Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional, Program 3S Jadi Kunci Turunkan Stunting

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Penghargaan bergengsi dari BKKBN diraih atas kontribusi dalam percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi program berbasis masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Daerah Bangga Kencana 2026 yang mengusung tema transformasi program kependudukan menuju Indonesia Emas 2045.

Komunitas 3S Juara Raih Predikat Gold

Prestasi ini diberikan kepada Komunitas 3S Juara (Maju Adil Sejahtera) sebagai mitra dalam Program Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dengan predikat Gold.

Apresiasi tersebut merupakan bagian dari ajang Genting Collaboration Summit 2025 yang menjadi forum nasional dalam mendorong percepatan penurunan stunting berbasis kolaborasi lintas sektor.

Penghargaan ditandatangani langsung oleh Wihaji sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan inovasi daerah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Peran Aktif Pemerintah dan Masyarakat

Kepala Dinas PPPAPPKB Kota Sungai Penuh, Alpiatri, hadir mewakili pemerintah daerah untuk menerima penghargaan tersebut.

Baca Juga :  Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam Gerakan 3S.

Gerakan tersebut mengusung konsep sederhana namun berdampak besar, yakni:

Segenggam Beras

Sebutir Telur

Seribu Rupiah

Menurut Alfin, keberhasilan ini merupakan hasil nyata dari kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat.

“Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan penurunan stunting di Kota Sungai Penuh,” ujarnya.

Inovasi Sederhana dengan Dampak Besar

Program 3S dinilai efektif karena mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi keluarga yang rentan terhadap stunting.

Alfin menegaskan bahwa gerakan ini tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga membangun budaya gotong royong dan kepedulian sosial yang berkelanjutan.

“Jika dilakukan secara bersama-sama, gerakan ini memberikan dampak besar dalam pencegahan dan penanganan stunting,” tambahnya.

Baca Juga :  5 Kepala SMP Dicopot, Komisi I DPRD Sungai Penuh Akan Panggil Kadis dan Kabid Pendidikan

Deretan Prestasi Tingkat Provinsi

Selain penghargaan nasional, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga mencatat sejumlah capaian di tingkat Provinsi Jambi, antara lain:

Penghargaan Pelayanan KB Serentak dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia

Realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik (BOKB) Terbaik II Tahun Anggaran 2025

Penghargaan kecamatan dengan capaian pelayanan KB tertinggi

Capaian ini memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui program keluarga berencana dan percepatan penurunan stunting secara berkelanjutan.

Menuju Generasi Sehat Indonesia Emas 2045

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menekan angka stunting, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis bahwa melalui kolaborasi berkelanjutan, kualitas hidup masyarakat akan semakin meningkat, khususnya dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta
Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah
Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan
Jalan Sungai Penuh–Tapan Belum Bisa Dilewati Pagi Ini, Mobil Menumpuk di Jangki Ayam dan Puncak
Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:02 WIB

DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Jalan Sungai Penuh–Tapan Belum Bisa Dilewati Pagi Ini, Mobil Menumpuk di Jangki Ayam dan Puncak

Berita Terbaru