan, Akses Kembali Dibuka Setelah 3 Jam Pembersihan
Sumbar Dapat Proyek Strategis! Jalur Kereta Api 248,5 Km Bakal Aktif Kembali, Ekonomi Daerah Berpotensi Melesat
HUT Pesisir Selatan ke-78, Wawako Azhar Dorong Kerja Sama Pembangunan
Hasil Liga Indonesia: Persib Bungkam Semen Padang, Jaga Peluang Juara
Berita ini 200 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:00 WIB

Perubahan APBD Sumbar 2026 Berbasis Data, Gubernur Mahyeldi Fokus Percepatan Pemulihan Pascabencana

Sabtu, 5 September 2026 - 09:00 WIB

Perubahan APBD Sumbar 2026 Capai Rp6,61 Triliun, Belanja Modal Hampir 2 Kali Lipat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:38 WIB

GOR H. Agus Salim Direkonstruksi, Mahyeldi Pastikan Proyek Rp400 Miliar Berjalan Sesuai Rencana

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Mengapa Padang Tetap Diguyur Hujan Lebat saat Kemarau? Ini Penjelasan BMKG

Senin, 15 Juni 2026 - 10:39 WIB

Longsor Lumpuhkan Jalur Padang-Painan, Akses Kembali Dibuka Setelah 3 Jam Pembersihan

Berita Terbaru