BNPB: Banjir dan Longsor Melanda Sejumlah Daerah, Dipicu Siklon Tropis dan Bibit Siklon

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah peristiwa bencana hidrometeorologi basah yang terjadi sejak Selasa (25/11) hingga Rabu (26/11) pukul 07.00 WIB. Banjir dan tanah longsor mendominasi kejadian di berbagai wilayah, terutama di Aceh dan Sumatera Utara.

Di Kota Langsa, Aceh, hujan deras memicu banjir yang berdampak pada 150 kepala keluarga atau 420 jiwa. Ketinggian air mencapai 20–40 sentimeter, dan BPBD masih melakukan penanganan di Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro.

Bencana banjir juga terjadi di Kabupaten Agam. Hujan lebat membuat Nagari Kampung Tengah di Kecamatan Lubuk Basung serta Nagari Bawan di Kecamatan Ampek Nagari terendam. Sebanyak 42 KK atau 143 jiwa dan 21 unit rumah terdampak.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem! Kayu Tumbang, Longsor, dan Sungai Meluap Landa Kerinci–Sungaipenuh

Di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, banjir dan longsor merusak 50 rumah di dua kecamatan, serta memutus akses jembatan penghubung. BPBD setempat telah berada di lokasi dan melakukan asesmen.

Kota Padang Sidempuan juga dilanda banjir yang berdampak pada 220 jiwa dan 17 rumah, serta menyebabkan satu warga hilang di Kecamatan Padang Sidempuan Selatan. Operasi pencarian masih berlangsung.

Di Tapanuli Tengah, longsor dan banjir meluas hingga sembilan kecamatan, mengakibatkan 1.902 rumah dan keluarga terdampak. BPBD bersama tim gabungan melakukan pembersihan material dan memberikan bantuan permakanan.

Baca Juga :  Waspada Investasi Bodong Saat Nataru, OJK Ungkap Modus Penipuan Terbaru

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem. Bibit Siklon 95B diperkirakan memicu hujan lebat disertai angin kencang di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau. Sementara itu, Siklon Tropis KOTO berpotensi menimbulkan hujan intensitas tinggi di Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau, serta gelombang 1,25–2,5 meter di sejumlah perairan.

BMKG memperkirakan potensi cuaca ekstrem masih berlangsung 24 jam ke depan, mulai 25 November 2025 pukul 19.00 WIB hingga 26 November 2025 pukul 19.00 WIB.(***)

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998
Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi
Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Tampil Spektakuler dan Penuh Nostalgia
Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut
Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026
Thomas Ramdhan Isyaratkan Hengkang dari GIGI, Unggahan Emosional Jadi Sorotan
Kepala BGN Buka Suara Soal Anggaran Rp113 Miliar untuk EO, Ini Penjelasannya
Kejagung Tetap Gunakan BPKP untuk Audit Kerugian Negara Meski MK Tetapkan BPK
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:02 WIB

Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998

Selasa, 14 April 2026 - 06:05 WIB

Usai Pamit dari MK, Anwar Usman Tiba-tiba Pingsan di Gedung Mahkamah Konstitusi

Selasa, 14 April 2026 - 02:00 WIB

Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Tampil Spektakuler dan Penuh Nostalgia

Selasa, 14 April 2026 - 01:02 WIB

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati April 2026, Ini Nama Kajati Baru dari Jabar hingga Sumut

Senin, 13 April 2026 - 07:15 WIB

Shopee hingga Tokopedia Bakal Pungut Pajak Seller, Pemerintah Siapkan Aturan Baru 2026

Berita Terbaru