JAKARTA – Isu mengenai besaran gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang disebut-sebut mencapai dua digit menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Namun, pemerintah melalui Zulkifli Hasan memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.
Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu prioritas nasional yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan memperkuat perekonomian desa melalui pembentukan koperasi di hampir seluruh wilayah desa dan kelurahan di Indonesia.
Dalam keterangannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa peran manajer dalam koperasi tersebut sangat strategis. Keberhasilan program sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengelola koperasi.
“Peran manajer ini sangat penting agar koperasi bisa berjalan optimal. Jika gagal, maka dampaknya akan sangat besar karena anggaran yang digelontorkan tidak sedikit,” ujarnya dalam konferensi pers.
Rekrutmen Besar-Besaran 30.000 Manajer
Pemerintah membuka peluang kerja bagi sekitar 30.000 posisi manajer koperasi di seluruh Indonesia. Rekrutmen ini dilakukan secara nasional dan terintegrasi, melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.
Program ini diharapkan mampu melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di desa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Adapun syarat umum pendaftaran meliputi:
Pendidikan minimal D3 hingga S1 semua jurusan
Usia maksimal 35 tahun
IPK minimal 2,75
Bersedia mengikuti proses seleksi daring
Pendaftaran dibuka hingga 24 April 2026 melalui sistem resmi yang telah disediakan pemerintah.
Benarkah Gaji Tembus Dua Digit?
Menanggapi isu gaji dua digit, Zulkifli Hasan menyatakan bahwa hingga saat ini pemerintah belum menetapkan nominal pasti. Besaran gaji akan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi masing-masing pelamar.
“Gaji nanti disesuaikan, karena ada lulusan D3, D4, dan S1. Belum ada angka pasti yang ditetapkan,” jelasnya.
Dengan demikian, informasi mengenai gaji dua digit belum dapat dipastikan kebenarannya. Namun demikian, posisi ini tetap dinilai menjanjikan karena memberikan peluang berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi desa.
Peran Strategis dalam Ekonomi Desa
Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Program ini dirancang untuk memperkuat distribusi ekonomi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Zulkifli Hasan menyebut koperasi tersebut sebagai “lilin-lilin terang” yang akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa di seluruh Indonesia.









