Jakarta-Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., resmi menuntaskan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Keikutsertaan dalam program bergengsi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin dinamis.
Penutupan KPPD Lemhannas RI 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Program ini membekali para kepala daerah dengan wawasan kebangsaan, kepemimpinan strategis, ketahanan nasional, transformasi birokrasi, hingga penyusunan kebijakan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Selama mengikuti pendidikan, Monadi memperoleh berbagai pengalaman dan praktik terbaik dari para akademisi, praktisi, serta pemimpin nasional. Materi tersebut diharapkan mampu memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang efektif, inovatif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Bekal yang diperoleh dari Lemhannas RI juga menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Kerinci. Pemerintah daerah dituntut mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel, serta memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain memperluas wawasan kepemimpinan, KPPD juga memperkuat jejaring antarkepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam bertukar pengalaman, inovasi, dan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masing-masing daerah.
Bupati Monadi menegaskan bahwa ilmu, pengalaman, serta jaringan yang diperoleh selama mengikuti KPPD akan menjadi energi baru dalam menjalankan roda pemerintahan. Seluruh pembelajaran akan diterapkan untuk mendukung terwujudnya Kabupaten Kerinci yang lebih berdaya saing, maju, dan sejahtera.
Komitmen peningkatan kualitas kepemimpinan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Kepala daerah dituntut memiliki kemampuan berpikir strategis, adaptif terhadap perubahan global, sekaligus mampu menjaga stabilitas pembangunan di wilayahnya.
Dengan selesainya KPPD Angkatan III Tahun 2026, diharapkan berbagai program pembangunan di Kabupaten Kerinci semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penguatan kapasitas kepemimpinan menjadi salah satu fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
FAQ
1. Apa itu KPPD Lemhannas RI?
Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) merupakan program pendidikan dari Lemhannas RI untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala daerah dan pejabat strategis.
2. Siapa yang mengikuti KPPD Angkatan III Tahun 2026?
Salah satu peserta adalah Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.
3. Apa manfaat KPPD bagi kepala daerah?
Program ini memberikan pembekalan mengenai kepemimpinan strategis, wawasan kebangsaan, tata kelola pemerintahan modern, ketahanan nasional, dan kebijakan publik.
4. Bagaimana dampaknya bagi Kabupaten Kerinci?
Ilmu yang diperoleh diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan daerah, memperkuat inovasi pemerintahan, dan meningkatkan daya saing Kabupaten Kerinci. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









