Harga BBM Pertamina Resmi Berubah Mulai 1 Juni 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai 1 Juni 2026. Kebijakan tersebut membawa kabar baik bagi pengguna kendaraan diesel setelah harga Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan cukup signifikan. Namun di sisi lain, harga Pertamax Turbo justru mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Penyesuaian harga BBM ini menjadi perhatian masyarakat karena berpengaruh langsung terhadap biaya transportasi, logistik, hingga aktivitas ekonomi sehari-hari. Sejumlah pelaku usaha berharap turunnya harga BBM diesel dapat membantu menekan biaya operasional di tengah tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.

Berdasarkan data resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamina Dex yang sebelumnya Rp27.900 per liter kini turun menjadi Rp24.800 per liter. Sementara itu, Dexlite mengalami penurunan dari Rp26.000 menjadi Rp23.000 per liter. Penurunan lebih dari Rp3.000 per liter tersebut menjadi salah satu koreksi harga terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

Sebaliknya, Pertamax Turbo mengalami kenaikan harga dari Rp19.900 menjadi Rp20.750 per liter. Kenaikan ini berlaku untuk produk bensin beroktan tinggi yang umumnya digunakan kendaraan premium dan kendaraan dengan spesifikasi mesin tertentu.

Meski terdapat perubahan pada sejumlah produk non-subsidi, harga Pertamax tetap bertahan di level Rp12.300 per liter. Pertamax Green 95 juga tidak mengalami perubahan dan masih dijual Rp12.900 per liter. Adapun BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap dipertahankan masing-masing sebesar Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga energi global serta formula harga yang telah ditetapkan pemerintah.

“Penurunan harga Pertamina Dex, Dexlite, serta penyesuaian harga Pertamax Turbo dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global serta parameter yang ditetapkan pemerintah melalui formula harga yang berlaku,” kata Roberth MV Dumatubun dalam keterangan resmi yang dikutip Senin (1/6/2026).

Baca Juga :  Promo Harian Shopee untuk Seller, Cara Naikkan Penjualan Cepat

Menurut Roberth, Pertamina terus berupaya menghadirkan produk energi berkualitas dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat. Oleh karena itu, setiap keputusan penyesuaian harga dilakukan melalui evaluasi menyeluruh terhadap kondisi pasar dan kebutuhan konsumen.

Ia menjelaskan bahwa harga BBM non-subsidi tidak hanya dipengaruhi harga minyak mentah dunia, tetapi juga sejumlah faktor lain seperti nilai tukar rupiah, biaya distribusi, serta harga produk jadi di pasar internasional.

“Kebijakan penyesuaian harga dilaksanakan dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan daya beli, serta memastikan produk BBM non-subsidi tetap kompetitif di tengah persaingan pasar,” ujarnya.

Roberth menambahkan bahwa penurunan harga produk diesel diharapkan memberikan manfaat luas bagi sektor ekonomi nasional. Menurutnya, biaya operasional yang lebih rendah dapat membantu pelaku usaha menjaga efisiensi dan mendukung kelancaran distribusi barang di berbagai daerah.

“Untuk sektor diesel, dengan harga yang lebih kompetitif, kami berharap dapat memberikan manfaat yang lebih luas terhadap stabilitas ekonomi nasional,” lanjutnya.

Selain mengumumkan perubahan harga BBM, Pertamina Patra Niaga juga resmi menurunkan harga avtur domestik mulai Juni 2026. Kebijakan tersebut dilakukan seiring tren pelemahan harga energi global sepanjang Mei 2026.

Secara nasional, harga avtur mengalami penurunan rata-rata hingga 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan berlaku di seluruh bandar udara yang dilayani Pertamina Patra Niaga dengan besaran berbeda sesuai faktor distribusi dan logistik masing-masing wilayah.

Di Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta, harga avtur turun dari Rp24.580 menjadi Rp22.190 per liter. Sementara di AFT Ngurah Rai Bali, harga avtur turun dari Rp26.190 menjadi Rp23.480 per liter. Adapun di AFT Kualanamu Medan, harga avtur kini berada di level Rp23.090 per liter dari sebelumnya Rp25.720 per liter.

Baca Juga :  PT Bank Maybank Indonesia Tbk Posts Rp1.70 Trillion Net Profit in 2025, Up 42.01% YoY

Menurut Roberth, harga avtur ditentukan berdasarkan formula yang ditetapkan regulator dengan mengacu pada rata-rata harga publikasi internasional. Salah satu referensi utama yang digunakan adalah Mean of Platts Singapore (MOPS) Kerosene/Jet Fuel yang menjadi acuan kawasan Asia.

“Penyesuaian harga avtur dilakukan sesuai formula yang ditetapkan regulator dan mempertimbangkan perkembangan harga energi global. Ketika harga energi dunia turun, maka penyesuaian tersebut akan tercermin pada harga avtur sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

Ia optimistis penurunan harga avtur dapat memberikan dampak positif bagi industri penerbangan nasional. Dengan biaya bahan bakar yang lebih rendah, maskapai penerbangan berpeluang meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah.

Selain itu, sektor pariwisata juga diperkirakan akan memperoleh manfaat dari kebijakan tersebut. Harga avtur yang lebih kompetitif berpotensi mendukung pertumbuhan jumlah penerbangan domestik dan meningkatkan mobilitas wisatawan ke berbagai destinasi unggulan Indonesia.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga memastikan akan terus memantau perkembangan pasar energi global dan berkoordinasi dengan pemerintah dalam menentukan kebijakan harga. Langkah tersebut dilakukan agar pasokan energi nasional tetap terjaga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Daftar Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2026

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Biosolar Subsidi: Rp6.800 per liter
  • Pertamax: Rp12.300 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter
  • Dexlite: Rp23.000 per liter
  • Pertamina Dex: Rp24.800 per liter

FAQ

Siapa narasumber utama dalam pengumuman ini?
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun.

BBM apa yang turun harga pada Juni 2026?
Dexlite dan Pertamina Dex.

BBM apa yang naik harga?
Pertamax Turbo naik menjadi Rp20.750 per liter.

Apakah Pertalite berubah harga?
Tidak, Pertalite tetap Rp10.000 per liter.

Berapa penurunan harga avtur?
Rata-rata mencapai sekitar 10 persen secara nasional.

Berita Terkait

Bank Mandiri, BRI dan BNI Kebanjiran Dolar AS Mulai Besok 2 Juni 2026, Apa Dampaknya bagi Rupiah dan Tabungan
Cara Menghasilkan Uang dari Canva Tanpa Jadi Desainer di 2026, Peluang Cuan Digital yang Masih Menjanjikan
Promo DANA Juni 2026, Bonus Voucher hingga Rp10 Ribu dan Diskon Top Up Rp79 Ribu
Harga Emas Naik Turun, Kapan Waktu Terbaik untuk Membeli? Ini Strateginya
Samsung dan Google Luncurkan Kacamata Pintar AI Terbaru, Bisa Terjemahkan Bahasa dan Kelola Notifikasi Tanpa Sentuh HP
Tokopedia Guncang 6.6 Dimulai, Ada Flash Sale dan Diskon Menanti
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 1 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Stabil, Cek Daftar Lengkapnya
Shopee 6.6 Diskon Gaspol Dimulai, Ada Gratis Ongkir dan Diskon Rp150 Ribu
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 23:50 WIB

Harga BBM Pertamina Resmi Berubah Mulai 1 Juni 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Turun, Pertamax Turbo Naik

Senin, 1 Juni 2026 - 23:00 WIB

Bank Mandiri, BRI dan BNI Kebanjiran Dolar AS Mulai Besok 2 Juni 2026, Apa Dampaknya bagi Rupiah dan Tabungan

Senin, 1 Juni 2026 - 17:02 WIB

Cara Menghasilkan Uang dari Canva Tanpa Jadi Desainer di 2026, Peluang Cuan Digital yang Masih Menjanjikan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:00 WIB

Promo DANA Juni 2026, Bonus Voucher hingga Rp10 Ribu dan Diskon Top Up Rp79 Ribu

Senin, 1 Juni 2026 - 11:02 WIB

Harga Emas Naik Turun, Kapan Waktu Terbaik untuk Membeli? Ini Strateginya

Berita Terbaru