Gen Z Menjerit! Sudah Kirim 120 Lamaran Kerja, Tapi Tak Satu Pun Dibalas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta – Fenomena sulitnya mencari pekerjaan kembali menjadi sorotan setelah kisah para pencari kerja di Jakarta Job Fair 2026 viral dan menyentuh perhatian publik. Di tengah antrean panjang ribuan pelamar, muncul cerita pilu generasi muda yang telah mengirim puluhan hingga ratusan lamaran kerja tanpa mendapatkan satu pun panggilan.

Salah satu kisah yang menyita perhatian adalah Dika (20), lulusan SMK jurusan otomotif asal Bekasi. Sejak lulus pada 2024, Dika mengaku belum pernah merasakan bekerja. Selama dua tahun terakhir, ia telah mengirim lebih dari 120 lamaran kerja ke berbagai perusahaan. Namun, hasilnya nihil. Tidak ada panggilan wawancara, tidak ada informasi lanjutan, bahkan tidak ada penolakan resmi yang diterimanya.

Kondisi tersebut membuat Dika harus terus bergantung pada orang tuanya. Situasi menjadi semakin berat karena ayahnya sedang sakit sementara kebutuhan keluarga terus berjalan. Dika mengaku tetap berusaha dan tidak menyerah. Ia kembali mengikuti Jakarta Job Fair 2026 dengan harapan dapat menemukan pekerjaan yang mampu membantu perekonomian keluarganya.

Cerita serupa juga dialami Ari (21), mahasiswa semester lima yang sebelumnya bekerja di industri perfilman sambil kuliah. Harapan untuk mandiri harus pupus setelah dirinya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat efisiensi perusahaan. Sejak saat itu, Ari aktif mengikuti berbagai job fair dan mengirim puluhan lamaran ke berbagai perusahaan.

Meski beberapa kali mendapatkan kesempatan wawancara, Ari mengaku proses rekrutmen sering berhenti tanpa kejelasan. Pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa kompetensi saja tidak selalu cukup. Menurutnya, jaringan pertemanan dan relasi profesional sering kali menjadi faktor penting yang membantu seseorang mendapatkan peluang kerja lebih cepat dibandingkan pelamar lainnya.

Baca Juga :  Jakarta Job Fair 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Ribuan Lowongan Kerja dari 37 Perusahaan Siap Diperebutkan

Di sisi lain, tantangan lebih berat dirasakan Siti Masitoh (28), seorang penyandang tunarungu wicara yang telah memiliki pengalaman kerja selama lima tahun di industri garmen. Setelah keluar dari pekerjaannya pada akhir 2025, ia kembali mencari pekerjaan baru. Namun hingga kini, berbagai lamaran yang diajukan belum membuahkan hasil.

Siti berharap semakin banyak perusahaan yang membuka kesempatan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, kemampuan dan pengalaman kerja penyandang disabilitas sering kali tidak kalah dibandingkan pekerja lainnya. Kesempatan yang setara menjadi hal yang paling dibutuhkan agar mereka dapat bersaing secara adil di dunia kerja.

Fenomena yang dialami Dika, Ari, dan Siti mencerminkan tantangan besar yang sedang dihadapi pasar tenaga kerja Indonesia. Persaingan yang ketat, perlambatan ekonomi, gelombang PHK di sejumlah sektor, serta terbatasnya peluang kerja membuat banyak pencari kerja harus berjuang lebih keras dibandingkan beberapa tahun lalu. Tidak heran jika job fair kini dipenuhi ribuan pelamar yang rela mengantre berjam-jam demi satu kesempatan mendapatkan pekerjaan.

Kisah mereka menjadi pengingat bahwa di balik angka statistik pengangguran, terdapat jutaan harapan yang terus berjuang untuk mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik. Bagi banyak Gen Z, mendapatkan pekerjaan bukan hanya soal karier, tetapi juga tentang membantu keluarga, meraih kemandirian, dan membangun masa depan yang lebih pasti.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Orang Tua Group Mei 2026 Resmi Dibuka, Gaji Besar untuk Semua Posisi

FAQ

Mengapa banyak Gen Z sulit mendapatkan pekerjaan saat ini?

Persaingan pencari kerja semakin tinggi, sementara pertumbuhan lapangan kerja tidak selalu sebanding dengan jumlah lulusan baru yang memasuki pasar tenaga kerja setiap tahun.

Benarkah ada pelamar yang mengirim lebih dari 100 lamaran tanpa respons?

Ya. Dalam kisah yang muncul di Jakarta Job Fair 2026, seorang lulusan SMK mengaku telah mengirim sekitar 120 lamaran kerja tanpa mendapatkan panggilan atau balasan.

Apa penyebab perusahaan tidak membalas lamaran kerja?

Umumnya karena jumlah pelamar sangat banyak, proses seleksi yang panjang, atau perusahaan hanya menghubungi kandidat yang lolos ke tahap berikutnya.

Apakah relasi masih penting dalam mencari pekerjaan?

Banyak pencari kerja menilai relasi profesional dan jaringan pertemanan dapat membantu memperoleh informasi lowongan dan rekomendasi yang memperbesar peluang diterima kerja.

Apa tantangan terbesar pencari kerja disabilitas?

Selain persaingan umum, penyandang disabilitas masih menghadapi keterbatasan akses dan minimnya perusahaan yang membuka lowongan kerja inklusif.

Apakah job fair masih efektif?

Ya. Job fair tetap menjadi salah satu cara efektif untuk bertemu langsung dengan perusahaan, menyerahkan CV, dan memperoleh informasi lowongan terbaru.

Berita Terkait

10 Pekerjaan Bergaji Tinggi yang Diprediksi Tahan AI, Gajinya Tembus Rp6 Miliar Setahun
Seleksi Petugas Haji 2027: 1.344 Peserta Ikuti CAT, Gelombang II Digelar 12 September
Rekrutmen KAI Group 2026 Dibuka! Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar, Ini Formasi dan Cara Registrasinya
Rekrutmen KAI Group 2026 Dibuka 7 September, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA, D3 hingga S1: Cek Formasi dan Syaratnya
Jakarta Job Fair 2026 Digelar 3-4 September, 37 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja
Kisi-Kisi Seleksi Potensi Dasar PCPM 41 BI 2026, Jadwal Tes dan Contoh Soal
Traveloka Buka Lowongan Kerja Agustus 2026, Ada 4 Posisi dengan Gaji Kompetitif
Job Fair Jawa Tengah 2026 Dibuka 20-21 Agustus, Ribuan Lowongan Kerja Menanti
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:00 WIB

10 Pekerjaan Bergaji Tinggi yang Diprediksi Tahan AI, Gajinya Tembus Rp6 Miliar Setahun

Sabtu, 5 September 2026 - 18:35 WIB

Seleksi Petugas Haji 2027: 1.344 Peserta Ikuti CAT, Gelombang II Digelar 12 September

Sabtu, 5 September 2026 - 01:03 WIB

Rekrutmen KAI Group 2026 Dibuka! Lulusan SMA hingga S1 Bisa Daftar, Ini Formasi dan Cara Registrasinya

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Rekrutmen KAI Group 2026 Dibuka 7 September, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA, D3 hingga S1: Cek Formasi dan Syaratnya

Jumat, 4 September 2026 - 01:00 WIB

Jakarta Job Fair 2026 Digelar 3-4 September, 37 Perusahaan Buka Ribuan Lowongan Kerja

Berita Terbaru

oppo_0

Sungai Penuh

Proyek IPA Rawang Dikebut, Target Rampung Akhir 2026

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:33 WIB