DKI Jakarta Dijaga Jenderal Bintang Tiga Polri dan TNI

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Jakarta kini menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang dipimpin oleh dua pejabat keamanan berpangkat bintang tiga dari institusi Polri dan TNI. Perubahan ini terjadi setelah Kapolda Metro Jaya resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal atau Komjen Polisi, sejajar dengan Pangdam Jaya yang lebih dulu berpangkat Letnan Jenderal.

Kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya diberikan kepada Komjen Pol Asep Edi Suheri. Sebelumnya, jabatan Kapolda Metro Jaya dipegang perwira berpangkat Inspektur Jenderal atau bintang dua. Dengan perubahan tersebut, posisi pimpinan kepolisian di wilayah ibu kota kini memiliki status lebih tinggi dibanding polda lain di Indonesia.

Polda Metro Jaya membenarkan adanya peningkatan status jabatan tersebut. Kenaikan pangkat itu disebut sebagai tindak lanjut dari Keputusan Presiden Republik Indonesia yang diterbitkan pada 13 Mei 2026. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi strategis Jakarta sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan keamanan nasional.

Sementara itu, dari unsur TNI AD, Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi lebih dulu menerima kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang tiga pada Maret 2026. Dengan demikian, struktur pengamanan di Jakarta kini berada di bawah kendali dua pejabat tinggi dari Polri dan TNI yang sama-sama berpangkat bintang tiga.

Baca Juga :  Roy Suryo dan dr Tifa Tidak Ditahan, Kejaksaan Ungkap Pertimbangannya

Perubahan status Kapolda Metro Jaya ini juga memunculkan perhatian publik terkait kemungkinan penyesuaian jabatan di bawahnya. Selama ini Wakapolda Metro Jaya dijabat perwira bintang satu, sedangkan posisi direktur umumnya diisi komisaris besar polisi. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai dampak restrukturisasi tersebut.

Kabar kenaikan pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri sebelumnya diumumkan melalui akun resmi media sosial Polda Metro Jaya. Dalam unggahan itu, institusi memberikan ucapan selamat atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Asep Edi Suheri.

Penguatan struktur keamanan di Jakarta dinilai penting mengingat wilayah ini menjadi pusat aktivitas nasional dengan tingkat mobilitas dan potensi gangguan keamanan yang tinggi. Kehadiran pimpinan Polri dan TNI berpangkat bintang tiga dianggap dapat memperkuat koordinasi pengamanan di kawasan strategis ibu kota dan sekitarnya.

Baca Juga :  BUMI Menguat, Analis Sebut Masih Ada Ruang Naik Meski Asing Terus Jualan

Keputusan menaikkan status Kapolda Metro Jaya juga dinilai menjadi bagian dari penyesuaian kebutuhan keamanan nasional di era modern. Selain menghadapi ancaman kriminalitas konvensional, aparat keamanan di Jakarta juga dituntut mampu menangani tantangan siber, gangguan ketertiban skala besar, hingga ancaman lintas negara.

FAQ

Apa pangkat terbaru Kapolda Metro Jaya?

Kapolda Metro Jaya kini berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau bintang tiga.

Siapa Kapolda Metro Jaya saat ini?

Jabatan tersebut dipegang oleh Komjen Pol Asep Edi Suheri.

Mengapa Jakarta menjadi sorotan?

Karena Jakarta kini menjadi satu-satunya wilayah dengan Kapolda dan Pangdam sama-sama berpangkat bintang tiga.

Apa pangkat Pangdam Jaya sekarang?

Pangdam Jaya saat ini berpangkat Letnan Jenderal (Letjen) TNI.

Apakah ada perubahan struktur di bawah Kapolda Metro?

Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait perubahan jabatan Wakapolda maupun direktur di Polda Metro Jaya.

Berita Terkait

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
BMKG Ungkap Kondisi Kekeringan Agustus 2026, Bagaimana Jambi, Sumbar dan Riau?
Teks Doa Upacara HUT ke-81 RI 17 Agustus 2026, Resmi Kemendikdasmen dan Kemenag
Gempa M7,7 NTT: 38 Orang Meninggal, Ribuan Warga Mengungsi
Gempa M7,7 Guncang NTT, Tsunami Terdeteksi hingga 0,94 Meter, Pemerintah Bergerak
Dana Transfer Daerah 2027 Naik Jadi Rp735 Triliun, Ini Dampaknya ke APBD dan Gaji ASN
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:01 WIB

WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:02 WIB

BMKG Ungkap Kondisi Kekeringan Agustus 2026, Bagaimana Jambi, Sumbar dan Riau?

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:33 WIB

Teks Doa Upacara HUT ke-81 RI 17 Agustus 2026, Resmi Kemendikdasmen dan Kemenag

Berita Terbaru