Longsor Dini Hari Terjang Bandung Barat, 8 Orang Tewas dan 82 Warga Masih Dicari

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor Bandung Barat : Foto Ist/Net

Longsor Bandung Barat : Foto Ist/Net

JABAR-Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dilanda bencana tanah longsor pada Sabtu (24/1) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Material longsor menimbun permukiman warga di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah, Kecamatan Cisarua, dan menyebabkan delapan orang meninggal dunia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga pukul 10.30 WIB sebanyak 23 warga berhasil selamat, sementara 82 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. Proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi tanah yang labil dan cuaca yang belum sepenuhnya membaik.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebutkan bencana ini berdampak terhadap sekitar 34 kepala keluarga atau 113 jiwa. Selain korban jiwa, sejumlah rumah warga terdampak, dengan pendataan kerusakan masih dilakukan oleh petugas di lapangan.

Baca Juga :  Resmi! Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026, Ini Bocoran Gaji dan Fasilitas

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat telah melakukan kaji cepat serta penanganan darurat sejak pagi hari. Fokus utama diarahkan pada pencarian korban tertimbun, evakuasi warga di sekitar lokasi rawan, dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.

Baca Juga :  Menghadapi Nataru 2026, Wawako Azhar: Semua Sektor Harus Siap dan Terkoneksi

Kabupaten Bandung Barat saat ini berstatus Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem, dan Tanah Longsor yang berlaku hingga 30 April 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi dalam periode yang sama.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama TNI, Polri, relawan, dan unsur terkait terus melakukan pemantauan serta pendataan lanjutan di lokasi terdampak, sembari mengantisipasi potensi longsor susulan akibat curah hujan yang masih tinggi. (***)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa
KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Usai Dua Kali Absen Pemeriksaan
Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian
Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia
Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia
Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Penjelasan Menkop
DJP Beri Diskon Sanksi Pajak hingga 100 Persen, Berlaku sampai 2028: Ini Syarat dan Cara Mengajukannya
BPOM Terbitkan Aturan Baru Kemasan Pangan 2026, Ini Perubahan Pentingnya
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Besar, Indonesia Disebut Seluas Eropa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:05 WIB

KPK Minta Nusron Wahid Kooperatif Usai Dua Kali Absen Pemeriksaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Singapura Soroti Karhutla di Indonesia, 7 Perusahaan Masuk Perhatian

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Prabowo Genap 75 Tahun, Ini Pesan Mensesneg untuk Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru