Gelondongan Kayu Hanyut di Banjir Sumatera, DPR Curiga Ada Pembalakan Liar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Banjir besar yang melanda sejumlah daerah di Sumatera kembali menyingkap persoalan klasik terkait kerusakan hutan. Setelah video gelondongan kayu hanyut terbawa derasnya aliran banjir viral di media sosial, publik dan legislatif bereaksi keras. Kayu-kayu berukuran besar itu terlihat terseret arus di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, hingga memenuhi bibir pantai Air Tawar, Padang, Sumatera Barat.

Hingga kini, sumber pasti gelondongan kayu tersebut belum teridentifikasi. Kementerian Kehutanan membuka kemungkinan bahwa kayu itu berasal dari pemegang hak atas tanah (PHAT) yang beraktivitas di area penggunaan lain (APL). Menurut Dirjen Gakkum Kemenhut Dwi Januanto Nugroho, kayu yang berasal dari APL seharusnya tetap tercatat melalui mekanisme SIPPUH, meski pihaknya belum menyimpulkan temuan ini sebagai penyebab utama.

Baca Juga :  Update Harga Emas Antam Hari Ini: Kenaikan Kecil, Buyback Menguat

Dari Senayan, reaksi datang dengan nada tegas. Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menilai temuan kayu dalam jumlah besar tersebut memiliki kemiripan kuat dengan pola pembalakan liar yang sudah lama menjadi persoalan di kawasan hutan Sumatera. Ia menilai lemahnya pengawasan di wilayah hulu semakin memperparah risiko banjir bandang. Johan juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas korban jiwa yang berjatuhan, seraya menegaskan bahwa bencana ini menunjukan kondisi hutan berada dalam situasi genting.

Johan mendesak Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengambil langkah korektif. Audit menyeluruh terhadap seluruh izin pemanfaatan lahan, penindakan mafia kayu, hingga rehabilitasi DAS menjadi rekomendasi utama yang ia dorong. Ia menilai reformasi regulasi kehutanan perlu dipercepat untuk memastikan perlindungan hutan berjalan lebih efektif.

Baca Juga :  Ancaman PHK Massal PPPK , Aturan Belanja Pegawai 30 Persen Picu Kekhawatiran

Sementara itu, Komisi IV DPR RI memastikan akan segera memanggil Kemenhut untuk memperoleh penjelasan resmi. Wakil Ketua Komisi IV, Alex Indra Lukman, mengatakan pihaknya telah menjadwalkan rapat pada Kamis, 4 Desember 2025. Dalam forum tersebut, Komisi IV akan meminta peta lengkap daerah aliran sungai yang terdampak, data tutupan lahan, kondisi kerusakan hutan, hingga program reboisasi dan anggaran rehabilitasi DAS.

Fenomena gelondongan kayu yang hanyut dianggap sebagai indikator nyata bahwa kerusakan hutan sudah tidak lagi bisa ditoleransi. Bagi para legislator, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana tidak boleh berhenti pada tataran wacana, tetapi menuntut tindakan nyata baik di hulu maupun hilir demi melindungi masyarakat dari ancaman serupa di masa depan. (***)

Berita Terkait

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK
Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu
20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional
108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas
Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini
5 Direktur Baru Bank BTN 2026, Ada Eks Pejabat WIKA dan yang Termuda 43 Tahun
KAI Group Buka Rekrutmen 2026 untuk Lulusan SMA-S1, Ini Cara Daftar
Abu Gunung Anak Krakatau Mulai Menyebar ke Pringsewu, Warga Diminta Pakai Masker
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Cara Cek Bansos Beras 30 Kg September 2026 lewat HP dan NIK

Kamis, 10 September 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah Siapkan Rekening Otomatis untuk Warga Usia 17 Tahun, Ada Saldo Rp50 Ribu

Kamis, 10 September 2026 - 04:00 WIB

20 Link Twibbon HAORNAS 2026, Ramaikan Hari Olahraga Nasional

Senin, 7 September 2026 - 17:00 WIB

108 Penerbangan dari dan ke Bali Terdampak Erupsi Anak Krakatau, 13.000 Penumpang Kena Imbas

Minggu, 6 September 2026 - 23:30 WIB

Daftar 8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Cek Penerbangan Hari Ini

Berita Terbaru